Bagikan Puluhan Unit Smartphone untuk Siswa Kurang Mampu, Rudy: Jangan Gunakan Chating Pemkot Solo Jawa Tengah memberikan bantuan puluhan smartphone pada siswa kurang mampu, Selasa (8/9). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah kembali menyalurkan 40 unit smartphone pada siswa kurang mampu di Solo. Bantuan ponsel tersebut untuk mendukung siswa dalam melaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.

"Di tengah pandemi COVID-19 siswa diharuskan umtuk belajar secara daring. Namun, ada kendala yang dialami siswa miskin tidak punya smartphone sendiri," ujar Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo disela-sela launching program inovasi peserta Diklatpim yaitu Poluter (Portal Kurikulum SMP Berkarakter) di SMPN 2 Solo, Selasa (8/9).

Rudy mengatakan kendala siswa tersebut mulai ditampung Pemkot Solo dan dicarikan solusinya dengan mencarikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah pihak untuk pengadaan smartphone.

Baca Juga

Pemerintah Diminta Mobilisasi Rakyat Laksanakan Protokol Kesehatan

"Kami berharap bantuan smartphone ini bisa dijadikan sebagai sarana pendukung belajar siswa yang kurang mampu sehingga tidak ketinggalan dalam pembelajaran secara daring.

"Say hanya bisa mengingatkan pada siswa agar menggunakan smartphone dengan baik. Jangan gunakan smartphone untuk chating atau hal yang tidak bermanfaat," kata dia.

Pemkot Solo Jawa Tengah memberikan bantuan puluhan smartphone pada siswa kurang mampu, Selasa (8/9). (MP/Ismail)
Pemkot Solo Jawa Tengah memberikan bantuan puluhan smartphone pada siswa kurang mampu, Selasa (8/9). (MP/Ismail)

Pemkot Solo, kata dia, juga sudah menyiapkan media pembelajaran berupa radio dan televisi pendidikan daerah akan segera ditayangkan untuk membantu belajar daring. Ia pun akan terus melakukan inovasi terkait pendidikan selama pandemi.

Baca Juga

PKS Sebut Ada Fenomena Demokrasi Terbajak di Pilwakot Solo

"Total ada 1.500 siswa miskin SD,SMP, SMA dan SMK di Solo yang sedang kami upayakan mencarikan dana CSR untuk mendaptkan bantuan smartphone," tutup Rudy. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Ini, Emas Antam Cetak Sejarah Harga Termahal di Atas Rp1 Juta per Gram
Indonesia
Hari Ini, Emas Antam Cetak Sejarah Harga Termahal di Atas Rp1 Juta per Gram

Angka per gram ini merupakan tingkat tertinggi sepanjang sejarah jual-beli emas di Antam.

 KPK Jebloskan Eks Bos Lippo Cikarang ke Lapas Sukamiskin
Indonesia
KPK Jebloskan Eks Bos Lippo Cikarang ke Lapas Sukamiskin

Jaksa Eksekutor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Presiden Direktur Lippo Cikarang Bartholomeus Toto ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Sukamiskin

Erick Perintahkan Semua BUMN Wajib Miliki Sertifikasi Anti Penyuapan
Indonesia
Erick Perintahkan Semua BUMN Wajib Miliki Sertifikasi Anti Penyuapan

Kinerja direksi akan dinilai dan dievaluasi berdasarkan kontrak manajemen berbasis indikator kinerja utama (key performance indicators/KPI).

Brimob Lakukan Sterilisasi Gereja Katolik Bunda Hati Kudus
Indonesia
Brimob Lakukan Sterilisasi Gereja Katolik Bunda Hati Kudus

Polda Metro Jaya bersama aparat gabungan melakukan operasi skala besar untuk amankan malam perayaan natal dan ibadah Misa.

Brigjen Prasetijo Diduga Bersekongkol dengan Buronan Kelas Kakap, DPR Nilai Jadi "Tamparan" buat Polri
Indonesia
Waspada! Uang Hasil Judi Online untuk Kepentingan Pilkada 2020
Indonesia
Waspada! Uang Hasil Judi Online untuk Kepentingan Pilkada 2020

Sejak berkembangnya pandemi COVID- 19, perjudian online kian marak

Satpol PP DKI Bakal Bubarkan Warga Nekat Gelar Lomba 17 Agustus
Indonesia
Satpol PP DKI Bakal Bubarkan Warga Nekat Gelar Lomba 17 Agustus

Seluruh anggota Satpol PP DKI Jakarta mulai malam ini akan melaksanakan patroli sosialisasi seruan Gubernur Nomot 14 Tahun 2020.

PHRI Anggap Kebijakan Karantina Nataru Bikin Wisatawan Takut ke Solo
Indonesia
PHRI Anggap Kebijakan Karantina Nataru Bikin Wisatawan Takut ke Solo

"Kami sejauh ini bingung harus berpatokan dengan kebijakan yang mana. Dunia pariwisata dan perhotelan perlu kepastian tetap," katanya.

Selama Libur 17-an, Banyak Protokol Kesehatan Dilanggar
Indonesia
Selama Libur 17-an, Banyak Protokol Kesehatan Dilanggar

Sikap abai masyarakat berpotensi memunculkan klaster baru penularan COVID-19.