Bakamla Gelar Operasi Cegah Tangkal Antisipasi COVID-19 di Tiga Zona Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia (kanan) (ANTARA/HO-Humas Bakamla)

Merahputih.com - Badan Keamanan Laut (Bakamla) akan melakukan operasi cegah tangkal untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di pulau-pulau terpencil.

Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan, hal itu saat menemui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, di kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa (2/9).

Baca Juga

Terungkap, Asal Muasal Makam di Jalan Umum Pisangan Lama

Dalam pertemuan tersebut Kepala Bakamla menyampaikan perkembangan operasi cegah tangkal yang menurut rencana akan dilepas pada Jumat (4/9) di Dermaga Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok.

Operasi tersebut, akan dibagi menjadi tiga zona operasi, yakni Zona Barat, Zona Tengah dan Zona Timur. Di setiap zona akan terdapat tiga titik lokasi yang akan disambangi dan wilayah yang menjadi operasi cegah tangkal adalah pulau-pulau terpencil yang memang belum tersentuh pengecekan COVID-19. Aan juga menyampaikan, perkembangan kesiapan bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial yang akan disalurkan kepada masyarakat.

"Bansos berupa sembako akan dibagikan kepada lansia ataupun masyarakat yang memang belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah," katanya dalam keterangan tertulisnya.

Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Rabu (17/6) (covid19.go.id)

Selain dalam bentuk Bansos, operasi cegah tangkal juga melaksanakan pengecekan COVID-19 dukungan dari BNPB yakni dengan metode Swab Antigen. Metode ini memiliki akurasi lebih baik dibandingkan tes cepat antibodi.

Salah satu dokter BNPB dr. Riswandi dalam pertemuan tersebut, menyebutkan, tes cepat antigen lebih akurat dibandingkan tes cepat antibodi untuk deteksi virus Corona.

"Rapid test antigen bahkan diproyeksikan akan menggantikan rapid test antibodi. Kedua rapid test sama-sama menghasilkan hasil yang cepat dalam waktu kurang lebih 30 menit. Perbedaannya, rapid tes antigen mendeteksi keberadaan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19, bukan mendeteksi antibodi tubuh terhadap penyakit COVID-19. Oleh karena itu rapid tes antigen lebih akurat dibandingkan rapid tes antibodi," paparnya.

Rapid tes antigen tetap membutuhkan metode swab dari hidung atau tenggorokan untuk mengambil sampel Antigen yang dikeluarkan oleh virus, termasuk COVID-19.

"Yang diambil adalah swab hidung atau tenggorokan dan ini dimasukkan ke dalam alat dan melihat reaksi antigen COVID-19. Jadi virus-nya yang dideteksi adalah bagian luar virus," tutur Riswandi.

Baca Juga

Ratusan Pedagang Pasar Baru Jalani Tes Swab COVID-19

Pada kesempatan tersebut, sebagaimana dikutip Antara, Deputi Operasi dan Latihan Laksda Bakamla TSNB Hutabarat berkesempatan untuk mencoba rapid tes antigen. Tidak kurang dari 15 menit hasilnya pun langsung terlihat dan dinyatakan negatif COVID-19.

Turut mendampingi Kepala Bakamla RI, yakni Deputi Operasi dan Latihan Laksda Bakamla TSNB Hutabarat dan Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Suwito. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Tahan Eks Pejabat Pemkab Subang Tersangka Gratifikasi Rp20 Miliar
Indonesia
KPK Tahan Eks Pejabat Pemkab Subang Tersangka Gratifikasi Rp20 Miliar

KPK menetapkan Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Subang Heri Tantan Sumaryana sebagai tersangka

Sepekan Operasi Lilin, 36 Warga Reaktif COVID-19
Indonesia
Sepekan Operasi Lilin, 36 Warga Reaktif COVID-19

Operasi Lilin Jaya 2020 dilangsungkan selama 15 hari hingga 4 Januari 2021. Polda Metro Jaya menerjunkan sebanyak 8.179 personel.

Gara-gara Hal ini, PPKM Darurat Bisa Diperpanjang dan Diperluas
Indonesia
Gara-gara Hal ini, PPKM Darurat Bisa Diperpanjang dan Diperluas

Satgas Penanggulangan COVID-19 membuka peluang perpanjangan masa PPKM Darurat. Kebijakan itu diambil jika kasus dianggap terus tak terkendali.

Jalan-Jalan di Jakarta yang Tergenang Air Akibat Hujan Deras Semalam
Indonesia
Jalan-Jalan di Jakarta yang Tergenang Air Akibat Hujan Deras Semalam

Ketinggian genangan air rata-rata mencapai 10-100 sentimeter (cm)

Lagi Proses Lelang Terbuka, Anies Lantik Sri Haryati Jadi Penjabat Sekda DKI
Indonesia
Lagi Proses Lelang Terbuka, Anies Lantik Sri Haryati Jadi Penjabat Sekda DKI

Anies meminta Sri dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya selama 3 bulan atau sampai ada sekda definitif.

Kabur dari Lapas Tangerang, Napi asal Tiongkok Diburu sampai Hutan Belantara
Indonesia
Kabur dari Lapas Tangerang, Napi asal Tiongkok Diburu sampai Hutan Belantara

WN Tiongkok itu diyakini masih bersembunyi di kawasan Hutan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Ganjar Ajak Pasien Corona Donor Plasma Konvalesen Jika Sudah Sembuh
Indonesia
Ganjar Ajak Pasien Corona Donor Plasma Konvalesen Jika Sudah Sembuh

"Saya imbau kalau sembuh bisa mendonorkan darahnya dalam program plasma konvalesen," kata Ganjar.

 Literasi Digital Jadi Kunci Kemajuan UMKM Indonesia
Indonesia
Literasi Digital Jadi Kunci Kemajuan UMKM Indonesia

Indonesia mempunyai potensi pasar digital yang sangat besar. Bilai transaksi ekonomi digital di Indonesia diperkirakan akan mencapai Rp4.434 triliun rupiah di tahun 2030.

Kejagung Kembali Periksa 3 Saksi Terkait Asabri
Indonesia
Kejagung Kembali Periksa 3 Saksi Terkait Asabri

Para saksi dimintai keterangan guna mencari fakta hukum

Komjen Listyo Sigit Diingatkan Hukum Jangan Hanya Tajam ke Oposisi
Indonesia
Komjen Listyo Sigit Diingatkan Hukum Jangan Hanya Tajam ke Oposisi

Utamanya dalam agenda politik, pemilu, pilpres, pilkada