Parenting
Ayo Tingkatkan Keterampilan Sosial Anak Saat Berlibur Liburan sekolah menjadi kesempatan untuk kamu meningkatkan keterampilan sosial anak. (Foto: freepik/tirachardz)

WAKTU liburan sekolah di Indonesia biasanya berlangsung agak lama. Anak selalu menyambut bahagia masa liburan ini. Namun, mereka seringkali bosan setelah beberapa hari liburan. Tapi ada beberapa trik yang bisa membantu menghilangkan kebosanan anak-anak saat liburan sekolah.

Tidak hanya itu, liburan sekolah menjadi kesempatan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak. Memiliki keterampilan sosial yang hebat dapat membantu anakmu berinteraksi lebih baik dengan orang lain dan mendapatkan teman baru.

Psikolog keluarga Anna Surti Ariani membagikan lima tips tentang cara meningkatkan keterampilan sosial anak-anak dan menghilangkan kebosanan mereka selama liburan sekolah.

Baca Juga:

Rekomendasi Wisata Sandiaga Uno Pengisi Libur Sekolah Warga +62

libur
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan penggunaan gadget sesuai dengan usia anak. (Foto: freepik/lifeforstock)

Gunakan teknologi sesuai usia

Mengikuti perkembangan jaman, anak-anak kini tumbuh dengan kehadiran gawai. Menurut Ariani, penggunaan teknologi yang tepat dapat membantu meningkatkan keterampilan sosial anak.

“Dengan bantuan orang tua, anak-anak bisa membuat aktifitas berbagi dan mengirim jajanan atau mengadakan workshop kerajinan virtual dengan teman-temannya,” kata Ariana, dikutip dari siaran pers belum lama ini.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan penggunaan gawai sesuai dengan usia anak. Penggunaan gawai untuk anak usia 2-6 tahun tidak boleh lebih dari satu jam sehari dan orang tua juga harus mendampingi.

Yang terbaik adalah menerapkan aturan 20:20:20 untuk mencegah ketegangan mata. Untuk setiap 20 menit di layar, seorang anak harus mencoba melihat sesuatu yang berjarak 20 kaki dari mereka selama 20 detik.

Roleplay

Para orang tua disarankan untuk mencoba membuat skenario konflik dengan anak-anak mereka seperti memperebutkan mainan. “Anak-anak kemudian akan didorong untuk berdiskusi dan bekerja sama untuk menemukan solusi ketika mereka menghadapi situasi yang berbeda. Roleplaying memberikan anak-anak ide yang realistis tentang bagaimana memecahkan masalah dengan orang lain," jelas Ariani.

Interaksi antar anggota keluarga

Atur kegiatan khusus yang memberi anak kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain. Misalnya, undang mereka untuk berbicara tentang hari mereka kepada orang lain. “Ciptakan suasana tenang antar anggota keluarga, karena anak akan meniru apa yang dilihatnya,” kata Ariani.

Baca Juga:

Experiential Tourism, Bukan Sekadar Wisata Biasa

libur
Libur saatnya untuk bersantai, jadi longgarkan sedikit aturan-aturan untuk anak. (Foto: freepik/master1305)

Atur tanggal bermain

Anak-anak merasa bosan di rumah? Mengapa tidak mengatur tanggal bermain dengan teman-teman mereka? Menurut Ariani, komunikasi tatap muka pada usia dini, terutama sebelum usia tujuh tahun, sangat penting untuk mendorong anak berani dan bersosialisasi dengan orang lain.

Tapi karena kita masih berada di tengah pandemi COVID-19, jangan lupa ingatkan anak-anak untuk mengikuti protokol kesehatan saat berinteraksi dengan orang lain. Ingatkan selalu untuk tetap memakai masker, sering mencuci tangan, dan social distancing.

Aturan selama liburan

Hari libur saatnya untuk bersantai. jadi, linggarkan sedikit aturan-aturan untuk anak. “Biarkan mereka makan es krim atau bermain gadget lebih lama. Di sisi lain, mereka juga harus memahami mengapa aturan dilonggarkan, misalnya karena ini hari libur,” kata Ariani.

Kamu pun dapat terlibat dengan anak dalam tugas-tugas baru. Mengapa tidak mencoba mendirikan tenda di halaman atau kamar mereka agar mereka bisa “berkemah mini” di rumah? Mengajak anak-anak kamu untuk mendekorasi ulang kamar mereka juga bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan selama liburan sekolah.

Jangan pernah ragu untuk meluangkan waktu liburan bersama anak tercinta ya. Selamat berlibur! (DGS)

Baca Juga:

Tahun Ajaran Baru, Tips Orangtua agar Anak Tidak Malas Sekolah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gorila di Zoo Atlanta, Positif Terkena COVID-19
Fun
Gorila di Zoo Atlanta, Positif Terkena COVID-19

Pengujian dimulai dan sampel usap tinja, hidung, dan mulut dikirim ke Laboratorium Diagnostik Hewan Athena

Padi Reborn Siap Gelar Konser Perak, Naik Kelas Rayakan 25 Tahun Bermusik
ShowBiz
Padi Reborn Siap Gelar Konser Perak, Naik Kelas Rayakan 25 Tahun Bermusik

Konser Perak 25 Tahun Padi Reborn akan berlangsung megah.

Teknik MRI Baru Bantu Deteksi Multiple Sclerosis Lebih Cepat
Fun
Teknik MRI Baru Bantu Deteksi Multiple Sclerosis Lebih Cepat

Multiple sclerosis mempengaruhi hampir tiga juta orang di seluruh dunia.

Jawaban Seputar Pertanyaan tentang Vaksin Anak Balita yang Perlu Diketahui Orangtua
Fun
Jawaban Seputar Pertanyaan tentang Vaksin Anak Balita yang Perlu Diketahui Orangtua

Vaksinasi yang akan diberikan paling cepat pekan depan.

Electronic Arts Resmi Berpisah dengan FIFA
Fun
Electronic Arts Resmi Berpisah dengan FIFA

Meskipun namanya berubah, sepertinya sebagian besar DNA gim EA Sport FC akan tetap sama.

Waspada, Makanan ini Beracun untuk Anabul Kamu
Hiburan & Gaya Hidup
Waspada, Makanan ini Beracun untuk Anabul Kamu

Pikir ulang jika ingin memberi makanan dari piringmu

Baek Sung Hyun dan Putrinya akan Tampil di 'The Return Of Superman'
ShowBiz
Baek Sung Hyun dan Putrinya akan Tampil di 'The Return Of Superman'

The Return Of Superman adalah program televisi Korea Selatan yang menayangkan dokumenter kebersamaan seorang ayah dengan ...

'Wijayakusuma', Album Perdana Berbahasa Indonesia dari Ardhito Pramono
ShowBiz
'Wijayakusuma', Album Perdana Berbahasa Indonesia dari Ardhito Pramono

Ardhito melahirkan karya dengan sentuhan Indonesia sebagai dasar utamanya.

Konami Akui Masih Banyak Kekurangan di eFootball
ShowBiz
Konami Akui Masih Banyak Kekurangan di eFootball

Sebelumnya Konami juga sempat meminta maaf pada permasalahan eFootball selama perilisan.