Azis Syamsuddin Bakal Jadi Saksi Sidang Suap Eks Penyidik KPK AKP Robin Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (kanan) berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Senin (11/10). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

MerahPutih.com - Mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin akan menjadi saksi dalam persidangan perkara dugaan suap dengan terdakwa mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju dan Advokat Maskur Husain.

"Informasi yang kami terima, benar saksi yang dipanggil hari ini antara lain M. Azis Syamsudin," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya, Senin (25/10).

Baca Juga

Azis Syamsuddin Diduga Punya 8 'Orang Dalam' di KPK, AKP Robin: Enggak Ada

Dalam surat dakwaan, Azis disebut berperan mengenalkan Robin kepada mantan Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial. KPK menduga Syahrial memberikan uang Rp 1,5 miliar kepada Robin agar mengurus perkara yang menjeratnya di KPK.

Selain itu, jaksa KPK menyebutkan ada sejumlah orang lainnya yang diduga memberikan uang ke Robin. Di antaranya Wali Kota Cimahi Ajay Priatna sebanyak Rp 507 juta; Usman Effendi Rp 525 juta; dan mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari sebanyak Rp 5,197 miliar.

Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/wsj.
Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/wsj.

Azis sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka karena menyuap Robin Pattuju dan Maskur Husain sebesar Rp 3,1 miliar.

Uang suap itu diberikan Azis untuk menghentikan perkara kasus dugaan korupsi di Lampung Tengah yang melibatkan dirinya dan mantan Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Aliza Gunado. (Pon)

Baca Juga

Azis Syamsuddin Minta Rita Widyasari Tak Seret Namanya Saat Diperiksa KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dari Sumbar, Wapres Lanjut Kunjungan Kerja 2 Hari di Aceh
Indonesia
Dari Sumbar, Wapres Lanjut Kunjungan Kerja 2 Hari di Aceh

Pada malam hari, Wapres dijadwalkan berbaur dengan masyarakat Aceh melaksanakan shalat Tarawih berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, dan melanjutkan bermalam di provinsi tersebut.

Mentan Syahrul Pantau Langsung Vaksinasi Puluhan Ekor Sapi di Sukoharjo
Indonesia
Mentan Syahrul Pantau Langsung Vaksinasi Puluhan Ekor Sapi di Sukoharjo

Dalam kunjungan tersebut, mentan memantau vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada puluhan hewan ternak sapi.

Pemprov DKI Diminta Blacklist Adhi Karya pada Proyek di Ibu Kota
Indonesia
Pemprov DKI Diminta Blacklist Adhi Karya pada Proyek di Ibu Kota

"Saya akan minta Pemprov DKI untuk blacklist," kata M Taufik di Jakarta, Rabu (24/11).

Aturan Baru Naik Kereta: Anak Usia 6-17 Tahun Tak Perlu Tes COVID-19
Indonesia
Aturan Baru Naik Kereta: Anak Usia 6-17 Tahun Tak Perlu Tes COVID-19

anak usia 6-17 tahun yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen, namun wajib sudah divaksinasi dosis kedua.

[HOAKS atau FAKTA]: Standar Baru WHO Masukan Usia 65 Tahun Sebagai Pemuda
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Standar Baru WHO Masukan Usia 65 Tahun Sebagai Pemuda

Informasi mengenai kriteria usia terbaru dari WHO yang mengklaim pemuda adalah individu dengan usia 18-65 tahun adalah salah.

Kejagung Incar Dugaan Mark Up Sewa hingga Manipulasi Data Pesawat Garuda
Indonesia
Kejagung Incar Dugaan Mark Up Sewa hingga Manipulasi Data Pesawat Garuda

Garuda memicu kerugian keuangan negara dari tahun 2013 sampai saat ini.

Pemkab Cirebon Beberkan Delapan Prioritas Pembangunan Tahun 2022
Indonesia
Pemkab Cirebon Beberkan Delapan Prioritas Pembangunan Tahun 2022

Ayu menjelaskan, berdasarkan tema pembangunan Pemerintah Kabupaten Cirebon menetapkan 8 prioritas pembangunan Kabupaten Cirebon untuk Tahun 2022.

Harga Komoditas Tambang dan Karet Bikin Ekonomi Bertahan  di 3,5 Persen
Indonesia
Harga Komoditas Tambang dan Karet Bikin Ekonomi Bertahan di 3,5 Persen

Pertumbuhan ekonomi yang tumbuh positif 3,51 persen (yoy) pada Q3 2021, menunjukkan pemulihan ekonomi Indonesia tetap berlanjut dan terjadi resiliensi di tengah lonjakan kasus positif COVID-19 di Q3 tahun 2021.

Ferdinand Hutahaean Segera Diadili
Indonesia
Ferdinand Hutahaean Segera Diadili

Polda Metro Jaya telah melimpahkan tersangka mantan politikus Demokrat itu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat.

Ukraina Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Rusia
Dunia
Ukraina Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Rusia

"Kami memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia," kata Zelensky dalam sebuah video dilansir Al Arabiya, Kamis (24/2).