Babinsa Tewas Ditusuk Orang Ngaku "Aparat" Gegara Karantina COVID-19 Ilustrasi - Penusukan menggunakan pisau. (antara/ist)

MerahPutih.com - Seorang anggota TNI bernama Serda Saputra tewas setelah diserang oleh orang tak dikenal di Jalan kali Besar, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (22/6) dini hari.

Peristiwa itu berawal ketika anggota TNI sedang berjaga. Datang seorang anggota yang mengaku sebagai Marinir.

Baca Juga:

Ketahui Peran John Kei, Polisi: Kan Big Bos

Ia menanyakan soal keluarganya yang jalani karatina COVID-19 di Hotel Mercuri apakah sudah selesai karantina atau belum.

Ketika itu, Serda Saputra sudah berbicara dengan orang yang mengaku sebagai Marinir tersebut. Tapi ternyata, orang itu sudah merusak termo gun.

Orang tersebut ingin bertemu keluarganya yang dikarantina di dalam hotel tersebut bernama Liksen Simbolon.

Tapi di daftar buku tamu, tidak ditemukan nama tersebut dan orang yang mengaku Marinir pun marah-marah.

Ilustrasi. (Foto: MP/pixabay.com/stevepb)
Ilustrasi. (Foto: MP/pixabay.com/stevepb)

Setelah marah-marah orang itu mengeluarkan senjata api dan meletuskan ke udara. Kemudian, datang teman-temannya melakukan perusakan di depan pintu masuk hotel.

Tak lama setelah itu, Serda Saputra menyuruh para pegawai menyelamatkan diri karena pelaku membawa senjata api. Namun tiba-tiba, Serda Saputra ambruk di lantai ketika dilihat dadanya tertembus peluru.

Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono membenarkan adanya peristiwa tersebut dan kini POM TNI tengah melakukan proses penyelidikan.

"Masih proses lidik," ucap dia kepada wartawan, Senin (22/6).

Baca Juga:

Pascapenyerangan Wakapolres, Polda Jateng Terjunkan Brimob Jaga Markas Polisi di Karanganyar

Valian menjelaskan bahwa anak buahnya yang tewas Babinsa Pekojan Serda Saputra bukan ditembak, tetapi ditusuk.

"Meninggal ditusuk. Bukan bukan(ditembak). Sementara bukan. Sementara masih proses penyidikan," tegas lulusan AKMIL 1998 ini.

Menurut dia, saat itu Hotel Mercure di Jalan Kali Besar, Tambora, Jakarta Barat diamuk oleh orang tidak kenal mengaku sebagai anggota Marinir.

Kemudian, Serda Saputra mendatangi lokasi kejadian untuk meredam amukam orang tersebut.

"Sedang bertugas. Kan ada orang orang ngamuk di Mercure terus dia datang. Kita kan mau selesaikan, tapi sementara pelakunya siapa masih dilakukan penyelidikan," tutup Valian. (Knu)

Baca Juga:

Driver Ojol dan Satpam Jadi Korban Ulah Kelompok John Kei

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemendag Minta Importir Bawang Putih Distribusikan Stok
Indonesia
Kemendag Minta Importir Bawang Putih Distribusikan Stok

Kemendag melakukan monitor kepada 63 importir yang melakukan impor bawang putih

Menhub Budi Sebut Progres LRT Jabodebek Capai 79 Persen
Indonesia
Menhub Budi Sebut Progres LRT Jabodebek Capai 79 Persen

Hingga 6 November 2020, progres pembangunan LRT Jabodebek tahap I sudah mencapai 79,055 persen

Membelot, Golkar Masukan Politisi Daerah ke Ruang Ganti
Indonesia
Membelot, Golkar Masukan Politisi Daerah ke Ruang Ganti

Pimpinan DPRD atau pimpinan fraksi yang tidak bekerja atau mendukung calon lain yang bukan diusung oleh Partai Golkar pada Pilkada 2020 bakal diganti.

Dua Tuntutan Kelompok Buruh Terhadap Judicial Review UU Cipta Kerja
Indonesia
Dua Tuntutan Kelompok Buruh Terhadap Judicial Review UU Cipta Kerja

Jika UMSK 2021 tidak naik, hal itu akan menciderai rasa keadilan kaum buruh

Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19, Gerindra: Ini Kabar Gembira
Indonesia
Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19, Gerindra: Ini Kabar Gembira

10 bulan bangsa Indonesia menghadapi pandemi COVID-19

Pemerintah Diminta Pisahkan Aturan Otsus Papua dan Papua Barat
Indonesia
Pemerintah Diminta Pisahkan Aturan Otsus Papua dan Papua Barat

"(Catatan pertama) kami mendorong pemerintah pusat untuk memperbaiki regulasi dan tata kelola pemerintah dalam mengelola dana otsus," ujarnya

Sandi-Riza Lakukan Pertemuan di Thamrin 10, Bahas Ekonomi Kreatif Hingga Isolasi WNA
Indonesia
Sandi-Riza Lakukan Pertemuan di Thamrin 10, Bahas Ekonomi Kreatif Hingga Isolasi WNA

Sandi sempat bersenda gurau dengan Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi

Patungan Beli Sabu, Anak Wakil Wali Kota Tangerang Diciduk Polisi
Indonesia
Patungan Beli Sabu, Anak Wakil Wali Kota Tangerang Diciduk Polisi

Seluruh pelaku mengaku membeli barang haram itu dengan cara patungan

Ridwan Kamil: Pertumbuhan Ekonomi Jabar Terancam Minus bila Tak Mulai New Normal
Indonesia
Ridwan Kamil: Pertumbuhan Ekonomi Jabar Terancam Minus bila Tak Mulai New Normal

Perekonomian di Jabar bisa kembali didorong selama kegiatan AKB untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di angka 2 sampai 3 persen.