Bahaya Virus Corona Mengintai, Pemkot Solo Waspadai Penjualan Kelelawar Penjualan kelewar di Pasar Depok Solo mulai dipantau Pemkot seiring masifnya waba virus corona (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Pemkot Solo, Jawa Tengah, mulai melakukan pemantauan perdagangan kelelawar di Pasar Depok seiring mewabahnya virus corona yang terjadi di Wuhan, Tiongkok. Pemantauan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan dan memberikan obat pada kelelawar.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Solo, Evi Nur Wulandari, mengungkapkan pemantauan perdagangan kelelawar mulai dilakukan saat wabah virus corona terjadi di Tiongkok. Pengawasan perdagangan hewan kelelawar dilakukan bersama dengan Balai Besar Penelitian Veteriner (BBPV) Bogor.

Baca Juga:

Mulai Kewalahan, Tiongkok Gandeng Rusia Kembangkan Vaksin untuk Virus Corona

"Kami tidak bisa mengawasi perdagangan kelelawar sendirian. Apalagi, dari segi peralatan serta tim dokter belum punya keahlian," ujar Evi kepada awak media di Solo, Jumat (31/1).

Wabah virus corona membuat Pemkot Solo awasi penjualan kelelawar di Pasar Depok
Pedagang Pasar Depok, Solo, Jawa Tengah menjual kelelawar untuk obat alternatif penyakit asma dengan cara memasak dan memakannya. (MP/Ismail)

DPKPP Solo, kata Evi, dalam melakukan pengawasan hewan kelelawar meminta bantuan dari Balai Besar Penelitian Veteriner. Salah satunya dilakukan dengan mengambil sampel kotoran sejumlah kelelawar yang dijual pedagang di Pasar Depok.

"Virus corona penyebaramnya sekarang antar manusia. Itu yang harus kita waspadai. Sumbernya apakah dari kelelawar masih dalam penelitian," kata dia.

Dia juga menjelaskan bahwa sebenarnya virus corona selama ini sudah ditemukan pada hewan mamalia seperti kucing, anjing hingga babi. Namun jenis virus corona itu berbeda dengan 2019-nCoV.

Kelelawar disebut-sebut sebagai salah satu biang munculnya virus corona
Kelelawar disebut-sebut sebagai salah satu biangnya virus corona (MP/Ismail)

"Perlu diketahui hewan anjing, kucing, babi, yang terserang virus corona tidak menular ke manusia, tapi hanya sesama spesies saja, misalnya anjing menular ke anjing. Virus corona yang ada di Wuhan, Tiongkok menular ke manusia," papar dia.

Baca Juga:

Semakin Bertambah, Korban Meninggal akibat Virus Corona di Tiongkok Sudah 132

Kepala UPT Puskeswan DPKPP Solo, Agus Sasmita, mengatakan kasus virus corona pada anjing dan kucing selama ini belum pernah ditemukan di Solo. Atas dasar itu, masyarakat diminta tetap tenang terkait adanya virus corona pada hewan.

"Masyarakat tidak perlu resah. Namun, tetap harus waspada," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Fadli Zon Kritik Pemerintahan Jokowi Lambat Antisipasi Virus Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenkeu Finalisasi Aturan Diskon Pajak Beli Mobil Anyar
Indonesia
Kemenkeu Finalisasi Aturan Diskon Pajak Beli Mobil Anyar

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait diskon pajak ditargetkan akan mulai diberlakukan pada 1 Maret 2021. Kebijakan diskon pajak itu nantinya menggunakan PPnBM yang ditanggung pemerintah.

 Solo Terima Ratusan Rapid Test dari Pemprov Jateng, Ternyata Hanya untuk Tim Medis
Indonesia
Solo Terima Ratusan Rapid Test dari Pemprov Jateng, Ternyata Hanya untuk Tim Medis

"Pemkot Solo mendapatkan jatah rapid test sebanyak 245 unit rapid test untuk tim medis. DKK (Dinas Kesehatan Kota) Solo hanya mendapat 75 unit rapid test," ujar Rudy

Kapolri Diminta Tak Hanya Beri Imbauan ke Pelanggar Protokol Kesehatan
Indonesia
Kapolri Diminta Tak Hanya Beri Imbauan ke Pelanggar Protokol Kesehatan

Polisi perlu bergerak tanpa menunggu adanya laporan dari masyarakat

Benda Mencurigakan Bertuliskan 'Kalau Teriak, Bom Meledak' Bikin Takut Takmir Masjid UNY
Indonesia
Dewas KPK Segera Periksa Firli Bahuri soal Pelanggaran Etik
Indonesia
Dewas KPK Segera Periksa Firli Bahuri soal Pelanggaran Etik

Diketahui, Firli dilaporkan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terkait penggunaan helikopter milik perusahaan swasta dalam perjalanan untuk kepentingan pribadinya.

Amankan Lokasi Debat Gibran Vs Bagyo, Polresta Surakarta Terjunkan 250 Personel
Indonesia
Amankan Lokasi Debat Gibran Vs Bagyo, Polresta Surakarta Terjunkan 250 Personel

Total ada 250 personel yang diterjunkan khusus mengamankan acara debat pada Jumat besok.

Tak Ada SIKM, Penumpang Menuju Jakarta Wajib Tunjukkan Surat Bebas COVID-19
Indonesia
Tak Ada SIKM, Penumpang Menuju Jakarta Wajib Tunjukkan Surat Bebas COVID-19

Tidak ada penerapan SIKM (surat izin keluar masuk) ke Jakarta seperti di masa PSBB sebelum masa transisi.

Update COVID-19 DKI Sabtu (2/5): 4.355 Orang Positif dan 562 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Sabtu (2/5): 4.355 Orang Positif dan 562 Pasien Sembuh

Rapid test masih terus berlangsung di 6 wilayah kota/kabupaten administrasi DKI Jakarta.

Dua Oknum Polisi Penyerang Novel Dituntut Setahun, Penegakan Hukum Dinilai Karut-marut
Indonesia
Dua Oknum Polisi Penyerang Novel Dituntut Setahun, Penegakan Hukum Dinilai Karut-marut

Tuntutan setahun penjara untuk dua penyerang Novel Baswedan menuai kecaman.

Eijkman Sebut Idealnya Vaksin Sekali Suntik dan Bertahan Seumur Hidup
Indonesia
Eijkman Sebut Idealnya Vaksin Sekali Suntik dan Bertahan Seumur Hidup

Vaksin tersebut juga diharapkan bisa bertahan seumur hidup