Azis Syamsuddin Bantah Punya Adik Bernama Vio Mantan Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (27/12/2021). ANTARA/Desca Lidya Natalia

MerahPutih.com - Mantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (27/12).

Dalam persidangan, Azis membantah memiliki adik bernama Vio. Pernyataan itu menanggapi keterangan mantan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah, Taufik Rahman, yang menyebut dirinya menerima suap dari Vio.

Baca Juga

Saksi Ungkap Sosok Tangan Kanan Azis Syamsuddin Bantu Urus DAK Lamteng

"Saya, dari ayah saya dan ibu kandung saya tidak pernah merasa punya adik. Saya lima bersaudara, saya anak paling kecil, kakak saya yang tengah meninggal," kata Azis.

Azis juga membantah pernah diajak ke kafe milik Vio. Dia menegaskan tidak pernah berencana ke tempat tersebut untuk menerima uang terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Tengah.

"Saya tidak pernah membuat janji dan tidak ada permintaan dari siapapun untuk datang pada pertemuan di Vios itu," klaim Azis.

Baca Juga

Sidang Azis Syamsuddin, Jaksa KPK Hadirkan Tiga Saksi

Dalam kesaksiannya, Taufik mengaku memberikan komitmen fee sebesar Rp 2,1 miliar kepada tangan kanan Azis Syamsuddin bernama Edy Sujarwo dan Aliza Gunado. Penyerahan uang itu diduga diberikan di Kafe Vio'S.

"Iya Yang Mulia, waktu itu mereka mengajak saya ke kafe yang mereka bilang itu kafe punya adiknya pak Azis di Jakarta. Kafe Vio'S dibawa oleh Jarwo dikenalkan ke pemilik kafenya Vio namnya, nah itu kata Jarwo ini adiknya pak Azis," kata Taufik.

Bahkan menurut Taufik, Jarwo menyerahkan uang senilai Rp 200 juta ke Vio, yang disebut-sebut adik dari Azis Syamsuddin.

"Jadi nanti mereka akan menyerahkan uangnya ke Vio. Jadi uang proposal yang Rp 200 juta pertama ke Jarwo itu, sama jarwo diserahin ke Vio di kafe," ungkap Taufik. (Pon)

Baca Juga

Kubu Azis Syamsuddin Keberatan atas Tiga Saksi yang Dihadirkan Jaksa KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jenazah Napi Lapas Tangerang Asal Portugal akan Dipulangkan ke Negaranya
Indonesia
Jenazah Napi Lapas Tangerang Asal Portugal akan Dipulangkan ke Negaranya

"Ada mekanisme untuk perusahaan yang mengurus jenazah sampai luar negeri, biasanya ada prosedur yang harus dilengkapi makanya membutuhkan waktu yang lama," terangnya.

Omicron Melonjak, Polda Metro Fokus Tertibkan Kerumunan
Indonesia
Omicron Melonjak, Polda Metro Fokus Tertibkan Kerumunan

hingga Kamis (13/4) terdapat 498 orang yang terpapar varian baru COVID-19 dengan kode B.1.1.529 atau Omicron.

Polisi Dilarang Bawa Senjata Api Saat Amankan Demonstrasi
Indonesia
Polisi Dilarang Bawa Senjata Api Saat Amankan Demonstrasi

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menegaskan seluruh jajarannya agar tidak menggunakan senjata api maupun peluru tajam dalam mengamankan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI atau di Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Jokowi Resmikan Politeknik Ben Mboi di NTT, Berharap Dapat Lahirkan SDM Unggul
Indonesia
Jokowi Resmikan Politeknik Ben Mboi di NTT, Berharap Dapat Lahirkan SDM Unggul

"Sehingga dengan bekal pendidikan dan pelatihan operasional di Politeknik Ben Mboi bisa menghasilkan anak-anak muda yang terampil dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Selain itu, lulusan Politeknik Ben Mboi juga diharapkan menjadi SDM terampil dan selaras," kata Jokowi di NTT, Kamis.

Respons Sandiaga Wisatawan di Malioboro Bayar Parkir Rp 350 Ribu
Indonesia
Respons Sandiaga Wisatawan di Malioboro Bayar Parkir Rp 350 Ribu

Sandi mengaku tengah beupaya agar usaha yang ada di dalam lingkup pariwisata dapat bangkit

Saat AS Sorot Potensi Pelanggaran HAM Dalam Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Saat AS Sorot Potensi Pelanggaran HAM Dalam Aplikasi PeduliLindungi

Mahfud menegaskan, perlindungan terhadap HAM harus dilakukan secara menyeluruh, yang artinya bukan hanya secara individu, tetapi juga hak kolektif masyarakat.

FAKTA Minta Dua Oknum Dishub Pemeras Sopir Bus Dipecat
Indonesia
FAKTA Minta Dua Oknum Dishub Pemeras Sopir Bus Dipecat

Kedua petugas Dishub itu memaksa meminta uang Rp 500 ribu karena surat-surat bus tidak lengkap

Mendagri Lantik Lima Penjabat Gubernur Hari Ini
Indonesia
Mendagri Lantik Lima Penjabat Gubernur Hari Ini

Lima penjabat gubernur bakal dilantik Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Komisi E Minta Pemprov Atur Operasional Kendaraan Berat di Kawasan JIS
Indonesia
Komisi E Minta Pemprov Atur Operasional Kendaraan Berat di Kawasan JIS

Jam operasional kendaraan berat yang melintasi kawasan sekitar Jakarta International Stadium (JIS) harus dibenahi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.