Bandingkan Sukarno dan Nabi Muhammad, Sukmawati Didesak Minta Maaf Wasekjen PPP Achmad Baidowi (ppp.or.id)

MerahPutih.com - Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) mengatakan bahwa pernyataan Soekarnoputri yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno berpotensi menggangu stabilitas sosial.

Menurut pria yang akrab disapa Awiek ini tak sepatutnya Sukmawati menyampaikan hal tersebut, selain tempat dan waktunya tidak pas.

Baca Juga:

PBNU Ingatkan Sukmawati Hati-Hati Dalam Mengeluarkan Pernyataan

"Hal ini juga berpotensi mengganggu kerukunan umat beragama dan berpotensi menggangu stabilitas sosial yang baru saja pulih akibat pilpres," kata Awiek dalam keterangan persnya, Jakarta, Senin (18/11).

Terkait laporan terhadap Rahmawati atas dugaan penistaan agama, Awiek mengingatkan aparat keplisian untuk selalu mengedepankan sikap profesionalitas dalam kasus tersebut.

Sukmawati Soekarnoputri, putri Presiden pertama Indonesia Sukarno. (MP/Rina Garmina)
Sukmawati Soekarnoputri, putri Presiden pertama Indonesia Sukarno. (MP/Rina Garmina)

"Aparat kepolisian agar bersikap profesional dan profesional menangani persoalan ini," jelas dia.

Baca Juga:

Pernyataan Sukmawati Dinilai Bikin Gaduh Suasana

Ia pun, meminta agar putri sang Proklamator itu meminta maaf kepada umat islam agar pernyataan kontroversial itu tidak melebar dan memantik kemaraham umat islam.

"Untuk menyejukkan keadaan, sebaiknya ibu sukmawati menjelaskan secara jernih, dan meminta maaf kepada umat Islam," kata Awiek .

Sukmawati dilaporkan oleh Forum Pemuda Muslim Bima (FPMB) ke Bareskrim Polri. Mereka melaporkan Sukmawati atas dugaan penistaan agama sesuai dengan Pasal 156a KUHP juncto Pasal 28 ayat (2) UU ITE.

Namun, Sukmawati membantah menistakan agama terkait ucapannya yang menyinggung Nabi Muhammad SAW. Dia malah balik menegaskan Nabi Muhammad dan Sukarno memiliki derajat yang berbeda yang tidak bisa dibandingkan. (Knu)

Baca Juga:

Novel Bamukmin Tantang MUI Keluarkan Fatwa Kasus Sukmawati


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH