Banding Ditolak, Menantu Rizieq Tetap Divonis 1 Tahun Penjara di Kasus RS UMMI Hanif Alatas (foto: istimewa)

MerahPutih.com - Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak permohonan banding menantu Rizieq Shihab, Habib Hanif Alatas. Dengan demikian, ia tetap divonis 1 tahun terkait kasus swab RS Ummi Bogor.

Selain itu, PT DKI menguatkan vonis Direktur RS Ummi Andi Tatat. Ia tetap divonis 1 tahun penjara.

Baca Juga

Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Rizieq Shihab Atas Kasus Swab RS UMMI

Pejabat Humas PT DKI, Binsar Pamopo Pakpahan mengatakan pihaknya segera mengirimkan petikan putusan ini ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

"Tentu saja perkara ini nanti akan disampaikan, diberitahukan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada terdakwa maupun Penuntut Umum dan baik Terdakwa maupun Penuntut umum punya hak untuk melakukan upaya hukum, yaitu kalau keberatan dengan putusan ini tentu akan mengadukan upaya hukum kasasi ke MA," kata dia kepada wartawan di gedung PT DKI, Senin (30/8).

Sebelumnya, Hanif dinyatakan bersalah menyebarkan berita bohong terkait hasil tes swab dalam kasus RS Ummi, Bogor, hingga menimbulkan keonaran bersama-sama Rizieq.

Hanif Alatas dinyatakan bersalah melanggar Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Tangkapan layar sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5). Foto: MP/Asropih
Tangkapan layar sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5). Foto: MP/Asropih

Adapun hal memberatkan menurut hakim adalah perbuatannya meresahkan masyarakat. Sedangkan, hal meringankannya adalah Hanif belum pernah dihukum, memiliki tanggungan keluarga, serta memiliki pengetahuan agama.

Hakim menyebut pernyataan Rizieq, Hanif Alatas, dan Dirut RS Ummi dr Andi Tatat yang menyatakan kondisi Rizieq baik-baik saja telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Menurut hakim, video yang disiarkan RS Ummi masuk ke dalam kategori keonaran.

Selain itu, hakim menyatakan perbuatan Rizieq dilakukan bersama dengan menantunya Muhammad Hanif Alatas dan Dirut RS Ummi dr Andi Tatat.

Ketiganya dinyatakan hakim bekerja sama menyebarkan berita bohong terkait kondisi Rizieq. (Knu)

Baca Juga

Kapolres Jakpus Bawa Ribuan Aparat Jaga Sidang Vonis Banding Rizieq

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPATK Selesaikan Pemeriksaan Rekening FPI, Hasilnya?
Indonesia
PPATK Selesaikan Pemeriksaan Rekening FPI, Hasilnya?

PPATK telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap 92 rekening FPI yang diblokir tersebut. Hasil dari pemeriksaan itu sudah dikirimkan penyidik Polri untuk penyelidikan lebih lanjut.

Anak Buah Yasonna Periksa Kelengkapan Berkas Demokrat Kubu Moeldoko
Indonesia
Anak Buah Yasonna Periksa Kelengkapan Berkas Demokrat Kubu Moeldoko

Kemenkumham telah menerima hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang menetapkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai ketua umum.

Buntut 11 Santri di Ciamis Meninggal, Kegiatan Susur Sungai Tanpa SOP Dihentikan
Indonesia
Buntut 11 Santri di Ciamis Meninggal, Kegiatan Susur Sungai Tanpa SOP Dihentikan

Ridwan Kamil meminta BPBD Jabar untuk menyusun SOP mengenai kegiatan alam dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan.

Pemprov DKI Larang Warga Jakarta Ziarah Kubur Usai Lebaran
Indonesia
Pemprov DKI Larang Warga Jakarta Ziarah Kubur Usai Lebaran

Pemprov DKI Jakarta melarang masyarakat ibu kota untuk melaksanakan tradisi ziarah ke makam pasca-Idulfitri 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Serangan Bom di Gereja Katedral Makassar Diduga Aksi Balas Dendam Kelompok JAD
Indonesia
Serangan Bom di Gereja Katedral Makassar Diduga Aksi Balas Dendam Kelompok JAD

Pengamat intelijen dan keamanan, Stanislaus Riyanta menilai, dilihat dari karakteristik dan model aksinya, kemungkinan besar pelaku berasal dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Instruksi Mendagri Soal Pencopotan Kepala Daerah Diharap Tak Sekedar 'Gertak Sambal'
Indonesia
Instruksi Mendagri Soal Pencopotan Kepala Daerah Diharap Tak Sekedar 'Gertak Sambal'

Publik menunggu sikap tegas dari Presiden Jokowi dan Mendagri Tito Karnavian

[Hoaks atau Fakta]: Virus COVID-19 Menular Melalui Air
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Virus COVID-19 Menular Melalui Air

Dari penelusuran Fakta Mafindo, hoaks ini sudah berulang kali muncul tetapi dengan video yang berbeda.

Pasokan Listrik Terputus, 4 Rangkaian MRT Berhenti Mendadak di Perlintasan
Indonesia
Pasokan Listrik Terputus, 4 Rangkaian MRT Berhenti Mendadak di Perlintasan

Kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta berhenti mendadak saat sengan mengangkut penumpang akibat terputusnya pasokan listrik operasional.

Dua Bulan, Polisi Amankan 10 Begal Sepeda dari Enam TKP
Indonesia
Dua Bulan, Polisi Amankan 10 Begal Sepeda dari Enam TKP

Yang kami sayangkan banyak korban yang tidak melaporkan

Jumlah Investor Pasar Modal di DIY Melonjak Selama PPKM Darurat
Indonesia
Jumlah Investor Pasar Modal di DIY Melonjak Selama PPKM Darurat

Catatan BEI hingga Juli 2021 jumlah investor mencapai 93.373 orang atau bertambah 2.187 investor dari bulan sebelumnya.