Bagi Beras 5 Kg, Cara Pemkot Solo Bujuk Warga Agar Mau Divaksin Seorang pelajar mendapatkan beras setelah divaksin. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, membuat terobosan baru untuk menuntaskan vaksinasi. Terobosan tersebut berupa pemberian beras bagi warga yang mau divaksin dengan datang ke fasilitas kesehatan (faskes).

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, berbagai upaya dilakukan DKK Solo untuk menuntaskan capaian vaksinasi di Kota Bengawan. Salah satunya dengan memberikan beras 5 kilogram kepada warga yang mau datang divaksin difasilitas kesehatan.

Baca Juga

Akhir Pekan, Penumpang KRL Yogyakarta-Solo Capai 6.995 Orang

"Kami perlu membuat terobosan baru untuk mempercepat vaksinasi dengan memberikan beras kepada warga yang mau datang ke faskes untuk divaksin," kata Ning, Sabtu (13/11).

Diakuinya, pada awal program vaksinasi banyak warga datang berbondong-bondong di sentra vaksinasi. Namun, seiring berjalannya waktu tinggal sedikit warga yang belum divaksin justru enggan datang ke sentra vaksinasi ataupun faskes.

"Kita perlu kerja keras menuntaskan program percepatan vaksinasi. Salah satunya memberikan beras pada warga yang mau divaksin," kata dia.

Program lainya dalam mempercepat vaksinasi, kata dia, melakukan vaksinasi pada malam hari dan vaksinasi door to door. Namun saat ini cara tersebut mulai tak efektif.

“Makanya kemarin selama dua minggu ke belakang kita coba beri beras untuk warga yang datang vaksinasi ke puskesmas. Dan ternyata cukup efektif. Jumlah yang datang untuk divaksin meningkat dari sebelumnya,” ujarnya.

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih. (MP/Ismail)

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih. (MP/Ismail)

Hanya saja, lanjutnya, karena jumlah beras yang diberikan terbatas, maka program tersebut hanya bisa berjalan selama dua minggu saja. Dan bisa ditebak antusiasme warga untuk divaksin kembali berkurang.

“Beras yang kita berikan jumlahnya terbatas hanya 3.400 paket dan itu merupakan sisa beras dari program vaksinasi massal bekerja sama dengan HIPMI," kata dia.

Ning mengatakan pihaknya berencana akan kembali mengadakan vaksinasi berhadiah beras bagi warga yang datang ke puskesmas. Mengingat cara yang sebelumnya dilakukan terbukti efektif.

“Rencananya mau mengajukan ke Pemkot untuk hadiah berasnya. Semoga bisa dapat, karena jika hanya mengandalkan cara yang biasa akan sulit untuk mengejar vaksinasi warga Solo 100 persen,” ucapnya.

Terkait capaian vaksinasi, Ning mengatakan saat ini untuk vaksinasi umum sudah mencapai 127,25 persen dari target sebanyak 417.151 sasaran. Namun dari jumlah tersebut, untuk warga ber-KTP Solo sebanyak 400.979 orang atau baru 96,12 persen.

“Sisa warga KTP Solo yang belum divaksin sebanyak 16.172 orang atau 3,88 persen ini bisa segera tervaksin," pungkasnya.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengakui jika untuk mengejar target 100 persen vaksinasi warga ber-KTP Solo bukan hal yang mudah. Banyak kendala yang terjadi di lapangan yang membuat target 100 persen sulit terealisasi.

"Kalau misal butuh beras ya tidak apa-apa dikasih. Pelan-pelan kita dekati agar warga mau divaksin," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Kader PDIP Solo Beri Kaos Bergambar Banteng Celeng, Ganjar Tutupi dari Wartawan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Negara Indonesia Asal Jawa Atau Non-Jawa Punya Hak yang Sama Menjadi Capres
Indonesia
Warga Negara Indonesia Asal Jawa Atau Non-Jawa Punya Hak yang Sama Menjadi Capres

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono menegaskan peraturan perundangan tidak mengatur terkait daerah asal calon presiden (capres).

[HOAKS atau FAKTA]: Rumput Paragis Bisa Sembuhkan Penyakit Kanker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Rumput Paragis Bisa Sembuhkan Penyakit Kanker

Beredar informasi di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa rumput paragis dapat menyembuhkan penyakit kanker serta kista ovarium.

5 Aturan Pelaksana UU TPKS Segera Dirampungkan
Indonesia
5 Aturan Pelaksana UU TPKS Segera Dirampungkan

Presiden Joko Widodo, telah menyampaikan bahwa yang terpenting bukanlah banyaknya produk peraturan, tapi bagaimana memproduksi aturan yang berkualitas.

Menko Airlangga Jawab Isu Kenaikan Harga Pertalite dan Elpiji 3 Kg
Indonesia
Menko Airlangga Jawab Isu Kenaikan Harga Pertalite dan Elpiji 3 Kg

Pemerintah saat ini tengah melakukan kajian soal kenaikan harga bensin Pertalite dan gas elpiji 3 kilogram (kg).

PSI Mengaku Punya Kader Mumpuni Buat Maju Pilgub DKI
Indonesia
Janji Anies jika Terpilih jadi Presiden
Indonesia
Janji Anies jika Terpilih jadi Presiden

Dia menegaskan, jika terpilih menjadi presiden akan menyamaratakan harga kebutuhan pokok di seluruh wilayah Indonesia. 

Putra Ridwan Kamil Dikebumikan di Permakaman Keluarga
Indonesia
Putra Ridwan Kamil Dikebumikan di Permakaman Keluarga

Eril dikebumikan di Kampung Geger Beas, Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

DPR dan KPU Sepakat Durasi Kampanye Pemilu 2024 Selama 75 Hari
Indonesia
DPR dan KPU Sepakat Durasi Kampanye Pemilu 2024 Selama 75 Hari

DPR RI dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyepakati durasi masa kampanye Pemilu Serentak 2024.

BEM UI Ungkap 3 Penyebab Polusi Udara di Jakarta
Indonesia
BEM UI Ungkap 3 Penyebab Polusi Udara di Jakarta

Panji Raharjo mengungkapkan, ada tiga penyebab utama permasalahan udara di Ibu Kota.

Peras Kelompok Tani, Polisi Tangkap Wartawan
Indonesia
Peras Kelompok Tani, Polisi Tangkap Wartawan

Tersangka SE tercatat sebagai Kepala Desa Turan Baru, Kecamatan Curup Selatan yang terpilih pada 2016 lalu, namun pada 2018 diberhentikan karena ijazah adalah palsu.