Bangun Citra Desa, Telkom University Ajari Warga Bermain Medsos Media Sosial. (Foto: Pixabay)

MerahPutih.com - Sedikitnya 200 warga desa atau disebut patriot desa dari 18 kabupaten/kota di Jawa Barat mengikuti pelatihan “Pemanfaatan Digital Storytelling Bagi Kehumasan Patriot Desa Dalam Membangun Citra Desa”. Pelatihan ini mengajarkan para patriot desa memanfaatkan media sosial untuk menarasikan keberhasilan dan potensi desa.

Pelatihan tersebut hasil kerja sama Program Studi Digital Public Relations Telkom University dengan dengan Bidang Kelembagaan Pengembangan dan Partisipasi Masyarakat (KPPM), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPM-Desa) Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:

Batasan Wajar Bermain Media Sosial Menurut Psikolog

Ketua Pelaksana Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang juga dosen Prodi Digital PR Telkom University, Hadi Purnama, mengatakan,salah satu tujuan diselenggarakannya pelatihan itu untuk berbagi ilmu, pengetahuan, dan pengalaman dengan para patriot desa.

"Khususnya terkait pemanfaatan storytelling sebagai salah satu teknik penyampaian pesan komunikasi yang lebih menyentuh hati, menggerakan pikiran dan tentunya memorable melalui berbagai platform media social," kata Hadi Purnama, Sabtu (12/6).

Pelatihan yang berlangsung daring, diharapkan mempu membekali kemampuan para patriot desa menjadi komunikator yang mampu membangun narasi yang baik tentang desanya. Selama ini, lebih dari 5.300 desa yang ada di Jawa Barat minim dengan narasi keberhasilan dan potensinya. Fenomena ini dinilai memprihantinkan.

Padahal, dinamika beragam aktivitas, kerja keras, dan prestasi yang telah ditorehkan warga desa baik di bidang sosial ekonomi maupun lingkungan akan menjadi sumber inspirasi sekaligus kebanggaan bagi seluruh warga Jawa Barat.

Untuk itu diperlukan kemampuan membangun cerita positif melalui teknik storytelling merupakan salah satu hal penting saat ini. Dalam kaitan dengan hal itu, para patriot desa sebagai komunikator yang berada di berbagai pelosok desa di Jawa Barat punya peran strategis membangun narasi positif melalui media sosial.

Dalam kesempatan yang sama, Lisa Avianty, Kepala Bidang Kelembagaan Pengembangan dan Partisipasi Masyarakat (KPPM) DPM-Desa, memaparkan sejarah terbentuknya program Patriot Desa.

Lisa menegaska, kerja keras Patriot Desa kerap luput dari perhatian banyak pihak mengingat masih minimnya publikasi berbagai keberhasilan dalam melaksanakan berbagai program di pelosok desa.

Media Sosial. (Foto: Unsplash/dole777)
Media Sosial. (Foto: Unsplash/dole777)

Kurang terkomunikasikannya kiprah para Patriot Desa disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya terkendalanya akses internet, kurangnya kemampuan mengelola media sosial sebagai media komunikasi publik, hingga keterbatasan kemampuan berkomunikasi dengan pendekatan storytelling.

"Dengan segala kendala tadi, kisah kerja keras, aktivitas dan prestasi para Patriot Desa kurang terdengar di tengah masyarakat," katanya.

Melalui pelatihan pemanfaatan storytelling melalui media sosial bagi para patriot Desa yang berperan sekaligus sebagai integrator, akselerator dan komunikator, diharapkan mampu mengungkit kemampuan menjadi pengisah (storyteller) atas keberhasilan di desanya masing-masing.

