Bakal Dilantik Jadi Pangdam Jaya, Mayjen Mulyo Aji Punya Harta Segini Mayjen TNI Mulyo Aji. Foto: Pindad

MerahPutih.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memutasi dan merotasi 80 perwira tinggi (pati) di lingkungan TNI. Salah satu pati yang dimutasi yakni Mayjen TNI Mulyo Aji. Ia dimutasi dari jabatan sebelumnya yakni Aspers KSAD menjadi Pangdam Jaya.

Mutasi dan rotasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/435/V/2021 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia tertanggal 25 Mei 2021.

Baca Juga

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Jadi Pangkostrad

Berdasarkan data dari acch.kpk.go.id yang dilihat MerahPutih.com pada Kamis (27/5), jenderal bintang dua itu terakhir melaporkan harta kekayaannya pada terakhir 21 Februari 2021

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, tercatat Mulyo memiliki harta kekayaan sebanyak Rp6.106.984.610 (Rp6,1 miliar).

Mayjen TNI Mulyo Aji. Foto: Pindad
Mayjen TNI Mulyo Aji. Foto: Istimewa

Harta Mulyo terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak. Untuk harta tidak bergerak, ia tercatat memiliki memiliki tiga bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Magelang dan Bekasi senilai total Rp4,5 miliar.

Sementara untuk harta bergerak, ia memiliki enam buah mobil dengan nilai keseluruhan mencapai Rp932 juta. Sementara, harta lain yang dimiliki Mulyo berbentuk kas dan setara kas dengan nilai Rp674.984.610. (Pon)

Baca Juga

Pangdam Jaya Sebut RSD Wisma Atlet Siap Tampung Pemudik Positif COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
TB Hasanuddin: Masyarakat Bebas Sampaikan Aspirasi Asal Sesuai Dengan Format Kebangsaan Yang Disepakati
Indonesia
TB Hasanuddin: Masyarakat Bebas Sampaikan Aspirasi Asal Sesuai Dengan Format Kebangsaan Yang Disepakati

Politisi PDI Perjuangan Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menyampaikan di era demokrasi saat ini masyarakat bebas menyampaikan aspirasi.

KPK Periksa Tiga Orang Swasta Terkait Suap Gubernur Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Periksa Tiga Orang Swasta Terkait Suap Gubernur Nurdin Abdullah

Nurdin diduga menerima suap sebesar Rp2 miliar dari Agung. Selain itu dirinya juga diduga menerima gratifikasi dengan total nilai Rp3,4 miliar.

Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani Ajukan Rehabilitasi
Indonesia
Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani Ajukan Rehabilitasi

Sebagai korban, anak dan menantu dari Aburizal Bakrie ini dikatakan Wa Ode berhak mendapat pelayanan rehabilitasi.

Anies Buat Jalur Sepeda di Tol, Komunitas: Jangan Bikin Kebijakan Aneh-aneh
Indonesia
Anies Buat Jalur Sepeda di Tol, Komunitas: Jangan Bikin Kebijakan Aneh-aneh

"Jangan bikin kebijakan yang aneh-aneh deh, yang ada aja dioptimalkan," kata Toto

Artidjo Bagaikan Dewi Themis, dengan Mata Tertutup Menegakkan Timbangan yang Seimbang
Indonesia
Artidjo Bagaikan Dewi Themis, dengan Mata Tertutup Menegakkan Timbangan yang Seimbang

Sebagai hakim, Artidjo Alkostar meyakini ajaran Al-Qur'an bahwa di atas para hakim ada Ahkamul Hakimin, Allah SWT Yang Maha Adil

13 Ribu Pegawai PT KAI Siap Ikut Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua
Indonesia
13 Ribu Pegawai PT KAI Siap Ikut Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua

Sebanyak 13.526 pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang terdiri dari masinis, kondektur, petugas stasiun, frontliner, teknisi KA, dan sebagainya siap ikut vaksinasi COVID-19 tahap kedua.

Kapolri Perintahkan Kapolda Gerak Cepat Tindak Aksi Pungli dan Premanisme
Indonesia
Kapolri Perintahkan Kapolda Gerak Cepat Tindak Aksi Pungli dan Premanisme

Sigit mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110 apabila menerima perlakuan meresahkan dari oknum-oknum masyarakat.

1.000 Lebih Personel Gabungan Kawal Perjalanan Vaksin COVID-19 Tahap II
Indonesia
1.000 Lebih Personel Gabungan Kawal Perjalanan Vaksin COVID-19 Tahap II

Ini merupakan pengiriman vaksin sinovac tahap kedua

Caplok Partai Demokrat, Moeldoko Dianggap Picu Keributan
Indonesia
Caplok Partai Demokrat, Moeldoko Dianggap Picu Keributan

"Hal ini sudah pasti akan melahirkan keributan dan kegaduhan baru dalam dunia perpolitikan di tanah air," kata Abbas

Ketum PAN Zulkifli Hasan Minta Maaf atas Pernyataan Kontroversi Kadernya
Indonesia
Ketum PAN Zulkifli Hasan Minta Maaf atas Pernyataan Kontroversi Kadernya

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menyampaikan permintaan maaf atas tindakan dan pernyataan beberapa kader partainya.