Awas, Jangan Sembarangan Dalam Mengolah Makanan Beku Kenali cara mengolah makanan beku yang benar dan higienis(Foto: pixabay/shutterbug75)

MAKANAN beku kerap menjadi pilihan praktis untuk stok makanan di rumah. Karena kamu tak perlu bolak-balik belanja keperluan dapur setiap hari. Tapi, kamu juga wajib mengetahui tentang cara mengolah makanan beku yang benar.

Makanan beku memang sangat praktis. Tapi banyak yang tak tahu mengolah makanan beku dengan benar. Kesalahan dalam mengolah makanan beku, bisa membuatmu mengalami keracunan makanan.

Baca Juga:

Makanan Nikmat yang Bisa Redakan Flu

Seperti yang dilansir dari laman alodokter, hal pertama yang perlu diketahui ialah cara mencairkan makanan beku. Tipsnya yaitu direndam di air dingin.

Caranya, bungkus makanan beku dengan plastik atau kemasahan hingga rapat agar tak ada bakteri yang masuk. Kemudian rendam di mangkuk atau panci berisi air dingin, hingga benar-benar terendam sepenuhnya.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengolah makanan beku (Foto: pixabay/shutterbug75)

Setelah itu ganti air setiap 30 menit hingga makanan benar-benar mencair, dan siap diolah di dapur. Makanan beku yang dicairkan dengan metode ini, harus segera di masak.

Adapun cara lainnya untuk mencairkan makanan beku, yakni disimpan di kulkas seharian. Mencairkan di kulkas memang membutuhkan waktu lama, tapi ini merupakan cara paling mudah dan terhigienis. Butuh waktu sekitar 24 jam atau lebih, untuk mencairkan makanan beku seperti daging.

Karena itu, sebelum kamu memasak harus merencanakannya terlebih dahulu. Sehari sebelumnya kamu harus mengeluarkan daging beku dari freezer, lalu memindahkannya ke kulkas. Perlu diingat, sebaiknya letakkan daging beku di rak bawah kulkas, agar cairan daging penuh bakteri tidak mengenai makanan lainnya.

Lewat metode tersebut, daging giling, daging untuk sup, unggas, dan makanan laut, harus dimasak paling lambat satu hingga dua hari kemudian.

Baca Juga:

Restoran Ini Sajikan Menu Makanan Khas Pesawat, Yuk Intip Lokasinya

Mencairkan makanan beku pun bisa dilakukan dengan cara didiamkan di suhu ruangan. Tapi cara yang satu ini cendrung berisiko, karena saat makanan sudah mencapai suhu yang lebih hangat, bakteri yang mungkin ada sebelum pembekuan bisa bertambah banyak.

Meskipun saat dicarikan dengan metode itu bagian tengah makanan masih beku, tetapi lapisan luar makanan justru telah bisa berada di 'Zona Bahaya', suhu 4,4-60 derajat celcius. Karena pada suhu itu, bakteri akan cepat berkembang biak.

Makanan yang mudah rusak juga tak boleh di cairkan di suhu ruangan, dicairkan dengan air panas, dan tak boleh ditinggalkan pada suhu ruangan lebih dari dua jam.

Bila kamu terburu-buru, kamu bisa mencairkan dengan microwave. Metode itu bisa digunakan untuk memasak makanan beku untuk disantap. Microwave memang cepat dalam mencairkan makanan beku, tapi hasil pencairannya kurang merata.

Selain itu, pencairan lewat microwave berpotensi memicu pertumbuhan bakteri pada makanan itu. Karena itulah makanan beku yang dicairkan dengan microwave harus segera di masak.

Penting diketahui, makanan yang sudah mencair tak boleh kamu bekukan kembali di freezer agar terhindar dari keracunan makanan. Disarankan juga untuk mengambil makanan beku secukupnya untuk diolah, sisanya biarkan tetap berada di freezer.

Pastikan pula suhu freezer di titik -18 derajat Celcius atau lebih rendah. Karena di suhu tersebut, pertumbuhan bakter pada makanan akan terhambat. Namun saat mencair, bakteri itu akan hidup kembali, bahkan dapat berkembang.

Selain mengenali proses pencairan yang benar, penting juga diketahui batas waktu penyimpanan (Foto: pixabay/engin_Akyurt)

Hal penting kedua yang patut diketahui yakni kenali waktu penyimpanan yang tepat. Proses pembekuan sejantinya ialah cara alami untuk mengawetkan makanan. Proses pembekuan juga bisa menjaga makanan tetap aman tanpa batas waktu, tapi bukan berarti makanan tetap mempunyai kualitas rasa serta tekstur yang sama.

Ada sejumlah hal penting yang perlu kamu ketahui tentang batas waktu penyimpanan makanan beku. Seperti daging giling mentah (3-4 bulan), daging unggas mentah (12 bulan), daging unggas yang sudah dimasak (4 bulan), Sup (2 bulan) dan daging mentah sebelum dipanggang (4/12 bulan).

Sementara itu, untuk jenis makanan lainnya, kamu bisa mencairkan lebih dahulu baru memeriksa kualitasnya. Apabila tampilannya kurang bagus namun masih bisa dikonsumsi, kamu bisa menggunakannya untuk sup. Jangan lupa gunakan indera penciumanmu. Bila telah menimbulkan bau tak enak, lebih baik kamu singkirkan makanan itu.

Intinya, agar makanan beku tetap terjaga ialah soal alat pendingin. Pastikan suhu freezer ada di titik -18 derajat celcius, dan suhu kulkas di bawah 4 derajat celcius.

Jangan lupa bersihkan freezer setiap satu pekan sekali dengan cairan pembersih khusus dan air. Lalu lap cairan atau makanan yang tercecer pada freezer atau kulkas. Hal itu guna menghindari makanan yang ada di dalam kulkas terkontaminasi bakteri. (Ryn)

Baca Juga:

Pisang Seharga Rp 1,6 Miliar Sukses Gemparkan Dunia, Apa Spesialnya?

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH