Bagikan Masker ke Warga, Polri Ingatkan Bahaya Hoaks COVID-19 Para personel Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bagikan masker ke pegawai stasiun KA Pasar Senen, Jumat (21/8). Foto: Humas Polda Metro Jaya

MerahPutih.com - Para personel Ditreskrimsus Polda Metro Jaya secara aktif turut serta melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Di antaranya dengan membagikan sekitar 5 ribu masker ke warga yang berada di Stasiun Pasar Senen, Stasiun Tanah Abang, Stasiun MRT Lebak Bulus, Stasiun MRT Bundaran HI, dan di jalan umum serta ruang publik lainnya.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA] Putri Presiden Vladimir Putin Tewas Seusai Dosis Kedua Vaksin COVID-19

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Roma Hutajulu menjelaskan kegiatan ini masih dalam rangka memperingati HUT ke 75 Kemerdekaan RI dan membantu menekan bertambahnya kasus COVID-19

“Masker yang kami bagikan ke warga masyarakat ini sebanyak 5.000 pieces dan sekaligus dalam rangka menghadapi adaptasi kebiasaan baru produktif,” katanya, Jumat (21/8).

Para personel Ditreskrimsus Polda Metro Jaya secara aktif turut serta melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Foto: Humas Polda Metro Jaya

Diharapkan masyarakat selalu menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah. “Agar dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” kata Roma.

Saat pembagian masker kata Roma, petugas juga mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan COVID-19 ke masyarakat. Roma mengatakan, dalam pembagian masker ini sekaligus sosialisasi bahaya hoax selama pandemi.

Ia mengakui, penyebaran hoaks itu tak lepas dari aktifnya masyarakat mencari informasi dan cara menanggulangi virus COVID melalui internet.

"Sayangnya ditemukan informasi palsu dan bohong yang menyebarkan. Kebanyakan muncul di media sosial dan percakapan online," terang Roma beberapa waktu lalu.

Kondisi ini diperparah dengan langkah masyarakat menyebarkan kembali informasi tersebut tanpa melakukan pengecekan.

"Ini bisa membuat kecemasan dan ketakutan," jelas Roma.

Para personel Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bagikan masker ke penumpang MRT Jakarta, Jumat (21/8). Foto: Humas Polda Metro Jaya

Roma menuturkan, modus operandi pelaku menyebarkan foto dan berita tak sesuai fakta. Mereka juga membuat artikel tak sesuai fakta hingga menyebarkan informasi yang tak benar. Roma berharap masyarakat tak cemas dan waspadai judul provokatif sensasional.

"Mereka juga mengubah informasi dan merubah fakta yang sebenarnya. Cermati juga situs berita untuk mengetahui kebenaran dan isi konten tersebut. Cermati fakta dan informasi apakah itu fakta atau rumor. Intinya harus dicermati apakah ini menimbulkan kecemasan atau tidak," tambah mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat ini.

Baca Juga

Libur Panjang, Ganjil Genap Ditiadakan

Roma juga meminta masyarakat melaporkan jika ada berita hoaks yang beredar.

"Masyarakat bisa laporkan ke pihak kepolisian atau Kemenkiminfo. Kamu buka kesempatan kepada masyarakat untuk bisa memberikam informasi soal hate speech dan berita bohong," tutup Roma. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Virus Corona Ancam Jurnalis, Perusahaan Media Wajib Patuhi Protokol Kesehatan WHO
Indonesia
Virus Corona Ancam Jurnalis, Perusahaan Media Wajib Patuhi Protokol Kesehatan WHO

Reno menilai, jurnalis disarankan tidak memaksakan diri untuk bekerja, jika dirasa ada gejala demam, sesak nafas, pusing, flu, atau batuk.

Seminggu Jelang Pilpres AS, 66 Juta Warga Telah Memilih
Dunia
Seminggu Jelang Pilpres AS, 66 Juta Warga Telah Memilih

Beberapa jajak pendapat menunjukkan Trump tertinggal di Michigan dan Wisconsin, namun ia unggul di Nebraska.

Dua WNI yang Sembuh dari Corona Segera Dipulangkan ke Tanah Air
Indonesia
Dua WNI yang Sembuh dari Corona Segera Dipulangkan ke Tanah Air

Kemarin satu orang sudah pulang ke Indonesia

Warga Jateng Mudik Saat Wabah COVID-19, Ganjar: Mereka Semua Berstatus ODP
Indonesia
Warga Jateng Mudik Saat Wabah COVID-19, Ganjar: Mereka Semua Berstatus ODP

"Ya benar mulai ada gerakan pemudik dari Jabodetabek yang masuk ke sejumlah daerah kabupaten/kota di Jawa Tengah," ujar Ganjar

Masyarakat Takut Polisi Main Ancam Saat Penegakan Larangan Mudik
Indonesia
Pernyataan Airlangga Soal Demo Ditunggangi Dinilai untuk Jaga Kemurnian Gerakan Moral
Indonesia
Pernyataan Airlangga Soal Demo Ditunggangi Dinilai untuk Jaga Kemurnian Gerakan Moral

Pak Airlangga, Pak Prabowo, Pangdam mempunyai data intelejen yang lengkap

Dinilai Semrawut, Anies Diminta Hapus Petunjuk Teknis PPDB
Indonesia
Dinilai Semrawut, Anies Diminta Hapus Petunjuk Teknis PPDB

"Penurunan kuota ini tidak sesuai dengan semangat penerapan sistem zonasi," sebut LBH.

Berkaca dari Pertarungan Ahok-Anies, Anak Jokowi Bisa Terjungkal Jika Terlalu Percaya Diri
Indonesia
Anies Diminta Ikuti Menaker, Baco: Gimana Ceritanya Minus Mau Dinaikin
Indonesia
Anies Diminta Ikuti Menaker, Baco: Gimana Ceritanya Minus Mau Dinaikin

Pertumbuhan ekonomi nasional saat ini minus akibat pandemi COVID-19, yang berimbas pada perekonimian daerah di Indonesia.

Dalam Sehari, Jawa Timur Sumbang 28 Persen Kasus Positif COVID-19 di Indonesia
Indonesia
Dalam Sehari, Jawa Timur Sumbang 28 Persen Kasus Positif COVID-19 di Indonesia

Jatim bersama DKI Jakarta juga menjadi provinsi yang pertambahan kasus positif COVID-19 mencapai tiga digit pada hari ini