Bangun Museum Nabi di Reklamasi Ancol, DKI Jakarta Bantah Mainkan Isu Agama Ilustrasi reklamasi. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantah memainkan isu agama dalam reklamasi perluasan Ancol, dengan adanya pembangunan Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, reklamasi perluasan kawasan Ancol seluas 155 Hektar, semata demi kepentingan masyarakat luas dengan menambah lahan rekreasi.

“Prinsipnya kebijakan (reklamasi Ancol) ini diambil pak gubernur untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan kelompok, golongan, apalagi pribadi," kata Riza usai acara Gowes Sehat di wisata Ancol, Jakarta Utara, Minggu (17/7).

Baca Juga:

Tak Sampai Seminggu, Ini Yang Dilakukan Djoko Tjandra di Indonesia

Terlebih, kata Riza Patria, reklamasi perluasan Ancol akan dijadikan salah satu taman rekreasi terbesar se-Asia Tenggara.

“Ini kan (reklamasi Ancol) bagian dari rekreasi dan Dufan (Dunia Fantasi) ya. Jadi, (reklamasi Ancol) untuk menjadi taman rekreasi terbesar se-Asia Tenggara dan bahkan Asia," tuturnya.

Partai pendukung Anies Pilkada DKI 2017 lalu juga menampik jika proyek reklamasi membawa isu agama untuk memuluskan perluasan wisata utara tersebut.

Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria
Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria. (Kanugrahana)

Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi Gerindra, M. Taufik bahwa pembangunan Museum Nabi Muhammad SAW sudah diwacanakan sejak lama.

"Nggak (ada isu agama) kan udah lama. Nggak ada urusan dengan itu. Ngapain isu agama dimain-mainin. Itu sih orang mengait-ngaitkan saja supaya orang dapat dukungan menolak," terang M. Taufik.

Riza meminta, seluruh masyarakat mendukung rencana Anies memperluas kawasan rekreasi Ancol, meski dengan cara reklamasi.

"Saya kira ini perlu ini perlu didukung, karena kebijakan ini mengedepankan kepentingan rakyat," ujarnnya. (Asp).

Baca Juga:

Suspect COVID-19 di Jakarta Capai 52.586 Orang


Tags Artikel Ini

Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH