Balikpapan Terapkan PPKM Darurat Setelah Kasus COVID-19 Capai 200-an Seorang pedagang asongan melintas di Jalan Jenderal Sudirman di kawasan Klandasan, Balikpapan. (novi abdi/Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur akhirnya juga menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Keputusan itu diambil setelah kasus positif COVID-19 di daerah itu mencapai 200-an orang per hari sejak akhir Juni lampau.

Dengan menerapkan PPKM Darurat, maka sejumlah kegiatan masyarakat dibatasi setidaknya hingga 2 pekan mendatang.

Baca Juga:

Pelanggar PPKM Darurat di Cirebon Didenda Rp 30 Ribu sampai Rp 300 Ribu

“Masjid dan rumah ibadah lainnya diperkenankan buka bagi lebih kurang 25 persen dari kapasitas,” kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud di Balikpapan, Rabu (7/7) malam, dikutip Antara.

Sementara anak-anak dan orang tua diminta untuk salat di rumah saja.

Pusat perbelanjaan sudah harus tutup pukul 17.00. Restoran atau rumah makan tutup pukul 20.00 Wita, untuk kemudian hanya melayani pembelian dengan dibungkus (takeaway) dan pesan antar.

Sejumlah ruas jalan yang memiliki banyak potensi kerumunan orang juga diblokir agar masyarakat tidak beraktivitas di sepanjang jalan tersebut.

Ilustrasi - Rapid test antigen. (ANTARA/Heru Suyitno)
Ilustrasi - Rapid test antigen. (ANTARA/Heru Suyitno)

Menurut instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17/2021, Balikpapan harus melaksanakan PPKM level 4 atau ketat.

“Berdasarkan tingkat kedaruratannya dan pengendalian wilayah, Level 1 terbatas, Level 2 sedang, Level 3 ketat, dan Level 4 darurat,” terang Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Zulkifli pada kesempatan terpisah.

"Targetnya agar masyarakat untuk sementara ini diam di rumah dulu, tidak ke mana-mana kecuali mendesak," lanjut Zulkifli.

Dalam hal penyekatan jalan-jalan dalam kota, pelaksanaannya dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, polisi, TNI dari Kodim 0905 Balikpapan, Lanal Balikpapan, dan Lanud Dhomber, serta Pomdam VI Mulawarman.

Baca Juga:

PPKM Darurat: Tidak Ada Ruang untuk Mementingkan Arogansi Pribadi

Pemblokiran berlangsung selama 5 jam, yaitu pukul 17.00-22.00. Zulkifli merincikan ruas jalan tersebut, yaitu Jalan Jenderal Sudirman dari Simpang RSPB hingga Simpang Jalan Kutai atau Kantor KPU, Jalan Asnawi Arbain yakni dari Simpang Roti Tiam hingga Simpang Pengadilan Agama, Jalan Tjujup Suparna mulai dari simpang empat Balikpapan Baru hingga pertigaan Jalan Sumber Rejo-Jembatan Sungai Ampal.

Kemudian Jalan Indrakila mulai dari muaranya di Jalan Soekarno-Hatta hingga simpang tiga Jalan Pattimura serta Jalan Kampung Timur, dan terakhir Jalan Mayjen Sutoyo-Gunung Malang, yakni mulai dari Simpang Markoni hingga Simpang SPBU Gunung Malang. (*)

Baca Juga:

Lokasi Wisata Seluruh DIY Tutup Sementara Selama PPKM Darurat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KKB Pimpinan Sabinus Waker Berulah, Tembak Guru Hingga Tewas
Indonesia
KKB Pimpinan Sabinus Waker Berulah, Tembak Guru Hingga Tewas

Saat kejadian, ada tiga tetangga korban yang mendengar suara tembakan dan langsung melarikan diri

Kasus Dugaan Pelanggaran Prokes Raffi Ahmad Ditangani Polsek Mampang
Indonesia
Kasus Dugaan Pelanggaran Prokes Raffi Ahmad Ditangani Polsek Mampang

Informasinya akan ada proses permintaan klarifikasi dan sebagainya

Banjir Kalsel: Warga Kelaparan dan Butuh Perahu Buat Evakuasi
Indonesia
Banjir Kalsel: Warga Kelaparan dan Butuh Perahu Buat Evakuasi

Berdasarkan pemantauan BMKG, Kalimantan Selatan masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.

Pemprov DKI Manfaatkan Taman Benyamin Sueb Jadi Pengembangan Betawi
Indonesia
Pemprov DKI Manfaatkan Taman Benyamin Sueb Jadi Pengembangan Betawi

Tujuan dari kolaborasi ini adalah sebagai landasan hukum para pihak dalam penggunaan ruangan di Taman Benyamin Sueb untuk pelaksanaan kegiatan pelestarian dan pengembangan budaya Betawi.

Inovatif! Polisi Ini Sulap Motornya Jadi Penyemprot Disinfektan Tekan Penyebaran COVID-19 di Jakpus
Indonesia
Inovatif! Polisi Ini Sulap Motornya Jadi Penyemprot Disinfektan Tekan Penyebaran COVID-19 di Jakpus

Awalnya ia melihat water canon dan mobil pemadam kebakaran yang bisa bergerak kemana saja

Terancam Kelebihan Beban Pasien, RSD Wisma Atlet Mohon Warga Batasi Pergerakan
Indonesia
Terancam Kelebihan Beban Pasien, RSD Wisma Atlet Mohon Warga Batasi Pergerakan

Pengelola Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran meminta dilakukan pembatasan ketat terhadap kegiatan masyarakat di Jakarta.

Pengawasan Kendor, Segel Bangunan Liar di Muara Angke Dicopot
Indonesia
Pengawasan Kendor, Segel Bangunan Liar di Muara Angke Dicopot

Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Jakarta Utara patut dipertanyakan. Sebab, segel atau garis Satpol PP yang terspasang di bangunan liar di Kawasan Pelabuhan Perikanan Muara Angke dicopot.

[HOAKS atau FAKTA]: Ngabalin Sindir Refly Harun Tak Ada Pekerjaan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ngabalin Sindir Refly Harun Tak Ada Pekerjaan

Akun Facebook Zulfansyah mengunggah gambar wajah Ali Mochtar Ngabalin dan Refly Harun beserta dengan narasi.