Babak Final Indonesia Coffee Event 2019 Resmi Bergulir Indonesia Coffee Events 2019 telah mencapai babak final (Foto: Andika hutama Putra/side.id)

USAI melalui tahap eliminasi wilayah barat di Bandung 11-16 Januari 2019, dan Makasar 25-27 Januari untuk wilayah timur di Makassar. Babak final Indonesia Coffee Event (ICE) 2019, telah digelar di Kuningan City, Jakarta, mulai hari Jumat, 22-24 Februari 2019

Para barista terbaik dari berbagai penjuru Indonesia pun berkumpul dikompetisi tersebut. Hal itu tak lain dan tak bukan untuk memperebutkan gelar juara nasional dari 4 kategori yang dilombakan.

"Ada 4 yang dipertandingkan yaitu barista championship, latte art championship, brewers cup, cup tasters championship" tutur Yudistira M Bawana, Koordinator event ICE 2019.

Kompetisi berlangsung begitu sengit (Foto: Andika Hutama Putra/side.id)

Dalam gelaran babak final ICE 2019, selain kompetisi kopi, adapula kegiatan exhibition atau semacam bazar, yang diikuti oleh sekitar 30 coffee roaster dan coffee shop.

Untuk para peserta kompetisi sendiri, masing-masing dari 4 kategori yang dipertandingkan ada 24 orang peserta terbaik. Hal itu berdasarkan para pemilik nilai tertinggi secara ranking nasional yang dipilih dari fase sebelumnya. Jadi totalnya kurang lebih ada sekitar 96 peserta.

Para juri saat tengah melakukan penilaian di ICE 2019 (Foto: Andika Hutama Putra/side.id)

Adapun sistem penilaian empat kompetisi tersebut yang berbeda-beda. Khususnya untuk Brewers cup, ada dua buah hal penting yang harus diperhatikan. Hal itu disampaikan oleh Handersen, selaku Juri Brewers Cup ICE 2018.

"Sistem penilaiannya dibagi dua, yang pertama yaitu open service, dan yang kedua ialah compulsory" ucap Handersen.

Handersen menuturkan satu persatu tentang penjelasan tahapan penilaian tersebut. Untuk Open Service, yaitu peserta membawa biji kopi atau beans sendiri dan mempresentasikan kepada juri, tentang skill terbaiknya dan beans terbaiknya.

Sementara untuk Compulsory, aturan penilaiannya ialah. Peserta diberikan beans yang ditetapkan oleh panitia. Bagi siapa yang bisa ngulik beans tersebut dengan baik, maka dialah pemenangnya.

Skill individu peserta akan sangat berpengaruh pada penilaian juri (Foto: Andika Hutama Putra/side.id)

Dalam kompetisi tersebut, yang lebih dominan dinilai para juri ialah skill atau teknik dari si peserta tersebut. Tapi untuk beans yang dibawa pun tetap mendapat nilai. Dimana total skor yang akan dihasilkan ialah 14. Score 10 untuk skill dari peserta dan 4 untuk beans yang dibawanya.

Lain halnya dengan Brewers. Untuk barista juga ada beberapa penilain tersendiri. yaitu dimulai dari cita rasa kopi, teknik, penampilan dan inovasi yang ditampilkan baik dari segi penyajian maupun rasa.

Kompetisi berlangsung begitu sengit (Foto: Andika Hutama Putra/side.id)

Untuk Latte Art, penilaiannya dari orisinalitas karya patern yang dibuat, dan ditampilkan didepan para juri. Pada Latte Art sendiri tak bicara soal cita rasa.

Sistem penilian Cup Taster. Cara mainnya, pada kompetisi ini, para peserta diberikan 8 set yang terdiri dari tiga cangkir. Dimana dua cangkir merupakan kopi yang sama dan satu cangkir kopi yang berbeda.

Setelah itu para peserta Cup Tester diminta menebak cangkir mana yang menggunakan kopi berbeda. Setelah itu para peserta akan dinilai, mana yang menjawab dengan benar terbanyak dengan waktu tercepat.

Juara masing-masing kategori akan tampil di pentas kopi dunia (Foto: Andika Hutama Putra/side.id)


Nantinya para juara dari masing-masing kategori akan mewakili indonesia di pentas dunia. Untuk world barista championship dan world brewers cup akan digelar di Boston pada bulan April 2019, sementara Latte Art Championship dan World Cup Tester Championship akan digelar di Berli pada Juni 2019.

Babak final Indonesia Coffee Events 2019 akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, yaitu 22,23, dan 24 Februari 2019. Jadi untuk kamu yang penasaran ingin menyaksikannya, langsung saja datang ke Mall Kuningan City, Jakarta. Penentuan 4 orang pemenang yang akan menjadi wakil Indonesia di pentas kopi dunia, digelar pada hari ketiga yaitu, Minggu (24/2). (Ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Pertarungan Sengit para Barista di True Brew Competition

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH