Banjir Lumpuhkan Akses Jalan Wonogiri-Pacitan dan Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah merendam ratusan rumah dan sawah milik warga, Kamis (7/3). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Hujan deras lebih dari tujuh jam di wilayah hulu Kabupaten Wonogiri menyebabkan aliran sungai Wiroko meluap dan menggenangi puluhan rumah di Kecamatan Tirtomoyo dan Kecamatan Nguntoronadi.

Selain itu, banjir juga merendam jalan utama yang mengakibatkan akses jalan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah-Kabupaten Pacitan, Jawa Timur terputus.

Banjir di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah merendam ratusan rumah dan sawah milik warga, Kamis (7/3). (MP/Ismail)
Banjir di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah merendam ratusan rumah dan sawah milik warga, Kamis (7/3). (MP/Ismail)

Kepala Pelaksana Harian BPBD Wonogiri Bambang Haryanto, mengatakan akses jalan utama menuju ke Pacitan pada Rabu (6/3) malam ditutup total. Hal itu terjadi karena air merendam jalan utama dengan ketinggian air mencapai setengah meter.

"Kita alihkan akses jalan menuju ke Pacitan dari Wonogiri lewat Kecamatan Pracimantoro. Jaraknya lebih jauh dari pada lewat Kecamatan Baturetno," ujar Bambang pada MerahPutih.com, Kamis (7/3).

Kondisi akses jalan utama menuju Pacitan sampai Kamis pagi masih ditutup karena kondisi air masih tinggi. Di Kecamatan Tirtomoyo ada dua desa yang terdampak banjir, yakni Desa Banyakprodo dan Desa Sembung.

"Di Desa Banyakprodo tepatnya di Dusun Nglaran enam rumah penduduk terendam banjir lalu tujuh rumah di Dusun Sembung. Di Desa Sembung tepatnya di Dusun Klepu lima rumah, lalu di Dusun Kaung empat rumah dan Dusun Sumbulan sebanyak 12 rumah terdampak banjir. Kami evakuasi semua warga ke tempat aman," kata dia

Ia menambahkan di Kecamatan Nguntoronadi terjadi bencana tanah longsor. Tanah longsor juga terjadi di Kecamatan Selogiri, tepatnya di Dusun Ngemplak RT 3/RW 4 Desa Kepatihan.

"Longsoran material menimpa satu rumah warga. Kita cek tidak ada korban jiwa dari kejadian bencana di Wonogiri," papar Bambang.

Plt Kepala BPBD Klaten, Doddy Hermanu, mengatakan banjir di Klaten terjadi di ada enam desa di tiga kecamatan yang terdampak banjir. Di Kecamatan Bayat, yakni di Desa Krikilan, Paseban, Belok. Kemudian di Desa Mudran dan Bawak, Kecamatan Cawas, serta Desa Pelanggo di Kecamatan Trucuk.

Banjir di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah merendam ratusan rumah dan sawah milik warga, Kamis (7/3). (MP/Ismail)
Banjir di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah merendam ratusan rumah dan sawah milik warga, Kamis (7/3). (MP/Ismail)

"Hujan deras terjadi mulai Rabu kemarin pukul 14.00 WIB sampai Pukul 17.00 WIB, mengakibatkan Kali Dengkeng mulai meluap dan menggenangi rumah warga. Banjir sampai sekarang belum surut. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian banjir ini," kata Hermanu.

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH