Bambang Widodo Umar, Sang Penggagal Pembajakan Pesawat MNA Berpulang Bambang Widodo Umar. Foto: @KontraS

Merahputih.com - Pengamat kepolisian dari Universitas Indonesia yang juga mantan komisioner Kompolnas, Bambang Widodo Umar tutup usia. Kabar meninggalnya Bambang Widodo Umar itu, salah satunya disampaikan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Turut berduka cita yg mendalam atas meninggalnya, Prof Bambang Widodo Umar, seorang mantan polisi dan akademisi yg berkomitmen tinggi terhadap reformasi kepolisian serta HAM. Semoga beliau Husnul Khotimah," ujar Dahnil lewat akun twitternya, @Dahnilanzar, Senin (14/1).

Tak hanya Dahnil, Kabar meninggalnya Bambang juga dicuit oleh akun twitter Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), @Kontras. KontraS menyebut almarhum Bambang Widodo Umar tutup usia pukul 07.15 WIB, Senin (14/1).

"Telah berpulang anggota KontraS, pengajar dan pembaru hukum: H. Bambang Widodo Umar di RS Persahabatan Jakarta pada 14 Januari 2019, pukul 07.15 WIB," dalam cuitannya.

Untuk Diketahui, Bambang Widodo Umar lahir di Ngawi pada 10 Desember 1947. Usai lulus SMA Negeri III Surabaya pada tahun 1966, ia menempuh program master dan lulus pada tahun 1992 di jurusan sosiologi Universitas Padjajaran. Tidak hanya itu, Bambang Widodo Umar juga mendapatkan gelar doktornya di jurusan sosiologi Unpad Bandung pada tahun 1995.

Hal paling dikenang dari Bambang Widodo Umar tentu ketika dirinya masih bertugas sebagai anggota kepolisian. Ya, ketika itu Bambang Widodo Umar berhasil menggagalkan pembajakan pesawat MNA di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta pada 4 April 1972. Saat kejadian itu terjadi, Bambang berpangkat Inspektur Polisi Tingkat II. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH