Banding Ditolak, Kubu Rizieq Singgung Soal Kedzaliman Terdakwa Rizieq Shihab saat menjalani sidang putusan kasus kerumunan Megamendung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman

MerahPutih.com - Tim Kuasa Hukum Rizieq Shihab angkat bicara soal ditolaknya banding perkara tes swab palsu di RS Ummi, Bogor.

Pihaknya masih menunggu hasil keputusan resmi dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Baca Juga

Pendukung Rizieq Shihab Buat Ricuh di Pengadilan Tinggi DKI

"Alhamdulillah apapun putusannya, jika memenangkan kami, maka kami alhamdulillah, bersyukur, berarti keadilan masih ada di negeri ini. Kita tetap menunggu resminya dari rilis PT DK ke PN JL," kata Aziz Yanuar kepada wartawan, Senin (30/8).

Adapun jika putusannya sebaliknya, pihaknya tetap akan bersabar.

"Jalan panjang perjuangan masih membentang. Perjuangan milik kita, kedzaliman urusan mereka, kemenangan milikNya semata," tegas Aziz.

Rizieq Shihab
Sidang Rizieq Shihab. (Foto: Antara)

Aziz juga menyampaikan kezaliman akan dibalas di akhirat kelak.

"Siapa dzalim di dunia pasti akan dibalas dunia akhirat. Siapa adil di dunia pasti akan dibalas dunia akhirat. NKRI harga mati, keadilan sampai mati," tutupnya.

Sekedar informasi, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah menolak banding mantan pimpinan FPI Rizieq Shihab dalam perkara tes usap palsu RS Ummi.

Pengadilan Tinggi DKI menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam perkara tersebut.

“Hari ini telah dibacakan dalam persidangan yang terbuka untuk umum, dan dimana putusannya adalah menguatkan, menerima permohonan banding dari para terdakwa dan penuntut umum,” kata Humas Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Binsar Pamopo Pakpahan. (Knu)

Baca Juga

Banding Ditolak, Menantu Rizieq Tetap Divonis 1 Tahun Penjara di Kasus RS UMMI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kementerian PUPR: Kemantapan Kondisi Jalan Nasional Mencapai 91,8 Persen
Indonesia
Kementerian PUPR: Kemantapan Kondisi Jalan Nasional Mencapai 91,8 Persen

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan untuk jalan nasional terbentang sepanjang 47.017 km dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua dengan kondisi kemantapan 91,8 persen.

345 Kasus Positif COVID-19 Baru dalam Sehari, DKI Sumbang 148 Orang
Indonesia
345 Kasus Positif COVID-19 Baru dalam Sehari, DKI Sumbang 148 Orang

Jumlah penambahan harian kasus COVID-19 Nasional pada Selasa (24/5) masih di atas angka kesembuhan.

Jelang Penutupan PON Papua, BNPB Bagikan 2 Juta Masker
Indonesia
Jelang Penutupan PON Papua, BNPB Bagikan 2 Juta Masker

Sejak 26 September hingga 3 Oktober 2021, sebanyak 2.043.289 masker telah dibagikan relawan prokes di empat klaster penyelenggaraan perhelatan PON.

Resmikan Bendungan Pidekso, Jokowi: Kedaulatan dan Kemandirian Pangan Tercapai
Indonesia
Resmikan Bendungan Pidekso, Jokowi: Kedaulatan dan Kemandirian Pangan Tercapai

Waduk Pidekso, kata Jokowi, bisa mengairi 1.500 hektar sawah di Wonogiri. Ia menegaskan jika ingin kemandirian pangan tercapai dan kedaulatan pangan tercapai, waduk adalah sebagai kuncinya.

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Level III
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Level III

Hingga kini, GAK masih berstatus Level III dengan radius bahaya lima kilometer dari kawah aktif.

Kunjungi Gereja Katolik Maria Kusuma, Anies Pastikan Semua Dapat Kesetaraan di Jakarta
Indonesia
Kunjungi Gereja Katolik Maria Kusuma, Anies Pastikan Semua Dapat Kesetaraan di Jakarta

Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta berprinsip untuk menghadirkan kesetaraan dan keadilan di kota Jakarta, termasuk peribadatan warganya.

 Potensi Zakat di Kota Bandung Capai Rp 1,6 Triliun
Indonesia
Potensi Zakat di Kota Bandung Capai Rp 1,6 Triliun

Baznas Provinsi Jawa Barat, resmi menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1443 H/2022 M untuk Kota Bandung sebesar Rp 32.000.

Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Rachel Vennya Kamis Depan
Indonesia
Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Rachel Vennya Kamis Depan

Penyidik Polda Metro Jaya dijadwalkan akan memeriksa selebgram Rachel Vennya pada Kamis (21/10) untuk dimintai keterangan lantaran kabur saat menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan usai berlibur dari luar negeri.

Angka Testing COVID-19 Nasional Alami Penurunan
Indonesia
Angka Testing COVID-19 Nasional Alami Penurunan

Pelonggaran aturan seperti tak ada kewajiban tes COVID-19 PCR dan antigen untuk pelaku perjalanan domestik berpengaruh terhadap angka testing nasional.

Luhut Bakal Ceburin Warga Pulang dari Luar Negeri ke Karantina Terpusat
Indonesia
Luhut Bakal Ceburin Warga Pulang dari Luar Negeri ke Karantina Terpusat

Kedisiplinan menjadi salah satu kunci pengentasan kasus COVID-19, termasuk dengan persoalan kebijakan karantina.