Bagyo Janji Rangkul Anak Jokowi Jika Menang Pilwalkot Solo Cawali nomor 02, Bagyo Wahyo menggunakan hak pilihnya di TPS 08, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/12). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Calon wali kota (Cawali) Solo nomor 02, Bagyo Wahyo menggunakan hak pilihnya di TPS 08, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/12).

Pantauan MerahPutih.com, Bagyo didampingi istrinya Agustini Pribadi tiba di TPS 08 sekitar pukul 07.50 WIB. Pada kesempatan tersebut ia mengenakan batik bermotif truntum dan peci hitam.

Baca Juga:

KPU Ingatkan Gibran-Teguh dan Bajo Copot Sendiri Baliho Kampanye

Setibanya di TPS 08, Bagyo harus mematuhi serangkaian protokol keswahatan mulai pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dan kemudian menggunakan hand sanitizer. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan sarung tangan dari plastik. Usai mencoblos, petugas meneteskan tinta di ujung jari tangan dan keluar TPS.

"Saya siap merangkul seluruh partai politik jika menang Pilwakot Solo," kata Bagyo pada Merahputih.com.

Ia mengatakan sebagai orang kecil sudah selayaknya harus mengayomi semua parpol. Pihallknya juga akan mengakomodasi seluruh aspirasi dari masyarakat dan partai politik.

"Saya berjuang untuk rakyat dengan maju jalur independen untuk mengayomi dan menegakkan keadilan," kata dia.

Kedua paslon Gibran-Teguh dan Bagyo-Supardjo (Bajo) saat tampil di acara debat, Kamis (3/12). (MP/Ismail)

Ia berharap siapapun yang menang bisa membuat Solo lebih baik lagi. Pihaknya juga berjanji jika menan tidak akan merayakannya dengan berlebihan

"Saya mengimbau kepada para pendukung saya untuk tetap kondusif dan damai karena kontestasi ini untuk kesejukan Solo," kata dia.

Baca Juga:

Kampanye Terakhir, Gibran Temui NU dan Bajo Bersama Mahasiswa

Ia menambahkan siapapun yang memang dan kalah di Pilwakot Solo harus legowo. Setelah mencoblos, pihallknya bersama Cawali Supardjo akan memantau hasil hitung cepat. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Masjid Agung Keraton Surakarta Kembali Adakan Salat Jumat Setelah 3 Bulan Ditutup
Indonesia
Masjid Agung Keraton Surakarta Kembali Adakan Salat Jumat Setelah 3 Bulan Ditutup

"Kami nenempatkan petugas di pintu masuk masjid. Kalau ada jamaah yang tidak pakai masker dikasih masker gratis untuk dipakai," ujar Muhtarom.

Jokowi: Jangan Sampai Ada Masyarakat Memiliki Perasaan Normal Saja
Indonesia
Jokowi: Jangan Sampai Ada Masyarakat Memiliki Perasaan Normal Saja

Krisis kesehatan dan ekonomi yang disebabkan COVID-19 ini, tak hanya dirasakan masyarakat Indonesia, tapi juga warga di 215 negara.

Klaim JKN Pasien Di-COVID-kan di Solo Capai Puluhan Miliar
Indonesia
Klaim JKN Pasien Di-COVID-kan di Solo Capai Puluhan Miliar

Sebanyak 684 dari 1.139 kasus klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pasien COVID-19 di eks Karesidenan Surakarta tidak sesuai atau dispute.

Edhy Prabowo Akui Pinjam Uang Pejabat KKP untuk Belikan Istrinya Barang Mewah di AS
Indonesia
Edhy Prabowo Akui Pinjam Uang Pejabat KKP untuk Belikan Istrinya Barang Mewah di AS

Edhy Prabowo mengakui meminjam uang dari Plt Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Muhammad Zaini Hanafi untuk membelikan istrinya barang mewah.

Gatot Nurmantyo Kritik Pemerintah yang Anggap Enteng COVID-19
Indonesia
Gatot Nurmantyo Kritik Pemerintah yang Anggap Enteng COVID-19

Ia menyayangkan, langkah pemerintah yang malah fokus pada kepentingan lain.

PD Pasar Jaya Dinilai tidak Serius Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar
Indonesia
PD Pasar Jaya Dinilai tidak Serius Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar

Adbullah juga menyarankan agat Pemda DKI lebih aktif turun ke lapangan agar para pedagang teredukasi.

PKS Usul PT Parlemen Dinaikkan Jadi 5 Persen
Indonesia
PKS Usul PT Parlemen Dinaikkan Jadi 5 Persen

Fraksi PKS ingin menyajikan lebih banyak pilihan calon pemimpin nasional bagi rakyat

Jumlah Penumpang Kereta Api di Stasiun Pasar Senen Menurun
Indonesia
Jumlah Penumpang Kereta Api di Stasiun Pasar Senen Menurun

"Diprediksi penumpang hari ini mengalami penurunan dibandingkan kemarin," ucap VP Public Relations KAI, Joni Martinus

Raffi Ahmad Cs Bebas dari Jeratan Hukum
Indonesia
Raffi Ahmad Cs Bebas dari Jeratan Hukum

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, alasan perkara ini hentikan karena tidak ditemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Raffi Ahmad dan kawan-kawan.

Pemerintah Sebut Tak Semua Orang Ditest Corona Massal
Indonesia
Pemerintah Sebut Tak Semua Orang Ditest Corona Massal

Rapid test atau pemeriksaan secara massal telah dimulai oleh pemerintah sejak sore ini.