Babak Baru Kasus Penganiayaan Muhammad Kece, Polisi Bakal Gelar Prarekonstruksi Tangkapan layar chanel MuhammadKece. (Foto: Youtube)

MerahPutih.com - Polisi akan menggelar pra-rekonstruksi kasus penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama Muhammad Kece oleh Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri.

Hal ini dilakukan sebelum masuk ke gelar perkara penetapan tersangka.

"Hari ini dan besok penyidik akan melaksanakan pra-rekon berdasarkan hasil konfrontir beberapa saksi kemarin," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (24/9).

Baca Juga:

Muhammad Kece Bonyok Dihajar Jenderal Polisi, Polri Didorong Tanggung Jawab

Polisi telah memeriksa 18 saksi dalam kasus penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri. Sejauh ini, perkara tersebut sudah masuk ke tahap penyidikan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyebut, selain pelapor dan terlapor Napoleon Bonaparte, saksi lainnya antara lain empat petugas jaga tahanan, dua saksi ahli. Yakni dokter yang memeriksa kondisi Muhammad Kece dan sisanya para penghuni rutan.

 YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
YouTuber Muhammad Kece, tersangka dugaan penistaan agama tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/8/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

"Penyidik telah mengumpulkan alat-alat bukti yang berhubungan dengan kasus itu sendiri," ucap Rusdi.

Rusdi menyebut, keseluruhannya masih dalam proses penyidikan, termasuk mengumpulkan bukti tambahan yang berhubungan dengan kasus tersebut.

Baca Juga:

Dugaan Penganiayaan M Kece, Irjen Napoleon Bonaparte Disel Isolasi

Dia berharap dalam waktu dekat sudah dapat dilakukan gelar perkara penetapan tersangka.

"Sekarang masih berproses oleh penyidik untuk mengumpulkan bukti-bukti yang berhubungan dengan kasus tersebut," jelas Rusdi. (Knu)

Baca Juga:

Belasan Orang Ikut Terseret Kasus Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPD Harap TMII Lebih Baik Saat Dikelola Negara
Indonesia
Ketua DPD Harap TMII Lebih Baik Saat Dikelola Negara

Diharapkan ke depan pemerintah mampu membuat angin perubahan

51 Pegawai KPK Bakal Dipecat, Perintah Jokowi Sebagai Pembina Tertinggi ASN Ditabrak
Indonesia
51 Pegawai KPK Bakal Dipecat, Perintah Jokowi Sebagai Pembina Tertinggi ASN Ditabrak

ICW melihat keputusan yang diambil untuk memberhentikan 51 pegawai itu terburu-buru. Padahal, ada banyak kritik terkait keabsahaan pengadaan TWK dari berbagai pihak mulai dari akademisi, aktivis, hingga organisasi keagamaan.

Tahun Baru Islam 1443 Hijriah, Umat Diminta Perkuat Semangat Gotong Royong Hadapi COVID-19
Indonesia
Tahun Baru Islam 1443 Hijriah, Umat Diminta Perkuat Semangat Gotong Royong Hadapi COVID-19

Spirit hijrah salah satunya adalah kemampuan melakukan perpindahan, perubahan, dan adaptasi

BMKG Prakirakan Jakarta Hujan Disertai Petir Hari Ini
Indonesia
BMKG Prakirakan Jakarta Hujan Disertai Petir Hari Ini

BMKG memprediksi sebagian wilayah di DKI Jakarta akan diguyur hujan disertai petir dan kilat pada hari ini, Minggu (10/10).

Malam Tahun Baru, Jembatan Suramadu Ditutup
Indonesia
Malam Tahun Baru, Jembatan Suramadu Ditutup

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menutup Jembatan Suramadu saat malam pergantian tahun. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi keramaian di malam tahun baru.

Menkominfo: Terima Kasih Pak Harmoko
Indonesia
Menkominfo: Terima Kasih Pak Harmoko

Menteri Penerangan Republik Indonesia periode 1983-1997, Harmoko wafat pada Minggu (4/7) malam WIB. Duka mendalam dirasakan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Naik Transjakarta Listrik Tiga Bulan ke Depan Gratis Lho
Indonesia
Naik Transjakarta Listrik Tiga Bulan ke Depan Gratis Lho

Kalau suhunya di atas 37 derajat Celcius tidak boleh masuk

Presiden PKS Optimistis Azizah-Ruhama Juara di Tangsel
Indonesia
Presiden PKS Optimistis Azizah-Ruhama Juara di Tangsel

Presiden PKS Ahmad Syaikhu, merasa optimistis pasangan calon walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan Azizah-Ruhama bisa juara di Tangerang Selatan.

Moeldoko Bocorkan Alasan Jokowi Pilih Komjen Listyo Jadi Kapolri
Indonesia
Moeldoko Bocorkan Alasan Jokowi Pilih Komjen Listyo Jadi Kapolri

Moeldoko memastikan bahwa dalam memilih nama calon Kapolri, Presiden telah membuat penilaian secara luas, baik dari jarak dekat, jarak jauh, penilaian keseharian, hingga pengalaman-pengalaman empiris calon.

Kemelut Demokrat, Nasib Moeldoko Kini Ada di Tangan Menkumham Yasonna
Indonesia
Kemelut Demokrat, Nasib Moeldoko Kini Ada di Tangan Menkumham Yasonna

Formasi yang diambil kubu AHY bertahan, sedangkan Moeldoko menyerang untuk mendapat penetapan Menkumham.