Bakar Optimisme Pendukungnya, Jokowi: Indonesia Bakal Jadi Negara Maju dan Tak Akan Bubar Capres petahana Jokowi berpidato depan para pendukungnya di Gelora Bung Karno (MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.Com - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) membakar optimisme para pendukungnya dalam kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dalam pidato singkatnya, Jokowi menegaskan bahwa para pendukungnya selalu optimistis dengan keadaan negara dan bangsa Indonesia.

Ia bahkan menyinggung pembangunan infrastruktur yang masif dilakukan sebagai jembatan emas menuju pembangunan sumber daya manusia.

"Yang memiliki sumber daya yang luas. Kita fokus infrastruktur dan lima tahun kedepan fokus pembangunan SDM," kata Jokowi di GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).

Jokowi melanjutkan, negara maju tak ada yang terpecah belah.

Jokowi membakar semangat optimisme para pendukungnya
Jokowi membakar semangat dan optimisme para pendukungnya (MP/Rizki Fitrianto)

"Semua bersatu membangun. Negara maju tak ada yang pesimis. Semua harus optimis. Modal yang maju adalah optimis," kata Jokowi seraya disambut gemuruh pendukungnya.

"Jangan sampai ada rasa pesimis, yang harus kita kobarkan adalah optimis untuk maju," tambah Jokowi yang mengenakan kemeja putih ini.

Menurut Jokowi, Indonesia masuk negara terkuat ekonomi berkat bergabungnya di G-20.

"Bahkan menurut perkiraan negara kita di tahun 2045 akan menjadi ekonomi terkuat 4 besar dunia. Kit aharus menghadapi tantabgan dan didepan kita. Jangan merasa lemah dan pesimis, karena Indonesia negara besar. Negara besar yang memiliki bangsa yang baik;" katanya.

Jokowi mengklaim, dirinya sudah turun ke kampung-kampung untuk memastikan semua berjalan dengan baik.

"Kita memerlukan pekerjaan yang besar. Perbaikan harus diketahuia apa yang dibutuhkan oleh rakyat. Saya turun ke desa dan kampung-kampung. Karena saya ingin mengecek program berjakan dengan baik. Jangan ada program yang mangkrak," tandasnya.

Selain itu Jokowi juga memaparkan sejumlah pencapaian selama pemerintahannya salah satunya penurunan angka kemiskinan. Menurut Jokowi, angka kemiskinan sudah berada di angka satu digit dibanding sebelumnya yang dua digit.

"Ini kita harus syukuri. Angka pengangguran juga turun. Di tengah ekonomi global yang sulit, kita tahu negara kita bisa bertahan di angka 5. Kita harus bersyukur. Jangan sampai kita tidak bersyukur. Jangan sampai kita kufur nikmat," kata Jokowi.

Para pendukung Jokowi-Ma'ruf di Gelora Bung Karno
Para pendukung Jokowi-Ma'ruf di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (MP/Rizki Fitrianto)

Jokowi yang mengenakan kemeja putih ini menambahkan, dia dan cawapresnya, Ma'ruf Amin sepakat mewakafkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Kita memastikan lima tahun kedepan lebij kuat ekonominya. Untuk petani, nelayan, guru, dokter, ons, tni, polri, seniman, pemerja kreatif, pengusaha kecil menengah besar, anak muda, ibu bapak. Kami bertekad tidak ada lagi rajyat yang teringgal di bawah garis kemiskinan," terang Jokowi seraya disambut gemuruh pendukungnya.

Seolah menyindir pesimisnya Prabowo yang menyatakan Indonesia akan bubar, Jokowi menegaskan bahwa negara Indonesia tidak akan bubar.

"Kita sekarang ini sudah berada pada jalan yang benar. berada pada track yang benar. memang kadang ada kesulitan, memang kadang ada kepahitan. Tapi itulah sebuah bangsa besar menuju Indonesia Maju," katanya berapi-api.

Ia meminta, jangan semua minta instan, dadakan. Pembangunan butuh proses dan berkelanjutan.

"Tidak ada dalam negara sebesar indonesia. percaya saya. Kita dengan track yang sudah betul, dengan jalan yang sudah benar, kita optimis negara kita indonesia ke depan akan lebih maju," pungkas Jokowi.(Knu)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH