Babi Ngepet di Depok Cuma Rekayasa, Polisi Tangkap Pelaku Babi ngepet Depok

MerahPutih.com - Polres Metro Depok menangkap seorang pria berinisial AI dalam kasus penyebaran hoaks penangkapan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Kapolres Depok, Kombes Imran Edwin Siregar mengatakan, informasi yang viral itu telah dipastikan sebagai rekayasa.

Baca Juga

Eksis saat Pandemi COVID-19: Media Berdaya, Disabilitas Berjaya

"Semuanya yang sudah viral tiga hari sebelumnya adalah hoaks, itu berita bohong," kata Imran Edwin Siregar kepada wartawan, Kamis (29/4).

Imran menjelaskan, rekayasa dimulai ketika di permukiman itu, beberapa warga mengeluh uangnya hilang Rp1 juta-Rp 2 juta.

Tersangka AI lantas memesan secara online seekor babi dari pencinta binatang yang dibeli harganya Rp900.000, dengan ongkos kirim Rp200.000.

"Tujuan mereka adalah supaya lebih terkenal di kampungnya, karena ini merupakan salah satu tokohlah sebenarnya, tapi disebut tokoh juga tidak terlalu terkenal, jadi supaya dia dianggap saja," ungkap Imran.

Caption

AI lalu bekerja sama merekayasa penangkapan babi itu dengan delapan temannya. Cerita-cerita soal penangkapan babi secara telanjang bulat juga bohong.

"Seolah-olah mengarang cerita, ada tiga orang, satu orang turun tanpa menapakkan kaki, kemudian keduanya pergi naik motor, tiba-tiba satu setengah jam berubah jadi babi, padahal itu tidak benar. Sudah direncanakan," jelas Imran.

Isu itu diembuskan oleh seorang warga yang merupakan tokoh agama di kawasan tersebut.

"Sebenarnya yang kejadian itu tidak seperti apa yang diberitakan tiga hari lalu,” kata Imran.

Imran memastikan, semua kabar yang tersebar selama beberapa hari terakhir adalah hasil rekayasa, mulai dari cerita delapan orang warga bugil menangkap babi ngepet sampai kisah-kisah orang yang berubah jadi babi.

"Mereka hanya buka baju saja (saat menangkap babi). Jadi, kalau disampaikan sebelumnya babi tersebut ada kalung di leher, ikat kepala merah, itu adalah bohong. Sekali lagi saya sampaikan, bohong, tidak benar," tegas Imran.

Setelah tiba, babi itu dilepas di dekat rumahnya, sebelum kemudian mereka tangkap lagi. Orang yang membunuh dan mengubur babi itu juga sudah termasuk dalam skenario, termasuk upaya memviralkannya.

"Supaya skenario itu nyambung dari awal sampai akhir itulah, peran-peran orang-orang tertentu sudah diatur," kata Imran.

Polisi menjerat AI dengan Pasal 10 ayat 1 atau 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. AI terancam kurungan 10 tahun penjara. Sementara itu, delapan rekan AI saat ini masih diproses polisi. (Knu)

Baca Juga

Mahfud MD Sebut 92 Persen Warga Papua Pro NKRI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Diskon Pajak Beli Mobil Diperpanjang
Indonesia
Diskon Pajak Beli Mobil Diperpanjang

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel, secara akumulatif, Januari–April 2021 naik 5,9 persen yoy menjadi 257.953 unit. Secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80.000 per bulan.

Belum Juga Periksa Rini Soemarno di Kasus Jiwasraya, AEPI: Ada Apa dengan Kejagung
Indonesia
Belum Juga Periksa Rini Soemarno di Kasus Jiwasraya, AEPI: Ada Apa dengan Kejagung

Kejagung sempat berjanji melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi

Kabareskrim Minta Anggotanya Hati-hati Tangani Perkara Pilkada
Indonesia
Kabareskrim Minta Anggotanya Hati-hati Tangani Perkara Pilkada

Komjen Listyo Sigit Prabowo meminta kepada anggotanya untuk menjaga netralitas Polri saat menangani proses hukum di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Pimpinan MPR Desak Tindakan Tegas atas Provokasi Benny Wenda
Indonesia
Pimpinan MPR Desak Tindakan Tegas atas Provokasi Benny Wenda

MPR meminta pemerintah Joko Widodo memberikan tindakan keras terhadap tindakan provokatif Benny Wenda yang mendeklarasikan kemerdekaan Papua Barat.

Kelima Kalinya, Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi Selama 14 Hari
Indonesia
Kelima Kalinya, Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi Selama 14 Hari

Perpanjangan PSBB Transisi ini berlaku selama 14 hari

Sudah Masuk Indonesia, Corona Mutasi Baru E484K Disebut Mengkhawatirkan
Indonesia
Sudah Masuk Indonesia, Corona Mutasi Baru E484K Disebut Mengkhawatirkan

Mutasi virus corona E484K merupakan sesuatu yang mengkhawatirkan karena sifatnya lebih menular.

Kasus Edhy Prabowo, KPK Bakal Panggil Saksi Terkait Dugaan Keterlibatan PT PLI
Indonesia
Kasus Edhy Prabowo, KPK Bakal Panggil Saksi Terkait Dugaan Keterlibatan PT PLI

KPK memastikan bakal memanggil sejumlah pihak ihwal keterkaitan PT Perishable Logistic Indonesia dalam kasus dugaan suap penetapan izin ekspor benih lobster.

[Hoaks atau Fakta]: Beredar Pesan Grup “Ke Syurga Kita Pergi” Milik ISIS
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Beredar Pesan Grup “Ke Syurga Kita Pergi” Milik ISIS

Masyarakat perlu berhati-hati terhadap konten bernuansa propaganda sebab jaringan terorisme kerap menggunakan media sosial untuk penyebaran propaganda.

KPK Serahkan Kasus Bupati Nganjuk ke Bareskrim Polri
Indonesia
KPK Serahkan Kasus Bupati Nganjuk ke Bareskrim Polri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mennyerahkan perkara dugaan suap jual beli jabatan yang menyeret Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, ke Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri.

Ratusan Pelanggar PSBB Total Mayoritas Tak Patuhi Jumlah Penumpang di Mobil
Indonesia
Ratusan Pelanggar PSBB Total Mayoritas Tak Patuhi Jumlah Penumpang di Mobil

Penindakan itu dilakukan di delapan titik cek poin