Kemudian, para Patriot Desa akan menularkan kemampuannya dalam story telling kepada warga desa, sehingga ke depannya warga akan mampu mengisahkan berbagai aktivitas, kerja keras, dan prestasi desa mereka melalui media sosial. (Imanha/JawaBarat)

Baca Juga:

Tangkal Hoaks, Gunakan Media Sosial Tidak Boleh Fanatik

Jokowi: Ekonomi Mulai Bangkit
Indonesia
E-Commerce Milik Telkom Blanja.com Tutup
Indonesia
Jokowi: Ekonomi Mulai Bangkit
Indonesia
E-Commerce Milik Telkom Blanja.com Tutup
Indonesia
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penegak Hukum Diminta Perlakukan Artis Pemakai Narkoba Sama dengan Pelaku Kejahatan Lainnya
Indonesia
Ganja Kembali Jadi Komoditas Binaan Tanaman Obat Kementan
Indonesia
Ganja Kembali Jadi Komoditas Binaan Tanaman Obat Kementan

Dalam aturan sebelumnya, Kepmentan No. 141 Tahun 2019 tentang Jenis Komoditas Tanaman Binaan Lingkup Kementerian Pertanian tamanan Ganja juga masuk dalam komoditas binaan tamanan obat

Aksi Tolak Omnibus Law di Solo, Puluhan Pelajar dan Kelompok Anarko Diamankan
Indonesia
Aksi Tolak Omnibus Law di Solo, Puluhan Pelajar dan Kelompok Anarko Diamankan

Polresta Surakarta, Jawa Tengah mengamankan 73 pelajar yang hendak bergabung dengan aksi unjuk rasa mahasiswa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Polres Metro Jakarta Pusat Bagikan Ratusan Modem Bantu Siswa Belajar Online
Indonesia
Polres Metro Jakarta Pusat Bagikan Ratusan Modem Bantu Siswa Belajar Online

"Kami bagikan modem dan paket internet untuk belajar bersama," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto

PSBB Diperketat, Warga Butuh Stimulus Buat Amankan Daya Beli
Indonesia
PSBB Diperketat, Warga Butuh Stimulus Buat Amankan Daya Beli

"Stimulus konsumsi bagi masyarakat (konsumen) tidak hanya melalui pemberian tunai transfer tetapi juga dengan relaksasi kredit konsumsi, kredit kendaraan bermotor dan sebagainya," kata Rizal E Halim.

Kader PAN Berpeluang Besar Masuk Kabinet
Indonesia
Kader PAN Berpeluang Besar Masuk Kabinet

Kader Partai Amanat Nasional (PAN) paling berpeluang menjadi menteri jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan perombakan kabinet.

Biar Rakyat Nurut, Pejabat Perlu Contohkan Gunakan Masker Yang Benar
Indonesia
Biar Rakyat Nurut, Pejabat Perlu Contohkan Gunakan Masker Yang Benar

"Pemimpin kita belum beri contoh baik dalam pakai masker. Apa yang diharapkan dengan realita belum sama," kata Ahli epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono.

Kemenhub Perintahkan Santunan Keluarga Korban Sriwijaya Air Segera Cair
Indonesia
Kemenhub Perintahkan Santunan Keluarga Korban Sriwijaya Air Segera Cair

Sesuai Ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017 kepada korban meninggal dunia akibat kecelakaan mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta.

Polda Metro Tambah Jumlah Ruas Jalan Dilakukan Pembatasan
Indonesia
Polda Metro Tambah Jumlah Ruas Jalan Dilakukan Pembatasan

Polda Metro Jaya menambah jumlah titik ruas jalan di ibu kota dan sekitarnya yang disekat terkait pembatasan mobilitas masyarakat menjadi 35 titik.

Tanggapan Herman Deru soal Angka Kemiskinan Sumsel Turun di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Tanggapan Herman Deru soal Angka Kemiskinan Sumsel Turun di Tengah Pandemi COVID-19

"Artinya meski kondisi serba sulit akibat pandemi, faktanya masyarakat secara simultan mampu bertahan menghadapi wabah dan aktivitas ekonomi tetap stabil," ucap Gubernur Sumsel, Herman Deru