Bandara Sepi, Angkasa Pura I Buat Strategi Bertahan lustrasi terminal bandara. (Foto: Angkasa Pura 2).

MerahPutih.com - Kondisi dunia penerbangan yang belum normal membuat pengelola bandara harus melakukan berbagai langkah agar perusahaan tidak terpuruk. Jumlah penumpang yang belum normal seperti masa sebelum pandemi COVID-19 memuat keuangan perusahaan tergerus.

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara pengelola bandara PT Angkasa Pura I pun, menyiapkan sejumlah strategi menghemat kas perusahaan akibat sepinya penumpang pesawat di bandara yang dioperasikannya.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, telah menyiapkan penanganan krisis industri penerbangan dengan mengutamakan sektor kesehatan serta menyelamatkan sektor perekonomian melalui diskusi dengan pihak maskapai terutama maskapai internasional yang banyak di antaranya mengalami kebangkrutan.

Baca Juga:

KPK Siap Usut Dugaan Suap Skandal Pelarian Djoko Tjandra

Karena krisis ini yang belum pernah terjadi sebelumnya, PT Angkasa Pura II melakukan identifikasi risiko terhadap strategi keuangan dan operasional. Langkah strategi bertahan atau survival strategy dengan meningkatkan portofolio bisnis di luar penerbangan.

Seperti pengoperasian freighter cargo untuk memanfaatkan angkutan logistik bekerjasama dengan Pelita Air. Melakukan cost leadership atau mengurangi beban biaya yang muncul di operasional yang sifatnya tidak esensial. Langkah yang dilakukan, kata ia, membuat perusahaan menghemat biaya sebesar 32 persen.

Saat ini, trafik penumpang di bandara AP I turun signifikan, sebagai contoh pada Mei lalu jumlah penumpang hanya 75.000 orang atau turun 99 persen dari kondisi normal di mana bisa mencapai 7,5 juta orang. Terhitung pada 19 Juli ini ada pertumbuhan untuk trafik penerbangan yakni 35 persen, namun trafik penumpang masih jauh di kisaran 17 persen.

Baca Juga:

Bakal Lawan Ponakan Prabowo, Putri Ma'ruf Amin Disarankan Bangun Koalisi Besar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PJAA: Perluasan Ancol Agar Warga Jakarta tak ke Luar Negeri
Indonesia
PJAA: Perluasan Ancol Agar Warga Jakarta tak ke Luar Negeri

Menurut Teuku, dengan perluasan Ancol dan bertambah wahana tentu akan berdampak pada semakin besarnya pengunjung yang akan datang ke lokasi tersebut.

Mahasiswi dan Kekasihnya Ditangkap karena Gugurkan Kandungan
Indonesia
Mahasiswi dan Kekasihnya Ditangkap karena Gugurkan Kandungan

Keduanya sempat menjalin hubungan selama 10 tahun lewat media sosial ( medsos) sekitar 10 bulan lalu.

BUMD DKI Didorong Ikuti Jejak Jakpro Miliki ISO 37001:2016 Anti Penyuapan
Indonesia
BUMD DKI Didorong Ikuti Jejak Jakpro Miliki ISO 37001:2016 Anti Penyuapan

Bambang juga berpesan pada Jakpro yang baru saja genap menginjak usia 20 tahun

New Normal, Pengembang Properti Diharapkan Bikin Terobosan
KPR
New Normal, Pengembang Properti Diharapkan Bikin Terobosan

Seluruh tahapan transaksi lainnya di bidang perumahan mulai dari permohonan, pencarian rumah, hingga akad kredit juga telah dalam bentuk digital.

Gelap UU Cipta Kerja
Indonesia
Gelap UU Cipta Kerja

"Draf RUU-nya saja tidak jelas. Katanya sampai 905 halaman, kemudian ada yang dapat bertambah 1025 halaman dan terakhir 1035 halaman. Ini berbahaya sekali," kata Said.

Omnibus Law Dinilai Ancam Pekerja di Sektor Kelistrikan
Indonesia
Omnibus Law Dinilai Ancam Pekerja di Sektor Kelistrikan

Omnibus Law berpotensi melanggar tafsir konstitusi

Polda Metro Musnahkan Ratusan Kilogram Narkotika Yang Diungkap Selama Pandemi
Indonesia
Polda Metro Musnahkan Ratusan Kilogram Narkotika Yang Diungkap Selama Pandemi

Ada sembilan kasus dan tersangka diamankan 24 orang, barang bukti diamankan sabu 217,44 kg, ganja 801,48 kg, ekstasi 18.000 butir, tembakau gorila 1,37 kg.

Transaksi Belanja Online Pasar Beringharjo Mulai Menggeliat
Indonesia
Transaksi Belanja Online Pasar Beringharjo Mulai Menggeliat

Produk yang paling banyak diminati masyarakat selama pandemi COVID-19 yaitu pakaian rumah untuk perempuan.

Polisi 'Lobi' Dubes AS Agar Bisa Ekstradisi Buronan Kelas Kakap FBI
Indonesia
Ini Kelompok Rentan Tertular COVID-19 di Indonesia
Indonesia
Ini Kelompok Rentan Tertular COVID-19 di Indonesia

Kelompok ini memegang porsi tertinggi kematian akibat Corona di Indonesia atau sekitar 16 persen dari total kematian