Awas! Terlalu Banyak Memakai Ponsel Bisa Menumbuhkan Tanduk di Kepalamu Ilustrasi. (Foundry/pixabay)

SUDAH bukan rahasia lagi bahwa ponsel bisa mengganggu kesehatan. Namun, risiko terbaru penggunaan ponsel pasti akan bikin kamu terkaget.

Sebuah studi terbaru menyebut tulang dan tengkorak akan menyesuaikan dengan cara kamu memegang ponsel. Bagaimana bisa? Bagi kamu yang secara konstan mengecek e-mail dan ponsel dengan posisi ponsel di tangan dan kepala tertunduk, tulang dan tengkorakmu akan menyesuaikan posisi.

Seperti dilansir Health, peneliti dari Australia mengatakan bahwa ponsel bisa jadi penyebab remaja mengalami 'pembesaran keluar occipital protuberance' (EEOP). Tulang occipital merupakan tulang utama di bagian bawah tengkorak. Dalam bahasa sederhana, para ilmuwan itu mengatakan bahwa tubuh menyesuaikan dalam perusakan postur karena penggunaan ponsel.

Penyesuaian itu dilakukan tubuh dengan menumbuhkan tanduk di bagian dasar tengkorak. Hal itu terjadi untuk mengurangi tekanan yang muncul akibat berjam-jam membungkuk untuk melihat ponsel.

Dari penelitian terhadap 1.200 perempuan dan laki-laki usia 18 sampai 86 tahun, 33% peserta menunjukkan gejala mengalami (EEOP). Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports itu mengutip hasil survei yang dilakukan di kalangan mahasiswa, pengajar, dan staf fakultas di Kanada. Survei tersebut menemukan partisipan menghabiskan rata-rata 4,65 jam sehari untuk memegang ponsel. Sebanyak 68% dari mereka melaporkan mengalami sakit leher.

Dari studi itu, para ilmuwan berhipotesis bahwa teknologi modern dan gadget yang dipegang bisa jadi penyebab utama munculnya postur dan pertumbuhan lebih lanjut dalam fitur adaptasi yang muncul di tengkorak para sampel.

smartphone
Terlalu lama mengecek atau memeriksa ponsel bikin postur tubuh berubah.(pixabay/je-shoots.

Mereka menekankan bahwa prevelansi yang tinggi akan kemunculan EEOP pada remaja bukanlah kabar baik untuk sistem kerja tulang dan ototmu. "Temuan kami meningkatkan kekhawatiran akan masa depan kesehatan tulang dan otot pada remaja. Hal itu juga menguatkan pentingnya pencegahan dengan memberikan edukasi tentang postur," jelas laporan tersebut.

Para ahli mewanti-wanti bahwa kesehatan yang buruk dan kecacatan akibat gangguan tulang dan otot akan meningkatkan beban fisik, sosial, dan finansial pada individu dan komunitas.

Meskipun mereka tidak menekankan langkah pencegahan seperti apa yang diperlukan, jika melihat reaksi tubuh mengompensasi kesalahan postur akibat kebanyakan waktu menatap ponsel dengan menumbuhkan tanduk, tidak ada salahnya untuk mulai memoderasi waktu yang kamu habiskan dengan melihat atau mengecek ponsel. Ya, kamu enggak mau tumbuh tanduk kan?(dwi)



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH