Babak Baru Kasus Tewasnya Mahasiswa Menwa UNS Polresta Surakarta melimpahkan barang bukti dan dua tersangka kasus Menwa UNS Surakarta, Senin (3/1). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Polresta Surakarta telah melimpahkan berkas perkara dan dua tersangka kasus penganiayaan anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) UNS Surakarta, FPJ dan NFM ke jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Surakarta, Senin (3/1).

Wakapolresta Surakarta AKBP Gatot Yulianto mengatakan, pelimpahan ini dilakukan setelah ada surat dari JPU bahwa berkas tahap satu telah P21 atau lengkap pada 28 Desember 2021 lalu. Ini merupakan pelimpahan kedua setelah pertama ditolak.

"Jadi ini pelimpahan tahap 2, baik kedua tersangka berikut barang bukti kita limpahkan pada JPU Kejari Solo" kata Gatot di Mapolresta Surakarta, Senin (3/1).

Baca Juga:

Dugaan Kekerasan Anggota Menwa, Pelaku Tolak Adegan Korban Dipopor Senjata

Ia bersyukur pada pelimpahan berkas perkara kedua ini langsung diterima. Selain saksi di lapangan, pihaknya juga meminta keterangan dari saksi ahli, baik itu forensik maupun pakar hukum. Bahkan, pihaknya juga melakukan penimbangan terhadap senjata replika yang digunakan FPJ untuk menghantam kepala Gilang Endi Saputra.

"Pelaku (FPJ) melakukan memukul korban pada saat agenda alarm stelling serta penamparan senjata senapan memiliki berat 3,66 kilogram pada kepala korban," kata dia.

Polresta Surakarta melimpahkan barang bukti dan dua tersangka kasus Menwa UNS Surakarta, Senin (3/1). (MP/Ismail)
Polresta Surakarta melimpahkan barang bukti dan dua tersangka kasus Menwa UNS Surakarta, Senin (3/1). (MP/Ismail)

Sedangkan tersangka NFM, lanjut dia, melakukan pemukulan menggunakan matras yang digulung ke arah kepala korban.

Dua pukulan ini yang diduga sebagai pemicu korban ambruk hingga kemudian meninggal dunia akibat mati lemas.

"Kami menyerahkan sejumlah BB berupa peralatan latih hingga seragam Menwa," kata dia.

Baca Juga:

2 Tersangka Pembunuhan Anggota Menwa UNS Ajukan Penangguhan Penahanan

Ia mengatakan, pihaknya juga menyerahkan sejumlah dokumen mulai dari Surat Keputusan Rektor tentang Pembentukan Menwa, hingga izin acara diklat tersebut. Kedua tersangka sendiri dijerat dengan Pasal 351 KUHP dan 359 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara

"Meski sudah pelimpahan, kita terus melakukan pendalaman untuk mengetahui apakah ada tersangka baru dalam kasus ini. Saat ini tim penyidik masih bekerja," pungkas Gatot.

Diketahui, keluarga mendapat kabar Gilang Endi Saputra meninggal usai mengikuti agenda Diksar Menwa UNS Surakarta pada akhir Oktober tahun lalu. Karena kondisi korban banyak luka lebam, keluarga setuju guna dilakukan autopsi.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan polisi, ternyata ada dugaan kekerasan dalam acara tersebut hingga membuat korban tewas. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Polisi Jadwalkan Rekontruksi Kasus Kematian Anggota Menwa UNS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Megawati Ungkap Tahun Kelinci Air Penuh Pengharapan Sekaligus Kesabaran
Indonesia
Megawati Ungkap Tahun Kelinci Air Penuh Pengharapan Sekaligus Kesabaran

Presiden kelima Megawati Soekarnoputri ikut mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2023 kepada seluruh umat yang merayakannya.

Wejangan Solidaritas Sosial Warnai Salat Id Jokowi di Gedung Agung
Indonesia
Wejangan Solidaritas Sosial Warnai Salat Id Jokowi di Gedung Agung

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama D.I. Yogyakarta Masmin Afif bertindak sebagai imam sekaligus khatib salat id

2 Tersangka Kasus Korupsi Dana Ujian Nasional Kemendikbud Segera Disidang
Indonesia
2 Tersangka Kasus Korupsi Dana Ujian Nasional Kemendikbud Segera Disidang

Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat melimpahkan berkas perkara kasus dugaan korupsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada Penuntut Umum.

Kamaruddin Simanjuntak: Putri Candrawathi Goda Brigadir J di Magelang
Indonesia
Kamaruddin Simanjuntak: Putri Candrawathi Goda Brigadir J di Magelang

Putri Candrawathi disebut menggoda Brigadir J saat keduanya berada di Magelang, Jawa Tengah.

KPK Cegah Wali Kota Ambon ke Luar Negeri
Indonesia
KPK Cegah Wali Kota Ambon ke Luar Negeri

Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menerima surat permohonan pencegahan ke luar negeri atas nama Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy (RL).

Tingkat Keterisian Rumah Sakit Pasien COVID-19 Alami Peningkatan, Jakarta Tertinggi
Indonesia
Tingkat Keterisian Rumah Sakit Pasien COVID-19 Alami Peningkatan, Jakarta Tertinggi

Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian pasien di rumah sakit di tanah air mengalami kenaikan.

Penetapan HET Diduga Sebabkan Kelangkaan Minyak Goreng
Indonesia
Penetapan HET Diduga Sebabkan Kelangkaan Minyak Goreng

Menurut Juniver, dapat disimpulkan kelangkaan itu adalah karena pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi.

PPP: Sikap Jokowi ke Menteri Tegaskan Wacana Tunda Pemilu Bukan dari Presiden
Indonesia
PPP: Sikap Jokowi ke Menteri Tegaskan Wacana Tunda Pemilu Bukan dari Presiden

"(sikap Jokowi) Itu menegaskan bahwa usulan penundaan pemilu bukan dari presiden, sehingga tak ada lagi dugaan-dugaan liar di lapangan," kata Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi kepada wartawan, Rabu (6/4).

Jokowi Terbitkan Perppu Cipta Kerja, Gantikan UU yang Inkonstitusional Bersyarat
Indonesia
Jokowi Terbitkan Perppu Cipta Kerja, Gantikan UU yang Inkonstitusional Bersyarat

Presiden Joko Widodo membuat keputusan penting di akhir tabun 2022. Ia baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.

Dinkes DKI Prediksi Puncak COVID-19 Terjadi di Akhir November atau Awal Desember
Indonesia
Dinkes DKI Prediksi Puncak COVID-19 Terjadi di Akhir November atau Awal Desember

"Untuk prediksi memang akan terjadi puncak kasus ini di akhir November atau awal Desember," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Widyastuti di Jakarta, Rabu (23/11).