Azis Syamsuddin Diduga Punya 8 'Orang Dalam' di KPK, AKP Robin: Enggak Ada Mantan Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju sesuai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (19/10). Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju rampung diperiksa penyidik sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah.

Robin mengaku dicecar oleh penyidik KPK soal dugaan delapan "orang dalam" yang dimiliki eks Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di internal lembaga antirasuah. Dirinya membantah dugaan tersebut.

Baca Juga

Azis Syamsuddin Bungkam Ditanya Soal Punya 'Orang Dalam' di KPK

"Keterangan seputar yang delapan orang. 'Delapan orang ada nggak ya?' Saya jawab enggak ada, seperti di keterangan saya sebelumnya," kata Robin di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/10).

Menurut Robin, keterangan yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungbalai Yusmada itu juga telah dibantah di persidangan. Ia menegaskan dirinya bekerja sendiri dalam perkara dugaan suap penanganan perkara.

"Teman-teman kan ngikutin juga persidangan. Tidak ada lah ya delapan orang, saya sendiri," ujarnya.

  Tersangka Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan perdana di Gedung KPK, Jakarta, Senin (26/4/2021). (Foto: Antara)
Tersangka Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan perdana di Gedung KPK, Jakarta, Senin (26/4/2021). (Foto: Antara)

Dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (4/10), saksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungbalai Yusmada menyebut Azis Syamsuddin memiliki delapan "orang dalam" di KPK yang dapat dimanfaatkan untuk pengamanan perkara.

Yusmada saat itu menjadi saksi untuk mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain yang didakwa menerima total Rp 11,5 miliar terkait pengurusan lima perkara di KPK. (Pon)

Baca Juga

Azis Syamsuddin Klaim tak Punya Orang Dalam di KPK Selain AKP Robin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kalapas Klas I Tangerang Bungkam Saat Hendak Diperiksa Polisi
Indonesia
KPK Segera Kembali Panggil Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Segera Kembali Panggil Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal segera memanggil kembali Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin, terkait kasus dugaan suap penanganan perkara yang menjerat mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju.

Dua Korban Selamat Kecelakaan TransJakarta Jalani Operasi Tulang
Indonesia
Dua Korban Selamat Kecelakaan TransJakarta Jalani Operasi Tulang

RS Polri Kramat Jati saat ini masih merawat lima korban kecelakaan bus TransJakarta

[HOAKS atau FAKTA]: Seorang Pria Tewas karena Makan Durian Setelah Divaksin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seorang Pria Tewas karena Makan Durian Setelah Divaksin

Akun Facebook Hilarius Denny Albert mengunggah hasil tangkapan layar percakapan WhatsApp berisi foto dan pesan yang menginformasikan tewasnya seorang pria karena makan durian, setelah divaksin.

Kasus Edhy Prabowo, KPK Sita Rekening Koran Milik Penyanyi Betty Elista
Indonesia
Kasus Edhy Prabowo, KPK Sita Rekening Koran Milik Penyanyi Betty Elista

Sebelumnya, Edhy Prabowo mengaku tak mengenal Betty Elista. Pengakuan itu disampaikan Edhy usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK.

COVID-19 Varian India Masuk DKI, Gerindra Khawatir Timbul Klaster Sekolah
Indonesia
COVID-19 Varian India Masuk DKI, Gerindra Khawatir Timbul Klaster Sekolah

Ketua Fraksi Gerindra DKI, Rani Mauliani mengaku masih khawatir akan terjadinya klaster sekolah

Material Vulkanis Terbentuk, Lahar Ancam Lembah Semeru
Indonesia
Material Vulkanis Terbentuk, Lahar Ancam Lembah Semeru

Kondisi meteorologi di lokasi berupa cuaca berawan, mendung dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah barat dan suhu udara berkisar 22-26 derajat Celcius.

Ketua DPRD dan Bupati Cianjur Harap PPKM Darurat tak Diperpanjang
Indonesia
Ketua DPRD dan Bupati Cianjur Harap PPKM Darurat tak Diperpanjang

“Tapi saya berharap PPKM bisa selesai pada tanggal 20 Juli 2021 dan tidak diperpanjang,” ujar Herman.

Ada Kasus COVID-19 saat PTM, Sekolah Bakal Ditutup Sementara
Indonesia
Ada Kasus COVID-19 saat PTM, Sekolah Bakal Ditutup Sementara

Kemendikbudristek telah melakukan survei terhadap sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

Sekat Pemudik, Pemprov DKI Ikuti Kebijakan Korlantas Polri
Indonesia
Sekat Pemudik, Pemprov DKI Ikuti Kebijakan Korlantas Polri

Korlantas Polri menyiapkan 333 titik penyekatan untuk mengantisipasi masyarakat melakukan mudik 2021.