Azis Syamsuddin Klaim Tak Kenalkan Eks Bupati Kukar dengan AKP Robin Mantan Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/10/2021) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

MerahPutih.com - Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengklaim tak mengenalkan eks Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari kepada mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju.

Mulanya, hakim mengonfirmasi ihwal keterangan yang disampaikan Rita Widyasari kala bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap penanganan perkara pada Senin (18/10). Rita saat itu mengaku kenal dengan Robin melalui perantara Azis Syamsuddin.

"Tidak (mengenalkan), Yang Mulia," kata Azis dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap penanganan perkara dengan terdakwa Robin di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/10).

Baca Juga:

Azis Syamsuddin: Kalau Mau Bertanya Perkara di KPK, Saya Cukup ke Komisioner

Hakim meragukan bantahan Wakil Ketua Umum Partai Golkar tersebut lantaran Rita yang berada di dalam tahanan mengenal Robin selaku penyidik KPK.

"Rita juga menyatakan, Saudara datang dan memperkenalkan. Karena tidak mungkin Rita di dalam tahanan mengenal Robin yang penyidik KPK," ujar hakim.

Hakim pun lantas kembali mengonfirmasi kepada Azis perihal perkenalan antara Rita dan Robin melaluinya. Azis lagi-lagi membantah.

"Tidak, Yang Mulia," klaim Azis.

Mantan Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/10/2021) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
Mantan Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/10/2021) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Hakim lalu menanyakan seberapa kenal Azis dengan Robin. Azis mengaku tidak mengetahui jabatan Robin. Berdasarkan tanda pengenalnya, Azis memastikan Robin bukan komisioner KPK.

"Saya tidak tahu jabatannya. Saya hanya liat name tag-nya KPK. Yang pasti dia bukan komisioner," tandasnya.

Sebelumnya, Rita Widyasari mengaku dikenalkan dengan Robin oleh Azis di Lapas Kelas I Tangerang untuk mengurus permohonan peninjauan kembali (PK).

"Pernah pada bulan September 2020, Bang Azis ke Tangerang untuk membahas rapim (rapat pimpinan) Golkar karena mau ada pergantian Ketua Golkar Kaltim dan beliau menyampaikan juga mau memperkenalkan Robin untuk bantu-bantu kasus PK di Mahkamah Agung," kata Rita saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/10).

Baca Juga:

Azis Syamsuddin Akui Kerap Beri Uang ke Eks Penyidik KPK AKP Robin

Dalam perkara ini, Robin didakwa menerima suap total mencapai Rp 11,5 miliar.

Uang suap tersebut diterima dari eks Walkot Tanjungbalai M Syahrial sejumlah Rp1,695 miliar; Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado sejumlah Rp 3.099.887.000 dan USD 36.000; eks Walkot Cimahi Ajay Muhammad Priatna sejumlah Rp507,39 juta; Direktur PT Tenjo Jaya Usman Effendi sejumlah Rp525 juta, dan Rita Widyasari sejumlah Rp 5.197.800.000. (Pon)

Baca Juga:

Kata Azis Syamsuddin Soal Punya Delapan Orang Dalam di KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kebun Binatang Bandung: Tidak Mungkin Semua Satwa Dibiarkan Mati Pelan-pelan
Indonesia
Kebun Binatang Bandung: Tidak Mungkin Semua Satwa Dibiarkan Mati Pelan-pelan

Bencana nasional COVID-19 memicu krisis di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden.

PAN Tunggu Permintaan Jokowi Masuk Kabinet
Indonesia
PAN Tunggu Permintaan Jokowi Masuk Kabinet

"PAN masih pada posisi menunggu pihak istana. Kami belum mendapatkan informasi yang pasti terkait penunjukan menteri," kata Guspardi Gaus

Pemkot Berlakukan Buka-Tutup Malioboro di Malam Tahun Baru
Indonesia
Pemkot Berlakukan Buka-Tutup Malioboro di Malam Tahun Baru

Pemerintah Kota Yogyakarta akan menerapkan manajemen buka-tutup lalu lintas di wilayah Malioboro pada Kamis.

Nasi Kotaknya Bikin Warga Keracunan, PSI Tekankan Cuma Ingin Bantu UKM
Indonesia
Nasi Kotaknya Bikin Warga Keracunan, PSI Tekankan Cuma Ingin Bantu UKM

Tragedi keracunan itu kan tidak pernah disangka-sangka juga dan pemilik warung juga minta maaf

Ini Dukungan Kebijakan Untuk Pulihkan Ekonomi di 2021
Indonesia
Ini Dukungan Kebijakan Untuk Pulihkan Ekonomi di 2021

"Untuk perekonomian tahun 2021 ini, akan terus mengawal dan trennya akan terus membaik didukung dengan kemajuan penanganan COVID-19 termasuk vaksinasi,” kata Sri Mulyani. (Asp)

COVID-19 Meroket, Anies Tindak Kegiatan Lewat Jam 9 Malam Tanpa Kompromi
Indonesia
COVID-19 Meroket, Anies Tindak Kegiatan Lewat Jam 9 Malam Tanpa Kompromi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegask an, pihaknya menginstruksikan jajarannya untuk menindak semua kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

Jumlah Pasien Sembuh Hampir Dua Kali Lipat Penambahan Harian Kasus COVID-19
Indonesia
Jumlah Pasien Sembuh Hampir Dua Kali Lipat Penambahan Harian Kasus COVID-19

Akumulasi positif saat ini lebih dari 4 juta atau sebanyak 4.043.736 kasus.

Rizieq, Menantu dan Dirut RS Ummi Bogor Jadi Tersangka Kasus Halangi Tes Swab
Indonesia
Rizieq, Menantu dan Dirut RS Ummi Bogor Jadi Tersangka Kasus Halangi Tes Swab

"Penyidik sudah melaksanakan gelar (perkara) dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka," kata Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi

Jokowi Sebut Indonesia Capai Babak Baru Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Jokowi Sebut Indonesia Capai Babak Baru Vaksinasi COVID-19

Indonesia telah menyuntikkan lebih dari 200 juta dosis kepada masyarakat.

DPR Kritik Rencana Hilangnya Lowongan CPNS Guru
Indonesia
DPR Kritik Rencana Hilangnya Lowongan CPNS Guru

rekrutmen P3K guru sebelumnya, sudah membuat trauma para guru yang dijanjikan karena yang sudah diterima lulus tes, faktanya sudah 1 tahun lebih belum terima SK.