Azam Khan Diperiksa Bareskrim di Kasus Edy Mulyadi Edy Mulyadi (masker oranye) saat tiba di Gedung Bareskrim Polri (MP/Kanugraha)

MerahPutih.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memeriksa pengacara Azam Khan dalam kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA yang menjerat Edy Mulyadi. Azam Khan diperiksa sebagai saksi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, pemeriksaan untuk melengkapi berkas penyidikan Edy Mulyadi tersebut digelar selama tujuh jam.

Baca Juga

Polri Persilakan Edy Mulyadi Ajukan Praperadilan-Penangguhan Penahanan

"Pertanyaan sebanyak 30 pertanyaan," kata Ramadhan kepada awak media, Jakarta, Jumat (4/2/).

Dia mengatakan, Azam Khan diperiksa penyidik sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Diketahui, Azham Khan duduk di samping persis Edy Mulyadi dalam video viral di media sosial yang mengkritik pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur.

Baca Juga

Edy Mulyadi Jadi Tersangka dan Ditahan, Akun YouTube-nya Disita

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri resmi menetapkan Edy Mulyadi sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA. Edy Mulyadi langsung dilakukan penahanan.

Edy dijerat dengan Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU ITE Jo Pasal 14 ayat (1) dan (2) Jo Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana, Jo Pasal 156 KUHP. (Knu)

Baca Juga

Edy Mulyadi Sudah Bawa Alat Mandi ke Bareskrim, Berharap Tak Ditahan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
6 Desa di Wilayah Puncak Bogor Diterjang Banjir Bandang dan Longsor
Indonesia
6 Desa di Wilayah Puncak Bogor Diterjang Banjir Bandang dan Longsor

Bencana banjir dan longsoran tanah tersebut terjadi di Kampung Pesanggrahan Desa Citeko, Kampung Pasir Panjang Desa Jogjogan, Desa Batulayang, Desa Cibeureum, Desa Tugu Selatan

Respons Polda Metro Soal Hoaks Empat Warga Terpapar COVID-19 Varian Omicron
Indonesia
Respons Polda Metro Soal Hoaks Empat Warga Terpapar COVID-19 Varian Omicron

Informasi yang salah kutip itu kemudian dimuat di situs resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi

Megawati dan Jokowi Sudah Bahas Pengganti Tjahjo Kumolo
Indonesia
Megawati dan Jokowi Sudah Bahas Pengganti Tjahjo Kumolo

Hasto mengakui nama-nama calon Menteri PAN-RB sudah dibahas

[HOAKS atau FAKTA] Ustazah Kondang Mama Dedeh Meninggal Dunia!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Ustazah Kondang Mama Dedeh Meninggal Dunia!

“Innalillahi:Semua Sedih Ustadzah Kondang Mama Dedeh Meninggal Dunia!”.

Indonesia Kerja Sama Pengembangan Kapal Selam hingga Produksi Amunisi dengan Prancis
Indonesia
Indonesia Kerja Sama Pengembangan Kapal Selam hingga Produksi Amunisi dengan Prancis

Presiden Jokowi menerima kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Prancis Florence Parly di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/2).

Syarat Perusahaan Bisa Ekspor Minyak Goreng
Indonesia
Syarat Perusahaan Bisa Ekspor Minyak Goreng

Permendag 30/2022 mengatur Ketentuan Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein, dan Used Cooking Oil.

Pasien Rawat Inap RSDC Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 107 Orang
Indonesia
Pasien Rawat Inap RSDC Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 107 Orang

140.174 orang terdaftar dan 135.584 pasien keluar dari Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet selama kurun waktu 23 Maret hingga 31 Januari 2022

Rupiah Alami Tekanan, Sempat Mencapai Rp 15.039 per USD
Indonesia
Rupiah Alami Tekanan, Sempat Mencapai Rp 15.039 per USD

Dolar AS sendiri telah mengalami rally sejak November tahun lalu karena ekspektasi kenaikan suku bunga agresif oleh The Fed.

Alasan Gibran Belum Tengok Anak Ketiga Kahiyang Ayu
Indonesia
Alasan Gibran Belum Tengok Anak Ketiga Kahiyang Ayu

"Saya juga baru sembuh COVID-19, ketemu bayi (ponakan) nanti malah bahaya," katanya.

Saksi Ungkap CCTV Berisi Brigadir J Masih Hidup
Indonesia
Saksi Ungkap CCTV Berisi Brigadir J Masih Hidup

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang perintangan penyidikan kematian Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.