Prosedur Kesehatan COVID-19 di Bandara Ini Raih Bintang Lima Dianugerahi bintang lima berdasarkan tanggapannya terhadap pandemi. (Foto: Unsplash/Belinda Fewings)

BANDARA Fiumicino di Roma merupakan bandara pertama dunia paling tanggap dengan pandemi. Bandara ini dianugerahi peringkat lima dari Skytrax dalam merespon COVID-19. Prosedur kesehatan di bandara ini menjadi yang terbaik.

Melansir laman T+L, prosedur kesehatan di bandara ini meliputi konsistensi pembersihan dan desinfektan, kebijakan jarak sosial, serta penerapan dan ketersediaan masker wajah, pembersih tangan, dan ketersediaan APD.

Baca juga:

Teknologi Pengenalan Wajah Penumpang Pesawat Tengah Diuji

1
Tim audit yang melakukan inspeksi di setiap bandara. (Foto: Unsplash/Ashim D'Silva)

"Bandara Rome Fiumicino telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam menyampaikan protokol COVID-19. Memungkinkan lingkungan yang aman bagi pelanggan dan staf," kata CEO Skytrax, Edward Plaisted.

Di area inti kebersihan tangan dan jarak sosial, bandara in memiliki prosedur yang kuat. Juga diperkuat dengan perhatian tingkat tinggi terhadap sanitasi terminal pada titik-titik kontak tinggi. "Konsistensi dari langkah-langkah ini juga penting. Dan ini adalah faktor penting di balik keberhasilan Bandara Fiumicino Roma meraih penghargaan ini," tambahnya.

Awal bulan ini, bandara tersibuk di Italia ini membuka pusat pengujian COVID seluas 650 meter persegi yang dikelola bekerja sama dengan Palang Merah Italia. Di area dengan lalu lintas tinggi, tim in-house-bio-safety yang terdiri dari 40 orang memberlakukan aturan jarak sosial dan memastikan bahwa semua orang mengenakan masker wajah.

Italia pernah dianggap sebagai episentrum virus Corona dan saat ini memiliki hampir 300.000 kasus COVID-19, demikian menurut data Universitas Johns Hopkins.

Sistem peringkat Skytrax menganggap bintang lima sebagai tempat dengan "standar sangat tinggi untuk prosedur kebersihan dan pemeliharaan bandara". Untuk Empat bintang berarti "baik", dan tiga adalah "rata-rata". Peringkat dua bintang menunjukkan bahwa prosedur COVID bandara "perlu perbaikan".

Baca juga:

Dua Bandara di Kota New York Siapkan Tempat Uji Virus

2
Bandara baru membuka pusat pengujian COVID seluas 650 meter persegi. (Foto: Unsplash/Nick Fewings)

Hanya beberapa bandara yang sejauh ini telah diperiksa oleh Skytrax. Bandara lain yang sejauh ini telah ditinjau, yaitu London Heathrow, Malaga Costa del Sol, dan Nice Cote d'Azur, masing-masing dianugerahi tiga bintang.

Daftar lengkap peringkat tersedia secara daring dan akan diperbarui saat perbatasan internasional dibuka kembali. Pihak Skytrax nantinya juga akan menilai lebih banyak bandara lagi setelah situasi pandemi kondusif.

Skytrax juga membuat daftar bandara terbaik dunia setiap tahun. Namun peringkat tahun ini dibatalkan karena pandemi. Selama delapan tahun berturut-turut, Bandara Changi Singapura telah memenangkan penghargaan tertinggi. (lgi)

Baca juga:

Bandara London Heathrow Akan Memulai 'Test On Arrival' Untuk Pelancong

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Leonard

LAINNYA DARI MERAH PUTIH