Bambang Widjojanto Lebih Tepat Disebut Seorang Politisi Dibanding Pengacara Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni (Dok Raja Juli)

Merahputih.com - Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengkritisi pengakuan Ketua Advokasi Prabowo-Sandi Bambang Widjojanto yang mengaku dihalang-halangi saat hendak mendaftar di Mahkamah Konstitusi, Jumat (24/5) malam. Menurut Raja Juli, narasi Bambang saat berada di MK terlihat sangat politis.

"Bahasanya meliuk-liuk dan bersayap tidak mencerminkan bahasa hukum seorang pengacara yang siap bersidang di MK dengan membawa bukti hukum bukan retorika kosong," kata Raja Juli kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (25/5).

BACA JUGA: Eks Komisioner KPK Dampingi Prabowo-Sandi Ajukan Gugatan ke MK

Raja Juli menambahkan, sejak awal datang ke MK, BW sudah membawa konspirasi bahwa mereka dihalang-halangi.

"Siapa yang menghalang-halangi? Sejak tanggal 21-22 banyak jalan di Jakarta Pusat yang ditutup karena kericuhan yang diprovokasi Pak Prabowo dkk," jelas Raja Juli.

"Jadi jangan banyak Sandiwara. Bawa saja bukti hukum yang cukup. Berdebat hukum di persidangan. Retorika politis tidak laku di MK," tambahnya.

Bambang Widjojanto (BW), di gedung Fakultas Hukum, UB, Malang, Jawa Timur, Senin (2/3). (Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto)

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf ini menegaskan, MK adalah institusi independen dan terhormat. Tidak ada yang bisa mengintervensi termasuk pemerintah. Mengatakan MK bagian dari pemerintahan adalah sebuah retorika politik yang tidak berguna.

"Mungkin retorika diperlukan BW untuk menutupi ketidaksiapan BPN membuktikan tuduhan provokatif mereka selama ini bahwa terjadi kecurangan yang bersifat TSM dan brutal," pungkas Raja Juli.

BACA JUGA: Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi Bawa 51 Bukti Kecurangan ke MK

Sebelumnya, Tim hukum pasangan calon 02 Prabowo-Sandi mengaku dipersulit saat hendak mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Bahkan akses jalan menuju MK disebut diblokade oleh aparat. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH