Bakal Ada Tersangka Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Djoko Tjandra. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Sugiarto Tjandra dipindahkan dari Rutan Salemba Cabang Mabes Polri Jakarta Selatan, ke Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pemindahan itu dilakukan karena pemeriksaan kepada Djoko Tjandra dianggap cukup.

Baca Juga:

Djoko Tjandra Dipindah ke Lapas Salemba

"Dari rapat koordinasi yang baru saja kita laksanakan terkait pemeriksaan Saudara Djoko Tjandra untuk sementara kami rasa sudah cukup, oleh karena itu selanjutnya kami berkoordinasi dengan Dirjen Pas untuk penempatan Saudara Djoko Tjandra," kata Listyo dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (8/8).

Ia melanjutkan, pihaknya akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan gelar perkara penetapan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dan gratifikasi dugaan terhapusnya red notice atas Djoko Tjandra.

“Minggu depan kami akan laksanakan gelar (perkara) dalam rangka penetapan tersangka untuk kasus tipikor dengan mengundang rekan-rekan dari KPK untuk ikut langsung gelar perkara penetapan tersangka,” jelas mantan ajudan Presiden Joko Widodo ini.

 Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo (depan). (Foto: MP/Kanugrahan)
Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo (depan). (Foto: MP/Kanugrahan)

Dalam perkara ini, demi menjawab komitmen dan keseriusan terhadap publik, Listyo memastikan, Bareskrim Polri telah mengusut kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan sejumlah penegak hukum dalam upaya pengurusan status red notice Djoko Tjandra.

Bahkan, kasus ini pun sudah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Tujuannya untuk menjawab keraguan publik dalam pengusutan perkara ini.

Dalam kasus ini, penyidik sudah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan telah melakukan pemeriksaan terhadap 24 orang saksi.

Baca Juga:

Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Naik Penyidikan, Bakal Ada Tersangka Baru?

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Dirjen Pas Kemenkumham Reinhard Silitonga mengatakan, pihaknya menerima kembali Djoko Tjandra untuk ditempatkan di Rutan Salemba.

"Saudara Djoko Tjandra karena pemeriksaan sudah selesai di Bareskrim Polri maka kami menerima kembali Djoko Tjandra dan akan kami tempatkan kembali di Rutan Salemba dan kami akan pindahkan untuk menjalani pidananya di Salemba sebagai warga binaan di Lapas Salemba," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Listyo mengatakan, penahanan terhadap Djoko Sugiarto Tjandra di Rutan Salemba Cabang Mabes Polri hanya sementara. Listyo menjelaskan, penahanan Djoko Tjandra di Mabes Polri hanya untuk memudahkan kepolisian dalam melakukan penyelidikan. (Knu)

Baca Juga:

Polisi: Red Notice Djoko Tjandra Hilang Gegara 'Delete by System'


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH