Bahaya! Jangan Pamerkan Sertifikat Vaksin COViD-19 di Medsos Ilustrasi kartu vaksinasi COVID-19. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengimbau masyarakat yang telah menjalani vaksinasi COVID-19 dengan tidak menyebarluaskan sertifikat digital dari aplikasi PeduliLindungi.

"Ingin saya sampaikan agar sertifikat vaksinasi ini jangan di-upload atau diunggah di media sosial," kata Johnny dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (17/3).

Baca Juga

Tak Masuk dari Lubang Manusia, Vaksinasi Saat Ramadan Tak Batalkan Puasa

Johnny menegaskan, sertifikat digital hanya digunakan secara pribadi dan hanya untuk keperluan khusus.

QR Code yang tertera di sertifikat penting untuk dilindungi agar dapat menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Di dalam QR Code itu ada data pribadi, jadi sertifikat digital kita peroleh, tapi di saat bersamaan kita menjaga data pribadi kita, dengan cara tidak mengedarkannya untuk kepentingan yang tidak semestinya,” jelas Johnny.

Tenaga kesehatan menunjukkan kartu vaksinasi COVID-19 seusai penyuntikan vaksin CoronaVac, di Puskesmas Tanah Baru, Depok, Jawa Barat, Jumat (15/1/2021). Sebanyak 1,48 juta tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam melayani pasien COVID-19 akan divaksin secara bertahap hingga februari 2021. - Antara
Tenaga kesehatan menunjukkan kartu vaksinasi COVID-19 seusai penyuntikan vaksin CoronaVac, di Puskesmas Tanah Baru, Depok, Jawa Barat, Jumat (15/1/2021). Sebanyak 1,48 juta tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam melayani pasien COVID-19 akan divaksin secara bertahap hingga februari 2021. - Antara

Sertifikat vaksinasi yang ada data pribadinya hanya untuk kepentingan kita sendiri, dan kepentingan yang memang berurusan dengan sertifikat.

"Misalnya untuk dokumen perjalanan dan sebagainya," tambahnya.

Kemkominfo telah mengidentifikasi sebanyak 130 isu hoaks yang berkaitan dengan vaksin COVID-19.

Berdasarkan sebarannya, dalam platform Facebook terdapat 679 konten, di Instagram ada 9 konten, Twitter 45 konten, Youtube 41 konten dan TikTok 15 konten hoaks vaksin COVID-19.

Informasi atau pemberitaan hoaks mengenai vaksinkian banyak tersebar di berbagai platform digital. Hingga saat ini, lebih dari 130 isu hoaks tersebar di media sosial.

"Hoaks di platform digital bisa kita atasi, yang pertama pasti setelah melakukan cek, ricek, konfirmasi dan verifikasi maka diberikan label: Itu hoaks, disinformasi dan malinformasi,”kata Johnny.

Untuk itu, Johnny mengajak agar masyarakat bersama-sama menjaga ruang digital. Potensi pergerakan penyebaran hoaks, lanjutnya, juga bisa dilakukan di media sosial lain yang bersifat terbatas dan tertutup, seperti di grup WhatsApp. (Knu)

Baca Juga

JK Ingin Masjid Jadi Tempat Vaksinasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini yang Diucapkan Rizieq Shihab Usai Tahu Enam Anggota FPI Tewas
Indonesia
Ini yang Diucapkan Rizieq Shihab Usai Tahu Enam Anggota FPI Tewas

Ini pelanggaran HAM. Tidak boleh lepas dari jerat hukum

Pemprov DKI Wanti-wanti Pelaksanaan Kurban Sesuai Protokol Kesehatan
Indonesia
Pemprov DKI Wanti-wanti Pelaksanaan Kurban Sesuai Protokol Kesehatan

Panitia kurban diharuskan dalam kondisi sehat, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan memakai masker.

BMKG: Pemicu Gempa Nias Mirip Penyebab Tsunami 1921 dan 1977
Indonesia
BMKG: Pemicu Gempa Nias Mirip Penyebab Tsunami 1921 dan 1977

Gempa di luar zona subduksi pernah memicu tsunami Selatan Jawa pada 1921 dan tsunami Sumbawa yang destruktif pada 1977.

Faktor Risiko Jadi Pertimbangan Awak Media Dapat Vaksinasi Tahap 2
Indonesia
Faktor Risiko Jadi Pertimbangan Awak Media Dapat Vaksinasi Tahap 2

prioritas yang diberikan kepada awak media tersebut mempertimbangkan faktor risiko para wartawan yang sering berinteraksi dengan publik saat bekerja.

Antrean Ambulans di RS Darurat Wisma Atlet karena Mengantar Pasien OTG
Indonesia
Antrean Ambulans di RS Darurat Wisma Atlet karena Mengantar Pasien OTG

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/9) malam.

75 Pegawai KPK Tetap 'Ngantor' Meski Tak Dilantik Jadi ASN
Indonesia
75 Pegawai KPK Tetap 'Ngantor' Meski Tak Dilantik Jadi ASN

"Tetap masuk kantor seperti biasa. Nggak ada perbedaan, kawan-kawan tetap memberi dukungan kepada kami," kata Yudi

Ganjil Genap Diberlakukan, Kendaraan Masuk Bogor Berkurang
Indonesia
Ganjil Genap Diberlakukan, Kendaraan Masuk Bogor Berkurang

"Pada pekan depan ada 'long weekend', yakni hari libur Imlek, pada Jumat (12/2), sehingga penjagaannya harus lebih maksimal," kata Bima Arya.

[HOAKS atau FAKTA] Ahmad Dhani Tantang Gus Ipul di Pilkada Pasuruan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Ahmad Dhani Tantang Gus Ipul di Pilkada Pasuruan

Beredar artikel berjudul “Lawan Gus Ipul, Gerinda Usung Ahmad Dhani di Pilwali Pasuruan” yang dimuat di situs beritalangit[dot]net pada 15 Agustus 2020.

6 Laskar FPI Meninggal, PKS Soroti Berbagai Kejanggalan
Indonesia
6 Laskar FPI Meninggal, PKS Soroti Berbagai Kejanggalan

Ia menganggap insiden mematikan yang menimpa anggota FPI saat tengah mengawal Rizieq Shihab untuk mengisi pengajian subuh tersebut sebagai tindakan biadab dan tidak berperikemanusiaan.

MK Putuskan Pemilihan Ulang di 16 TPS Pilkada Labuhanbatu Selatan
Indonesia
MK Putuskan Pemilihan Ulang di 16 TPS Pilkada Labuhanbatu Selatan

Setelah pemungutan suara ulang, hasilnya tidak perlu dilaporkan ke MK dan cukup dihitung lagi. Sehingga KPU setempat yang akan menetapkan siapa peraih suara terbanyak.