Azyumardi Azra Minta Setnov Mundur dari Ketua DPR Cendikiawan muslim Azyumardi Azra. (MP/Ponoco Sulaksono)

MerahPutih.com - Ketua DPR Setya Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pengadaan e-KTP. Namun, hingga kini pria yang akrab disapa Setnov itu tetap menjabat sebagai ketua lembaga legislatif.

Menyikapi hal tersebut, cendikiawan muslim Azyumardi Azra meminta Setnov sebagai pejabat publik untuk mengembangkan budaya malu. Menurut dia, sikap malu yang diajarkan dalam agama itu mencerminkan seorang yang beriman.

"Jadi saya kira para pejabat ini harus mengembangkan sikap malu. Sikap malu itu diajarkan di agama bahkan disebutkan dalam satu hadis alhaya minal iman, malu itu adalah tanda orang beriman," ujarnya di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

Azra menilai, sikap Setnov yang masih bertahan sebagai Ketua DPR menunjukkan bahwa adanya degradasi moral dalam diri pejabat negara di Indonesia. Karenanya, dia meminta Setnov legowo mengundurkan diri.

"Oleh karena itu, kalau misalnya seseorang sudah jadi tersangka korupsi, saya kira dia harus mundur. Dia harus menyerahkan dirinya ke instansi yang berwenang dalam hal ini KPK," tegas Azra.

Hal itu, lanjutnya, akan lebih bijak dan menunjukkan sisi negarawan dari Setnov ketimbang mencari-cari celah hukum yang sejatinya hanya bersifat dalih semata.

Terlebih mantan Ketua Fraksi Partai Golkar itu merupakan Ketua DPR sekaligus Ketua Umum dari salah satu partai besar di Indonesia.

"Tradisi mundur itu, mundur dari jabatan, itu sangat penting, ya kan? Apalagi dia sebagai pejabat publik, memberikan contoh yang tidak baik itu, tidak benar," pungkas Azra. (Pon)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Kuasa Hukum Setnov Sebut Wapres Bikin Gaduh

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH