Bandar Djakarta Angkat Kearifan Lokal Bangsa Lewat Masakan Laut Makanan di Restoran Bandar Djakarta, Ancol, Jakarta, Selasa (1/12). (Foto: MerahPutih/Fachruddin Chalik)
indonesiaku-singlepost-banner-2
indonesiaku-singlepost-Mobile-banner-7

MerahPutih Kuliner - Sebagai salah satu restoran yang memiliki nilai sejarah bagi taman wisata Ancol, Bandar Djakarta berupaya mengangkat ciri khas bangsa Indonesia sebagai kearifan lokal, melalui menu hidangan dan sajian yang disuguhkan Bandar DJakarta.

Hal tersebut diungkapkan Muharram Toehpah Customer Care rumah makan Bandar Djakarta. Selasa (1/12).

"Semua masakan kita disini diambil dari berbagai menu kuliner nusantara, karena kita sadari Indonesia ini sebagai Negara Maritim sehingga, begitu kaya akan menu kuliner lautnya," ujar Aam.

Untuk membuktikannya, Aam pun meminta Nurjannah selaku Public Relation (Humas) Bandar Djakarta, untuk menemani liputan kuliner merahputih.com.

Nurjannah pun kemudian mengajak untuk berkeliling melihat sekaligus memilih ikan yang akan didemontrasikan. Usai melihat beberapa jenis ikan hidup, kerang, udang dan kepiting yang juga masih dalam keadaan hidup, kami kemudian masuk keruang pembersihan ikan yang dipiliH customer untuk kemudian dimasak di dapur yang amat dirahasiakannya.

"Ini ikan Kerapu Bumbu rujak, dengan saus kacang, bengkuang, timur dan wortel dilumuri bumbu kacang. Kemudian yang ini Udang saus sereh, udang pancet besar digoreng bareng dengan bumbu saus sereh. Dan sebagai sayurannya kita menghidangkan Kailan cah bawah putih, juga ada rujak sambal mangga yang menjadi favorite pengunjung disini, silahkan dicicipi" ujar Nurjannah.

Karena ikan dan udang yang dipilih masih dalam keadaan hidup, pengunjung harus menunggu proses pembersihan hingga memasak dan menjadi sebuah hidangan sekitar 25 menit. Setelah itu pengunjung yang sudah menunggu cukup lama kemudian bisa menyantap hidangan segar ala Bandar Jakarta.

"Kalau masakannya enak, sama seperti masakan keluarga saya di Ambon, yaa dikasih nilai 8 lah, cuma nungguinnya lumayan lama," ujar pasangan Andi dan Bunga yang datang dari Ambon Maluku ini. (aka)

BACA JUGA:

  1. Pengunjung Bandar Djakarta Komplain karena Bau Bangkai Ikan
  2. Bandar Djakarta Bantah Ikan yang Dijual dari Teluk Jakarta

indonesiaku-singlepost-Mobile-banner-3

Widi Hatmoko

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


indonesiaku-singlepost-banner-4
indonesiaku-singlepost-banner-5
indonesiaku-singlepost-banner-6