Bakal Calon Pendamping Purnomo Pilih Ikut Mundur dari Pilkada Solo Bakal colon wakil wali kota (cawawali) Teguh Prakosa. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Bakal colon wakil wali kota (cawawali) Teguh Prakosa yang diusung PDIP menegaskan mengambil langkah mundur dari pertarungan jika Pilkada serentak 2020 diadakan tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Sikap Teguh tersebut mengikuti jejak calon wali kota (cawali) Achmad Purnomo yang mundur lebih dulu dari pertarungan jika Pilkada diadakan Desember mendatang.

Baca Juga:

Solo KLB COVID-19, Relawan Gibran Sumbang Ribuan APD ke Rumah Sakit

Diketahui DPC PDIP Solo mengusung pasangan Purnomo-Teguh di Pilwakot Solo 2020. Sementara calon dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka mendaftar bakal cawali di DPD PDIP Jawa Tengah.

"Saya merasa sepaket dengan bakal cawali Achmad Purnomo untuk mundur di Pilkada jika diadakan tanggal 9 Desember," kata Teguh, Jumat (8/5).

Pasangan cawali dan cawawali Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa dalam acara deklarasi dukungan Pilwakot Solo. (MP/Ismail)
Pasangan cawali dan cawawali Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa dalam acara deklarasi dukungan Pilwakot Solo. (MP/Ismail)

Teguh menegaskan siap mengambil langkah tegas mundur dari pertarungan pilkada. Ia mengatakan, sejak awal DPC PDIP Solo mengusung pasangan Purnomo-Teguh dalam dalam satu paket.

"Kalau satunya mundur, ya pasanganya mundur. Saya siap mundur," kata dia.

Baca Juga:

Pilwakot Solo 2020 Diusulkan Diundur

Teguh mengaku, saat ini berfokus dalam penanganan COVID-19. Selaku Sekretaris DPC PDIP Solo, dia mengaku setiap hari mengkoordinasi anggota partai untuk terjun ke masyarakat di tengah wabah corona.

"Saya setiap hari juga mengkoordinasikan teman-teman yang melakukan penyemprotan disinfektan pembagian masker," kata dia.

Teguh mengatakan pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi COVID-19 sangatlah sulit. KPU pun juga pasti kesulitan dalam menjalanlan tahapan pilkada.

"Harapannya ada solusi terbaik bagi pelaksanaan Pilkada. Untuk kepastian nasib pilkada Solo, saya nunggu keputusan resmi dari DPC PDIP Solo," kata dia. (Ism)

Baca Juga:

Mundur dari Pertarungan Pilwakot Solo, Purnomo Diprotes Pendukungnya Sendiri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Wali Kota Solo Perintahkan DKK Cek Kesehatan Warga Usai Pulang Dari Luar Negeri
Indonesia
Wali Kota Solo Perintahkan DKK Cek Kesehatan Warga Usai Pulang Dari Luar Negeri

"Saya langsung perintahkan DKK segera bertindak dengan melakukan pencegahan dan antisipasi agar virus mematikan itu tidak sampai masuk Solo," ujar Rudy

Pemberlakuan Ganjil Genap Bagi Pengendara Motor Berpotensi Picu Kekisruhan di Jalan
Indonesia
Pemberlakuan Ganjil Genap Bagi Pengendara Motor Berpotensi Picu Kekisruhan di Jalan

Edison meminta Pemprov DKI menjelaskan urgensi menetapkan ganjil genap untuk sepeda motor.

Para Pemuda Tanah Air Harus Memiliki Jiwa Kewirausahaan
Indonesia
Para Pemuda Tanah Air Harus Memiliki Jiwa Kewirausahaan

generasi muda menjadi salah satu unsur utama penggerak kewirausahaan karena Indonesia memiliki porsi penduduk usia muda yang besar.

Gubernur Jatim Positif COVID, LaNyalla: Pejabat Publik Sulit Hindari Kerumunan
Indonesia
Gubernur Jatim Positif COVID, LaNyalla: Pejabat Publik Sulit Hindari Kerumunan

"Mencegah penyebaran COVID-19 adalah tugas kita bersama. Patuhi protokol kesehatan, karena virus ini bisa menyerang siapa saja," tuturnya.

PSI Sebut CFD Tidak Ada Urgensinya
Indonesia
PSI Sebut CFD Tidak Ada Urgensinya

"Sikap kami masih sama seperti CFD kemarin. Kami minta untuk ditolak dan ditiadakan, karena CFD ini berpotensi menjadi kluster penyebaran baru," ujarnya

Menteri Agama Minta Umat Jangan Khawatir Divaksin COVID-19
Indonesia
Menteri Agama Minta Umat Jangan Khawatir Divaksin COVID-19

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyebut, vaksinasi ini bagian dari wujud sinergitas antarlembaga negara. Seperti Kemenag dan Kemenkes, bersama para tokoh agama dalam ikut mengatasi pandemi COVID-19.

MAKI Ungkap 'King Maker' Skandal Djoko Tjandra: Pejabat Tinggi di Lembaga Hukum
Indonesia
MAKI Ungkap 'King Maker' Skandal Djoko Tjandra: Pejabat Tinggi di Lembaga Hukum

Boyamin kembali meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengusut sosok 'King Maker' tersebut

KPK: Baru 23 Persen Pemda Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Sekolah
Indonesia
KPK: Baru 23 Persen Pemda Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

KPK mendorong komitmen kepala daerah lainnya agar segera menerbitkan aturan serupa sehingga implementasi PAK dapat diterapkan pada lebih banyak satuan pendidikan di seluruh daerah.

Jokowi Diminta Utamakan Keselamatan Masyarakat Ketimbang Ngotot Tarik Investasi
Indonesia
Jokowi Diminta Utamakan Keselamatan Masyarakat Ketimbang Ngotot Tarik Investasi

Jokowi disarankan belajar dari Arab Saudi yang tidak kompromi dan tegas soal kebijakan melindungi segenap warganya dari penyebaran virus corona.