Bamsoet vs Airlangga, Siapa yang Berpeluang Jadi Ketum Golkar? Politisi Golkar Bambang Soesatyo alias Bamsoet (ANTARA/ Sella Panduarsa Gareta)

MerahPutih.com - Bambang Bambang dan Airlangga Hartarto kemungkinan besar akan bertarung untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024

"Sama-sama berpeluang fifty-fifty karena melihat kecenderungan yang sama-sama kuat dan memiliki bekal politik yang memadai," kata Adi, di Jakarta, Minggu (21/7).

Baca Juga: Bamsoet Bisa Gunakan Turunnya Peroleh Kursi Golkar Jadi 'Senjata' di Munas 2019

Airlangga, lanjut Adi, sebagai Ketua Golkar punya penetrasi kuat kepada pengurus Golkar, DPD I, dan DPD II. Sedangkan Bamsoet sebagai Ketua DPR cukup 'seksi' karena simbol politik adalah DPR.

Bambang Soesatyo (tengah) dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/7/2019). (ANTARA News/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Meski begitu, Adi berpendapat, Airlangga lebih diuntungkan karena posisinya sebagai Ketum menjadikannya lebih mudah meraup suara.

Baca Juga: Alasan Bamsoet Setuju Munas Golkar Digelar Usai Jokowi-Ma'ruf

"Siapa yang bisa dan berhak menentukan ketua umum ya ketua DPD I dan DPD II, posisinya sebagai Ketum Golkar jauh lebih menguntungkan dibanding Bamsoet," ujarnya dilansir Antara

Selain itu, menurut Adi, kinerja Airlangga terkenal cukup baik di kalangan internal karena mampu menyelamatkan Golkar dari guncangan, setelah sejumlah kader inti Golkar terjerat kasus korupsi.

Baca Juga: Aziz Syamsuddin Dukung Airlangga Hartarto di Munas Golkar 2019

Sejauh ini, sejumlah kader Golkar sudah mendeklarasikan maju sebagai calon Ketum Golkar, yakni petahana Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Ali Yahya, Ulla Nuchrawatty, Marlinda Irwanti, dan Indra Bambang Utoyo. (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH