Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan Jadi obyek wisata dadakan dipadati warga, Jumat (21/5/2021) (Iskandar Zulkarnaen/Antara)

MerahPutih.com - Banjir yang melanda sejumlah kawasan, khususnya halaman rumah dan jalan raya di Tanjung Selor dan sekitarnya di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, berubah menjadi obyek wisata dadakan.

Kawasan yang terendam banjir hingga di atas lutut orang dewasa justru didatangi warga untuk jadi arena bermain dan swafoto. Seperti terlihat antara lain di Jalan Semangka, Jalan Imam Bonjol (sekitar Masjid Jami Alkaf), Jalan Mawar, Jalan Cik Ditiro, dan Jalan Padat Karya Tanjung Palas Hilir.

Baca Juga

Ratusan Rumah di Nagan Raya Aceh Terendam Banjir

Kawasan itu dipadati warga seperti laiknya arena bermain air. Tidak hanya anak-anak kecil bermain perahu namun remaja juga tampak asik menjadikan lokasi banjir sebagai spot untuk swafoto.

Bahkan, orang dewasa juga bersama keluarganya ikut menerobos banjir untuk bersenang-senang meski pakaian mereka jadi basah.

"Memang banyak warga yang menjadikan banjir sebagai area bersenang-senang namun sebagian mengeluh, khususnya pedagang kecil," tutur Rahmad, warga Tanjung Selor.

Banjir kiriman dari pedalaman mulai menggenangi hilir Sungai Kayan di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, Jumat (21/5/2021). Terlihat perahu ketinting di Jalan Raya Tanjung Palas. (Iskandar Zulkarnaen/Antara)
Banjir kiriman dari pedalaman mulai menggenangi hilir Sungai Kayan di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, Jumat (21/5/2021). Terlihat perahu ketinting di Jalan Raya Tanjung Palas. (Iskandar Zulkarnaen/Antara)

Misalnya, kata dia, banjir sekitar pasar sore Jalan Suprapto, Tanjung Selor menyebabkan sebagian pedagang ikan dan sayur untuk sementara menutup usahanya

"Ada sebagian yang buka cuma konsumen sedikit datang melihat air terus naik," ucapnya.

Dia mengaku khawatir melihat banjir terus naik, apalagi tempat ia tinggal di Jalan Cik Ditiro termasuk daerah "langganan banjir".

"Saat ini ketinggian air sudah naik sampai lutut orang dewasa di depan rumah," katanya.

"Sekarang mungkin masih jadi arena bermain tapi jika banjir terus meluas seperti 2015, maka baru terasa jadi musibah karena saat itu hampir 10 hari banjir menggenangi ribuan rumah warga Bulungan," sambung Rahmad.

Selepas salat Jumat, banjir kiriman dari pedalaman Sungai Kayan telah tiba di Tanjung Selor sehingga sebagian daerahnya tergenang air.

Seperti prediksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara kemarin, ternyata benar banjir kiriman dari pedalaman kini tiba di Tanjung Selor, di Ibu Kota Kaltara.

Air deras dari pedalaman terlihat mulai menggenangi beberapa kawasan sekitar usai salat Jumat.

Sebelumnya, terjadi banjir di pedalaman Sungai Kayan, yakni Sungai Bahau dan Sungai Pujungan, Kabupaten Malinau pada Kamis (20/5) dini hari.

Banjir sempat merendam rumah warga di sana cukup dalam hingga satu meter dan merusak fasilitas umum, yakni jembatan antardesa di Desa Wisata Long Alango, Kecamatan Bahau Hulu yang hanyut terbawa arus.

Camat Bahau Hulu, Viktor melalui telpon saat dikonfirmasi bahwa banjir di daerahnya telah surut tadi malam.

Saat banjir di pedalaman --Sungai Bahau dan Sungai Pujungan-- surut maka akan terjadi banjir kiriman di kawasan hilirnya, yakni melintasi Long Peso dan Tanjung Selor yang berada di hilir Sungai Kayan.

"Tadi siang ada hujan gerimis, dan banjir di Bahau terus surut, mudah-mudahan malam ini tidak hujan di hulu Bahau," kata Camat Viktor. (*)

Baca Juga

Ratusan Keluarga Kalsel Berlebaran di Tengah Banjir

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kiprah Paulus Waterpauw Yang Bakal Menyandang Jenderal Bintang Tiga Polisi
Indonesia
Kiprah Paulus Waterpauw Yang Bakal Menyandang Jenderal Bintang Tiga Polisi

Upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata tak gampang. Hingga saat ini. Paulus menegaskan, tengah mencari strategi atau SOP yang baik.

Keluarga Pahlawan Revolusi Ziarah Virtual di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Keluarga Pahlawan Revolusi Ziarah Virtual di Hari Kesaktian Pancasila

"Keluarga-keluarganya diundang, tapi pada hari setau saya menyelenggarakan acara virtual daring dari kediaman masing-masing," ungkapnya.

KPK Bakal Temui MA Bahas Fenomena Korting Hukuman Koruptor
Indonesia
KPK Bakal Temui MA Bahas Fenomena Korting Hukuman Koruptor

"KPK menghormati independensi itu, tetapi kami kemudian berencana, pimpinan KPK akan menghadap kepada MA untuk membicarakan ini," kata Ghufron

Satgas COVID-19 Bakal Gelar Tes Usap Massal di Kelurahan Petamburan
Indonesia
Satgas COVID-19 Bakal Gelar Tes Usap Massal di Kelurahan Petamburan

Hingga kini, pihaknya masih menunggu hasil positif atau tidaknya Lurah Petamburan

Propam Polri Investigasi Anggota Polda Metro Jaya Terkait Kematian Laskar FPI
Indonesia
Propam Polri Investigasi Anggota Polda Metro Jaya Terkait Kematian Laskar FPI

“Propam sedang menginvestigasi anggota yang bela diri sesuai Perkap atau tidak,” kata Ferdy

DPKPP Solo Makamkan 580 Jenazah dengan Prokotol Kesehatan COVID-19
Indonesia
DPKPP Solo Makamkan 580 Jenazah dengan Prokotol Kesehatan COVID-19

MerahPutih.com - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Solo mencatat sepanjang 2021 sebanyak 580 jenazah dimakamkan dengan protokol COVID-19 di Solo.

Pembubaran FPI Langgar Hak Berserikat dan Gerus Kebebasan Sipil
Indonesia
Pembubaran FPI Langgar Hak Berserikat dan Gerus Kebebasan Sipil

"Sehingga semakin menggerus kebebasan sipil di Indonesia," kata Usman

Dinkes Solo Jamin Perawatan Kesehatan Bayi Tanpa Tempurung Kepala
Indonesia
Dinkes Solo Jamin Perawatan Kesehatan Bayi Tanpa Tempurung Kepala

Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo, Jawa Tangah memastikan bayi Muhammad Arkan Naufal Hidayatullah (18 hari) yang lahir tanpa tempurung kepala akan tetap mendapatkan perawatan yang layak.

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Akui Selalu Salah di Mata Fadli Zon
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Akui Selalu Salah di Mata Fadli Zon

Akun Facebook Vancen Angel membagikan foto Presiden Joko Widodo dan politikus Fadli Zon.

Pangdam Akui Ada Warga Bikin Jalur Tikus Loloskan Pendendara dari PPKM Darurat
Indonesia
Pangdam Akui Ada Warga Bikin Jalur Tikus Loloskan Pendendara dari PPKM Darurat

Kepolisian akan memperketat jalan penghubung alias jalur tikus selama masa PPKM Darurat