Bakal Diperiksa Polisi sebagai Tersangka, Jerinx Jatuh Sakit Penabuh drum SID I Gede Ary Astina alias Jerinx menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Kamis (19/11/2020). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/hp.

MerahPutih.com - Musisi I Gede Aryastina alias Jerinx SID kembali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengancaman terhadap pegiat media sosial, Adam Deni.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menerangkan, Jerinx berhalangan hadir dikarenakan sakit.

"J sendiri dan kuasa hukumnya yang menyampaikan bahwa hari ini yang bersangkutan tidak bisa hadir dikarenakan masih kurang sehat," kata Yusri kepada wartawan, Senin (9/8).

Baca Juga:

Polisi Jadwalkan Periksa Jerinx sebagai Tersangka Kasus Pengancaman Hari Ini

"Kalau ditanya penyakitnya apa, silakan tanya ke Saudara J," imbuhnya.

Lebih lanjut, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 tersebut mengungkap, pihaknya berencana untuk menjadwalkan pemeriksaan kedua terhadap suami dari Nora Alexandra tersebut.

"Besok baru kita rencanakan untuk pemanggilan yang kedua, karena mekanismenya seperti itu menurut KUHP, kita akan lakukan pemanggilan yang kedua dan besok akan kita rencanakan," jelasnya.

Jerinx SID dilimpahkan dari Polda Bali ke Kejati Bali, di Polda Bali, Kamis (27/8). (Antara/Ayu Khania Pranisitha)
Jerinx SID dilimpahkan dari Polda Bali ke Kejati Bali, di Polda Bali, Kamis (27/8). (Antara/Ayu Khania Pranisitha)

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya resmi menetapkan Jerinx sebagai tersangka atas kasus dugaan pengancaman yang dilaporkan oleh pegiat media sosial Adam Deni.

Yusri Yunus menyebut, penetapan status tersebut dilakukan usai pihaknya secara internal melakukan gelar perkara.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka, dari hasil gelar perkara," kata Yusri.

Baca Juga:

Polisi Tetapkan Jerinx Tersangka Kasus Pengancaman

Jerinx dilaporkan dengan sangkaan pasal 335 KUHP dan atau pasal 29 juncto pasal 45b Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan Atas Undang Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE.

Kasus ini bermula ketika Adam Deni meminta Jerinx memberikan bukti daftar artis tanah air yang menerima endorse untuk mengaku positif COVID-19.

Beberapa lama setelah itu, Adam Deni mengaku dihubungi oleh Jerinx, kemudian dimaki-maki lalu dihina dan dituduh sebagai dalang di balik akun Instagram @jrxsid yang mendadak hilang. (Knu)

Baca Juga:

Tiga Saksi Ahli Diperiksa Soal Kasus yang Seret Nama Jerinx

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kota-Kota yang Diprediksi Bakal Diguyur Hujan Ringan Hari Ini
Indonesia
Kota-Kota yang Diprediksi Bakal Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Sementara hujan disertai petir perlu diwaspadai terjadi di Kupang pada siang serta dini hari, dan Banjarmasin pada siang hari

Preman Berkeliaran Resahkan Warga Pondok Aren
Indonesia
Preman Berkeliaran Resahkan Warga Pondok Aren

Terkait itu, Polres Tangerang Selatan tengah menyelidiki aduan yang disampaikan warga terkait aksi pungli oleh preman di Pondok Aren, Tangsel.

KPK Sebut OTT di Musi Banyuasin Terkait Pengadaan Proyek Infrastruktur
Indonesia
KPK Sebut OTT di Musi Banyuasin Terkait Pengadaan Proyek Infrastruktur

Mereka ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap terkait proyek infrastruktur.

Dana Pemulihan Ekonomi Bakal Naik Jadi Rp619 Triliun
Indonesia
Dana Pemulihan Ekonomi Bakal Naik Jadi Rp619 Triliun

Pemerintah berencana mengalokasikan dana untuk insentif pajak dalam paket anggaran PEN 2021 yang jumlahnya sekitar Rp42 triliun hingga Rp60 triliun, yang dialokasokan untuk sektor kesehatan.

Kemenlu Tegaskan Kedubes Jepang Tak Pernah Keluarkan Peringatan Ancaman Teror
Indonesia
Isu Taliban di KPK di Tengah Kasus Bansos, Novel: Lagu Lama
Indonesia
Isu Taliban di KPK di Tengah Kasus Bansos, Novel: Lagu Lama

"Isu radikal-taliban, lagu lama," kata Novel

Launching 5G di Solo, Menkominfo Johnny: Jangan Dimanfaatkan untuk Radikalisme
Indonesia
Launching 5G di Solo, Menkominfo Johnny: Jangan Dimanfaatkan untuk Radikalisme

Ia tidak ingin jaringan 5G di Indonesia jangan sampai dimanfaatkan untuk radikalisme.

Ditolak Pemerintah, DPR Ngotot Ingin Revisi UU ASN
Indonesia
Ditolak Pemerintah, DPR Ngotot Ingin Revisi UU ASN

Komisi II DPR berpendapat pembahasan mengenai revisi UU ASN ini perlu dilanjutkan dan meminta kepada pemerintah untuk menjelaskan grand design yang komprehensif tentang tata kelola mengenai ASN.

Dewas Baru Tahu Azis Syamsuddin Punya 8 Orang Dalam di KPK dari Media
Indonesia
Dewas Baru Tahu Azis Syamsuddin Punya 8 Orang Dalam di KPK dari Media

Dewas mengaku baru tahu kabar tersebut dari pemberitaan media massa.

Pemprov Jateng Buka 14.597 Formasi CPNS dan PPPK
Indonesia
Pemprov Jateng Buka 14.597 Formasi CPNS dan PPPK

Total jumlah lowongan yang tersedia sebanyak 14.597 formasi.