Bahasa Indonesia Akan Diajarkan di Universitas Al Azhar Kairo Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud, Prof Dadang Sunendar (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Bahasa Indonesia kini mulai digemari negara-negara Arab. Teranyar, Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir akan membuka program studi Bahasa Indonesia.

Menurut Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud, Prof Dadang Sunendar, Bahasa Indonesia akan diajarkan di salah satu universitas tertua dunia itu pada tahun 2020 mendatang.

"Untuk pembukaan program studi ini, pihak Universitas Al Azhar juga bekerja sama dengan tiga perguruan tinggi yakni Universitas Gadjah Mada, Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Universitas Islam Negeri Maulana Ibrahim Malang," ujar Dadang usai pertemuan pengajar Badan Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Jakarta, Kamis (4/7).

Lebih lanjut, Dadang menambahkan yang terberat dalam menyiapkan prodi Bahasa Indonesia di luar negeri pada dua tahun pertama. Setelah sistemnya terbentuk dengan baik, maka proses pengajaran akan berjalan lancar.

Prof Dadang Sunendar kepala pusat pengembangan bahasa dan perbukuan
Dadang Sunendar menyatakan tahun depan Universitas Al Azhar Mesir akan membuka program Bahasa Indonesia (Foto: antaranews)

Saat ini, Bahasa Indonesia sudah diajarkan di 355 lembaga di 41 negara di dunia. Paling banyak diajarkan di Australia, karena Bahasa Indonesia masuk ke dalam kurikulum dasar dan menengah.

"Ini merupakan salah satu upaya kami dalam diplomasi bahasa. Kami berharap semakin banyak lembaga yang mengajar Bahasa Indonesia negara lain," tambah dia.

Setiap satu semester, Kemendikbud mengirimkan puluhan pengajar BIPA ke sejumlah negara dengan tujuan mengajarkan Bahasa Indonesia di negara itu. Hingga tahun ini, sudah sebanyak delapan gelombang pengajar BIPA yang diberangkatkan dan telah melayani sebanyak 3.444 orang.

BACA JUGA: Pendaftar Capim KPK Membludak, Didominasi Purnawirawan

Dinilai Kurang Aspiratif, Pemerintah Kaji Ulang UU Ketenagakerjaan

Dadang Sunendar sebagaimana dilansir Antara menambahkan Kemendikbud juga menyelenggarakan pembekalan calon tenaga pengajar BIPA di Bogor pada 26 Juni-5 Juli 2019. Kegiatan itu bertujuan menghasilkan pengajar BIPA yang mumpuni dan siap untuk melaksanakan tugas diplomasi kebahasaan khususnya di luar negeri pada masa tugas 2020.

Dalam pembekalan itu dilatih sebanyak 35 pengajar BIPA yang terdiri dari peserta pengajar BIPA, duta bahasa tingkat nasional dan juga pengajar BIPA lokal di Timor Leste dan Mesir.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH