Badan Pelaksana Jalan Nasional XVII Pastikan Jalan Trans Papua Aman Dilalui Foto udara pengerjaan Jalur Trans Papua di Wamena, Papua, Senin (8/5). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

MerahPutih.Com - Masyarakat Papua dan Papua Barat yang ingin merayakan Natal 2019 di kampung halamannya dapat melintasi jalan Trans Papua.

Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XVII memastikan bahwa ruas jalan tersebut sudah aman dilalui, meski sempat ada ganngguan kelompok kriminal bersenjata (KKB) beberapa waktu lalu.

Kepala Seksi Pembanguan dan Konservasi BPJN XVII Sonny Kudubun menjelaskan ruas jalan trans Papua yang bisa dipakai meliputi Kota Sorong hingga ruas Kabupaten Nabire.

"Sejauh ini sudah lebih dari 60 persen dari total 1.070 kilometer jalan Trans Papua yang sudah teraspal, pemudik Natal bisa melintasi jalur tersebut, "papar Sonny dalam rapat koordinasi teknis pengamanan Natal di Mapolda Papua Barat, Manokwari, Senin (17/12).

Presiden Jokowi di Jalan Trans Papua
Presiden Jokowi saat menjajal Trans Papua dengan motor trail (Biro Pers Setpres)

Lebih lanjut, Sonny Kudubun mengakui masih ada sedikit kendala berupa gangguan berupa medan tanjakan namun secara keseluruhan jalan trans Papua bisa dilalui.

"Masih ada kendala sedikit di ruas Sorong-Maybrat-Manokwari. Masih ada gangguan sedikit di Petik Bintang Maybrat," kata Sonny.

Di lokasi tersebut, lanjut Sonny, masih sekitar 13 kilometer jalan yang berupa tanah dengan kondisi medan berupa tanjakan dan turunan. Masyarakat diminta lebih berhati-hati, terutama saat hujan turun.

Untuk ruas Nasional Manokwari-Teluk Bintuni, kesulitan terjadi di Mameh. Di lokasi yang berada di dalam area produksi hutan kayu tersebut masih sekitar 20 kilometer yang belum diaspal.

"Manokwari-Wondama pun sudah bisa dilalui, tapi mungkin harus masih harus menggunakan mobil gardan ganda, karena besar ruas jalan ini belum diaspal," ujarnya menambahkan.

Selain itu, lanjut dia, di jalan Trans Papua Barat terdapat dua jembatan yang belum bisa dilewati kendaraan dengan beban lebih dari 15 ton. Konstruksi jembatan yang baru selesai dibangun tersebut belum cukup siap untuk menerima beban berlebihan.

Untuk memperlancar arus mudik Natal 2018 dan tahun baru 2019, sebut Sonny, BPJN XVII akan mendirikan sebanyak 20 pos pengamanan. Personil pada lima Satuan Kerja BPJN di daerah tersebut akan ditempat di setiap pos.

"Kami melengkapi setiap pos dengan peralatan-peralatan berat. Itu untuk mengantisipasi gangguan seperti longsor, kecelakaan atau gangguan lainya," ucap Sonny seperti dilansir Antara.

Selain alat berat, katanya, BPJN pun menyiapkan bahan bakar khusus solar di setiap pos. Penyediaan solar sebanyak 5.000 liter di setiap pos, untuk mengantisipasi masyarakat atau pengguna jalan yang kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan.

"Tapi mohon maaf kami cuma bisa menyediakan solar, masyarakat yang kehabisan solar bisa singgah minta di pos kami. Bensin kami belum bisa menyediakan," pungkasnya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kotak Suara Kardus, Jubir BPN Tegaskan Demi Kedaulatan Rakyat Jangan Bicara Harga


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH