Kesehatan Mental

Baiknya Menulis List untuk Kesehatan Mental

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 11 Juni 2023
Baiknya Menulis List untuk Kesehatan Mental

Menulis to do list dapat bermanfaat untuk kesehatan mental.(foto: pexels-ivan samkov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KABAR baik nih buat kamu yang selalu terorganisasi dengan menuliskan daftar atau to do list. Menulis to do list nyatanya lebih daripada sekadar kesenangan. Kebiasaan itu ternyata bermanfaat untuk kesehatan mental kamu. Padahal, kamu pertama kali memulai kebiasaan menulis daftar ini mungkin karena tuntutan akademis dengan tugas yang banyak.

Menurut sebuah artikel di Harvard Business Review, daftar tugas sangat penting untuk menindaklanjuti rencana tindakan sambil mengelola tugas tanpa membebani ingatan kita dengan informasi yang tidak dibutuhkan. Terlebih lagi, kita mendapatkan sedikit ledakan dopamin dengan setiap pekerjaan yang diselesaikan.

BACA JUGA:

Seni Bantu Perbaiki Kesehatan Mental


“Pada dasarnya, saat kita membuat peta jalan untuk membantu mencapai suatu tujuan, amat mungkin kita akan mencapainya dan lebih mungkin untuk lebih fokus pada area lain dari pekerjaan atau kehidupan kita untuk sementara,” ujar editor senior HBR Vasundhara Sawhney, dikutip Psychology Today.

to do list
To do list mebantu kita untuk lebih fokus dengan apa yang kita kerjakan.(foto: unsplash/glenn carstens peters)


Kamu mungkin masih menemukan to do list di sekitar kamu, seperti kertas post it yang ditempel atau catatan di ponselmu. Sekalipun zaman telah canggih seperti sekarang, orang masih tak luput dari penggunaan daftar untuk mencatat kegiatanmu selama satu hari secara digital.

BACA JUGA:

Film 'Kembang Api' Angkat Isu Kesehatan Mental


Mengapa penggunaan daftar atau to do list begitu berguna? Seperti disebutkan Psychology Today, ada lima alasan utama penggunaan to do list baik untuk kesehatan mental. Pertama, daftar yang kamu susun akan membantumu untuk merencanakan dan menyusun waktumu. Dengan cara itu, kamu tidak lagi kesusahan untuk membuat janji atau memikirkan kegiatan yang harus dilakukan setelah ini. Kedua, to do list membuat kamu lebih fokus dan terarah karena kamu telah mengetahui kegiatan dalam satu hari yang harus kamu lakukan.

to do list
Salah satu manfaat dari to dol list ialah dapat membantu kamu merencanakan dan menyusun waktu.(foto: unsplash/david travis)


Ketiga, tugas yang kamu selesaikan dapat menumbuhkan rasa pencapaian, meningkatkan kepercayaan diri, dan harga diri. Keempat, menuliskan to do list sama seperti memberi makan ambisi kamu untuk mencapai lebih banyak karena kamu telah jelas apa yang harus kamu lakukan sehingga kamu dapat lebih jelas untuk berjalan ke langkah berikutnya. Terakhir, menuliskan to do list bisa menurunkan kecemasan dan gejala gangguan hiperaktivitas dengan membantu kamu mengatur pikiran dan mengingatkan kewajiban.(vca)

BACA JUGA:

Nonton Konser Musik Baik untuk Kesehatan Mental

#Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Tercatat, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental dari data pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang dilakukan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Bagikan