Awas! Jangan Sering Mengatur Tingkat Kecerahan Layar Ponsel Maksimal, Bisa Merusak Kornea Menggunakan ponsel dengan tingkat kecerahan layar maksimal bisa berbahaya (Foto: pixabay/jeshootscom)

SAAT ini, setiap orang mungkin tak bisa terlepas dari ponsel pintar. Sejumlah komunikasi, bisnis dan urusan penting lainnya kerap dilakukan lewat ponsel.

Ditambah maraknya gim daring di ponsel, makin banyak orang yang enggak bisa terlepas dari ponsel. Padahal, berlama-lama main ponsel bisa mengganggu kesehatan lo, khususnya mata.

Seperti halnya yang belum lama ini terjadi pada seorang perempuan muda asal Taiwan yang kerap menggunakan ponselnya dengan tingkat kecerahan layar ponsel maksimum selama dua tahun terakhir. Mata kiri perempuan muda itu mengalami kerusakan serius. Dokter menemukan sekitar 500 lubang kecil pada korena matanya.

1. Pekerjaan yang Mengharuskannya Selalu Memeriksa Ponsel

Karena tuntutan pekerjaannya, Chen harus membuka ponsel dalam waktu lama. (Foto: pixabay/stocksnap)

Perempuan tersebut diketahui berusia 25 tahun. Perempuan bermarga Chen itu bekerja sebagai sekretaris. Karena pekerjaan itu, ia kerap memeriksa ponsel dan merespons pesan terkait dengan pekerjaan sesegera mungkin.

Beberapa tahun yang lalu, Chen menemukan bahwa dengan mengatur kecerahan layar pada ponselnya secara maksimal, ia dapat dengan mudah membaca pesan. Bahkan di bawah sinar matahari yang cerah sekalipun.

Kesalahannya ialah menjaga tingkat kecerahan itu setiap saat, bahkan saat menonton serial drama favoritnya di ponsel, selama beberapa jam, dengan posisi lampu mati.

Ia pun jadi terbiasa dengan kecerahan layar maksimum. Namun, hal itu tak berlaku pada matanya. Sejak Maret tahun lalu, perempuan itu sudah mulai merasa tidak nyaman.

2. Awalnya Sering Terbangun dengan Mata Merah

Chen kerap terbangun dengan mata merah. Ia juga menderita gangguan penglihatan sepanjang hari. Meski demikian, Chen tak segera mencari bantuan medis.

Sebagai gantinya, Chen memutuskan untuk mengobati gejalanya dengan air mata buatan. Namun sayangnya, hal itu tak banyak membantu.

Empat bulan kemudian, saat kondisinya memburuk dan mulai mengalami seperti sengatan di mata kirinya, Chen akhirnya berkonsultasi ke dokter spesialis mata.

Pada pemeriksaan awal, Hong Qiting, profesor oftalmologi di Universitas Sains dan Teknologi Pingtung Fuying, menemukan pembuluh darah di mata Chen tersumbat. Dalam pemeriksaan selanjutnya, dokter mengungkapkan ada sekitar 500 lubang kecil pada kornea kiri.

Seusai pemeriksaan tersebut, pihak dokter mulai merawatnya dengan stereoid. Setelah tiga hari, kondisinya mulai membaik.

Terkait dengan hal itu, Profesor Hong mengatakan layar ponsel pintar perempuan itu memiliki kecerahan sekitar 625 lumen. Angka itu Jauh lebih banyak daripada 300 lumen yang direkomendasikan.

Ia mengatakan menatap cahaya terang selama berjam-jam, khususnya di ruang gelap, bisa mengakibatkan korena terbakar. Itu akan memengaruhi penglihatan seiring waktu.

Profesor Hong merekomendasikan untuk menggunakan pengaturan kecerahan otomatis di ponsel. Fitur itu akan menyesuaikan kecerahan berdasarkan cahaya lingkungan. Pilihan lain, mengaturnya secara manual menjadi sekitar 250 lumens. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Lari 15 Menit Sehari Dapat Cegah Depresi Lo, Ini Penjelasannya

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH