Ba'asyir Bebas, Keluarga di Solo bakal Gelar Syukuran Putra Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rochim Ba'asyir. Foto: MP/Ismail

MerahPutih.com - Kabar bebasnya Ustaz Abu Bakar Ba'asyir dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, disyukuri oleh keluarga besarnya di Solo, Jawa Tengah.

Putra Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rochim Ba'asyir, mengatakan keluarga beserta santri di pondok pesantren (Ponpes) Al-Mukmin Ngruki, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Grogol, Jawa Tengah bakal menggelar syukuran.

"Syukuran nanti sifatnya hanya kecil-kecilan di Ponpes Al-Mukmin Ngruki menyambut kepulangan Ba'asyir," ujar Rochim saat ditemui di ponpes, Sabtu (19/1).

Keluarga sangat bersyukur dan gembira mendengar kabar dibebaskannya Ba'asyir tanpa syarat dari Presiden Jokowi dengan alasan kemanusiaan dan kondisi kesehatan.

Abu Bakar Ba'asyir dan Yusril Ihza Mahendra di Lapas Kelas III Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

"Kita juga sudah diberitahu Bang Yusril terkait bebasnya Ba'asyir. Alhamdulillah, keluarga senang bisa berkumpul lagi di rumah," kata dia.

Aktivitas di Ponpes Ngruki setelah Ba'asyir di penjara, lanjut Rochim, berjalan seperti biasanya. Masih banyak guru lain yang menggantikan ustaz Ba'asyir mengajar santri di Ponpes Al-Mukmin Ngruki.

"Kami berharap berkas administrasi pembebasan murni dari penjara cepat selesai. Kemungkinan besar Ba'asyir baru bisa pulang ke Solo awal pekan depan," kata dia.

Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra melakukan kunjungan sekaligus menjadi khatib dan imam solat Jumat di Lapas Gunung Sindur tempat Ba'asyir ditahan.

Dalam kesempatan itu, Yusril mengatakan, Presiden Jokowi merasa iba terhadap kondisi kesehatan Abu Bakar Ba'asyir yang sudah menginjak usia 81 tahun dan kondisi kesehatannya yang terus menurun. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Solo dan sekitarnya.


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH