Bamsoet Minta Sri Mulyani Jelaskan Pengelolaan dan Pemanfaatan Utang Luar Negeri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Merahputih.com - Ketua MPR, Bambang Soesatyo meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan pengelolaan dan pemanfaatan utang luar negeri kepada masyarakat secara aktif. Penjelasan yang komprehensif sangat diperlukan untuk menghindari kesalahan dalam memahami urgensi negara harus berutang.

"Semua elemen masyarakat harus mengawal penggunaan utang luar negeri Indonesia. Tak salah jika masyarakat menyoal atau mempertanyakan pemanfaatan utang sebagaimana yang telah diklaim menteri keuangan. Misalnya, mempertanyakan seberapa besar manfaat utang dalam memerangi kemiskinan di Indonesia. Termasuk mempertanyakan kepada Menkeu mengapa bunga utang yang dibayarkan Indonesia lebih tinggi," ujar Bamsoet di Jakarta, Kamis (22/10).

Bamsoet berharap dan terus mengingatkan Menteri Keuangan agar tetap berhati-hati dan bijaksana dalam mengelola utang luar negeri.

Baca Juga

Utang Luar Negeri Indonesia Sudah Capai USD413,4 Miliar

Memang, pemerintah sudah memiliki pengalaman yang mumpuni dalam mengelola utang luar negeri, namun negara ini harus tetap memiliki kehati-hatian dan transparansi di dalam pengelolaan utang tersebut.

"Sudah puluhan tahun Indonesia berstatus sebagai debitur pada sejumlah lembaga keuangan multilateral seperti Bank Dunia, International Monetary Fund atau IMF, dan Bank Pembangunan Asia," beber Bamsoet.

Masyarakat juga perlu didorong agar tidak terpaku pada jumlah atau angka-angka utang luar negeri. Menurutnya, jauh lebih penting bagi masyarakat adalah menyoal atau mempertanyakan pemanfaatan utang luar negeri itu sendiri.

Bamsoet menilai pembiayaan pembangunan bangsa dengan utang bukan aib. Karena pendekatan yang sama juga dilakukan banyak negara, termasuk negara-negara kaya.

"Eropa yang hancur akibat perang dunia II kembali dibangun dengan hibah dan utang. Korea Selatan dan Jepang juga membiayai pembangunan infrastruktur dengan utang," ujar Bamsoet.

Sri Mulyani jamin penerapan PSBB tidak akan sulitkan kehidupan rakyat
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: antaranews)

Ketua DPR RI ke-20 itu menuturkan bahwa belum lama ini Bank Dunia merilis statistik utang internasional (International Debt Statistics/ IDS).

IDS dari Bank Dunia itu menyebutkan bahwa Indonesia berada di posisi tujuh dari daftar 10 negara berpendapatan kecil-menengah dengan utang luar negeri terbesar.

Per 2019, utang luar negeri Indonesia tercatat sebanyak 402,08 miliar dolar AS, akumulasi dari utang luar negeri pemerintah, BUMN dan swasta.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, dapat dipahami Indonesia membutuhkan utang luar negeri untuk membiayai kebutuhan belanja yang mendesak, seperti penyediaan fasilitas kesehatan, kebutuhan ragam infrastruktur, hingga aspek ketahanan pangan.

Baca Juga:

Hibah Rp3,3 Triliun Buat Sektor Usaha Wisata Segera Disalurkan

Menurut Bamsoet, jika pemerintah menunda-nunda kebutuhan mendesak itu, maka akan mengeskalasi masalah di kemudian hari.

"Dengan utang luar negeri, menteri keuangan mengklaim telah membiayai sejumlah proyek strategis seperti pelabuhan, penyediaan air bersih, sarana listrik, membiayai sektor pendidikan dan kesehatan hingga membangun bendungan, jalan, rel kereta api serta pemukiman," tutur Bamsoet.

Namun, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini tetap mengingatkan pemerintah dalam hal ini menteri keuangan untuk mengelola utang dengan bijaksana agar rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) terus ideal. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kontak Erat dengan Lurah Petamburan, Puluhan Orang Positif COVID-19
Indonesia
Kontak Erat dengan Lurah Petamburan, Puluhan Orang Positif COVID-19

Puskesmas Tanah Abang menemukan puluhan orang positif COVID-19 dari hasil pelacakan kontak atau contact tracing kasus positif Lurah Petamburan Setiyanto.

Pinangki Divonis 10 Tahun, Hakim: Tuntutan Jaksa Terlalu Rendah
Indonesia
Pinangki Divonis 10 Tahun, Hakim: Tuntutan Jaksa Terlalu Rendah

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Pemilik Akun Propaganda KKB dan OPM Ditangkap Tim Satgas Nemangkawi
Indonesia
Pemilik Akun Propaganda KKB dan OPM Ditangkap Tim Satgas Nemangkawi

Satgas Operasi Nemangkawi melakukan penangkapan terhadap pemilik akun Facebook Enago Womaki atas nama Harun Gobai (32).

Hotman Paris Sebut Ada Keanehan Soal Raibnya Uang Atlet E-Sport Winda
Indonesia
Hotman Paris Sebut Ada Keanehan Soal Raibnya Uang Atlet E-Sport Winda

Winda dan ibunya membuka rekening Maybank pada 2015. Bank menawarkan program tabungan berjangka bunga 10 persen per tahun yang diambil oleh Winda.

Penutupan 15 Pasar Tradisional di Solo, Para Pedagang Menjerit
Indonesia
Penutupan 15 Pasar Tradisional di Solo, Para Pedagang Menjerit

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memutuskan menutup sebanyak 15 pasar tradisional non-esensial atau di luar kebutuhan pokok.

Keluarga Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Tak Perlu Repot Urus Akta Kematian
Indonesia
Keluarga Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Tak Perlu Repot Urus Akta Kematian

Kemendagri sudah mengambil alih urusan tersebut demi memudahkan keluarga

Ini Rincian Potensi Ekonomi Digital Indonesia
Indonesia
Ini Rincian Potensi Ekonomi Digital Indonesia

Di masa yang akan datang, hilirisasi dari ekonomi digital ini akan bertumpu pada teknologi 5G, rantai blok (blockchain), kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan komputasi awan (cloud computing).

Perpanjangan PSBB di Jakarta Perlu Pengetatan Berbasis Lokal
Indonesia
Perpanjangan PSBB di Jakarta Perlu Pengetatan Berbasis Lokal

Secara khusus Yani meminta, agar penerapan PSBB ini menekankan pada pengetatan berbasis lokal pemukiman.

BPN Kota Tangerang Dinilai Tak Profesional
Indonesia
BPN Kota Tangerang Dinilai Tak Profesional

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang dinilai tak profesional dan mempersulit birokrasi terhadap masyarakat terkait permohonan blokir Sertifikat Hak Milik (SHM) 959/Cipete dan SHM 1185/Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

27 Pintu Tol di Jawa Tengah Bakal Ditutup
Indonesia
27 Pintu Tol di Jawa Tengah Bakal Ditutup

Iqbal menyebut seluruh masyarakat dari Jakarta tidak bisa menuju Jawa Tengah