Bandara Adi Soemarmo Sepi Akibat COVID-19, PT KAI Batalkan 9 Perjalanan KA Bandara Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) 6 Yogyakarta resmi membatalkan sembilan perjalanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) Solo, Jawa Tengah, Sabtu-Selasa (21-31/3).

Hal itu dilakukan PT KAI setelah melihat anjloknya okupansi penumpang kereta KA BIAS akibat pandemi vurus corona atau covid-19.

Baca Juga:

Makin Meluas, Dua Warga Papua Positif Corona

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto, mengatakan total sebelum ada wabah covid-19 ada 34 jadwal perjalanan KA BIAS setiap hari. Sekarang perjalanan KA BIAS berkurang sembilan perjalanan.

Kereta Bandara Adi Soemarmo dikurangi operasional karena terdampak corona
Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

"Pembatalan sembilan perjalanan KA Bandara kami berlakukan tanggal 21-31 Maret 2020," ujar Eko.

Pengurangan perjalanan KA Bandara ini, kata Eko, menyesuaikan dengan Bandara Internasional Adi Sormarmo Solo yang kondisinya sepi penumpang setelah ada wabah covid-19. Hal ini juga sebagai upaya menghemat biaya operasional karena KA Bandara beroprasi tanpa ada penumpang.

Sembilan jadwal yang dibatalkan perinciannya, yakni empat jadwal penerbangan dari Stasiun Solo-Balapan (Slo) menuju Bandara Adi Soemarmo (Smo), empat perjalanan dari Bandara Adi Soemarmo menuju Stasiun Solo Balapan serta satu perjalanan dari Stasiun Klaten ke Stasiun Solo Balapan.

Baca Juga:

Tertib, Ratusan Ojol Antre Semprotan Disinfektan Gratis di Pinggir Jalan

Eko menambahkan sebanyak 34 jadwal perjalanan KA BIAS pada hari normal, yakni relasi Solo Balapan-Adi Soemarmo sebanyak lima jadwal, relasi Adi Soemarmo-Solo Balapan lima jadwal, Solo Balapan-Klaten satu perjalanan, Klaten-Solo Balapan satu perjalanan, relasi Adi Soemarmo-Klaten 11 perjalanan dan sebaliknya relasi Klaten-Adi Soemarmo 11 perjalanan.

"Kami harap penumpang bisa memahami kondisi ini. Untuk tarif tiket tetap sama mulai Rp 8.000-10.000," tutup Eko.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Ratusan Ribu Kit Alat Uji Corona dari Tiongkok Bakal Langsung Digunakan



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH