Banjir dan Longsor Akibat Hujan Lebat Tewaskan 30 Orang ilustrasi banjir. (ANTARA FOTO/REUTERS/Rupak De Chowdhuri)

MerahPutih.Com - Hujan lebat mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor di Nepal. Sedikitnya, 30 orang lebih tewas dalam 24 jam belakangan.

Sepuluh orang lagi hilang dan jumlah korban tewas diperkirakan masih akan bertambah, mengingat sebagian besar wilayah negara itu telah terendam air.

Regu penyelamat, yang terdiri dari tentara, polisi dan masyarakat setempat dikerahkan untuk membantu mereka yang terjebak di atap atau di tempat yang lebih tinggi, tambah para pejabat itu.

Pakar cuaca mengatakan bahwa diperkirakan masih akan ada lebih banyak hujan yang turun pada malam hari dan pemerintah telah mengimbau warga untuk tetap waspada. Sungai Koshi di bagian selatan negara, yang merupakan jalur utama aliran air, berada di atas tingkat bahaya, kata pihak berwenang memperingatkan.

"Bencana ini telah mengakibatkan kerusakan parah," kata Dipak Kafle, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Nepal. Dia mengatakan bahwa belum ada perkiraan jumlah kerugian yang dihitung terkait hancurnya sejumlah bangunan.

"Kami memastikan lebih dari 30 orang tewas, tapi kami lebih memusatkan perhatian pada proses penyelamatan kepada mereka yang masih hidup daripada mengumpulkan rincian tentang korban tewas," katanya.

Di kota Biratnagar, sebuah landasan pacu bandar udara terendam air dengan kedalaman di bawah dua kaki, berdasarkan cuplikan dari tayangan televisi. Hal tersebut mengakibatkan pembatalan sejumlah penerbangan.

Sejumlah jalan raya rusak atau terendam banjir, mengganggu kegiatan pengangkutan.

Pejabat setempat telah membuka tempat penampungan sementara untuk para pengungsi di beberapa bangunan sekolah atau sarana umum. (*)

Sumber: REUTERS/ANTARA


Tags Artikel Ini

Luhung Sapto

YOU MAY ALSO LIKE