Awak Bus TransJakarta Diminta Hati-Hati, DPRD DKI: Karena Kita Subsidi Ilustrasi: Transjakarta sedang menguji jalan bus listrik di sejumlah daerah di Indonesia. (Foto: Dok. MAB)

Merahputih.com - Komisi B DPRD DKI Jakarta berharap para penumpang TransJakarta mendapatkan keamanan dan kenyamanan serta tarif terjangkau bagi masyarakat. Sehingga transportasi massal itu tidak sama dengan angkutan lain yang menerapkan kejar setoran.

"Kami mengingatkan kepada awak bus supaya bertugas lebih hati-hati lagi. Ini kan pelayanan publik karena kita subsidi, jadi tidak perlu buru-buru," ujar Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, Rabu (27/10).

Baca Juga:

Polisi Periksa Sampel Darah Sopir TransJakarta yang Tewas karena Kecelakaan

Ia menilai, mengemudikan bus tidak perlu terlalu cepat, tidak perlu bergaya zaman dulu seperti mengemudikan bus atau angkutan umum yang kejar setoran.

"Di TransJakarta, tidak perlu seperti itu lagi," ucapnya.

Komisi B DPRD DKI Jakarta menjadwalkan klarifikasi kepada manajemen Transjakarta dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta di Cisarua, Bogor, terkait kecelakaan dua bus Transjakarta di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin (25/10) sekitar pukul 09.40 WIB.

Ia meminta Transjakarta mengevaluasi manajemen keselamatan hingga operasional menyusul musibah tabrakan dua bus TransJakarta di halte Cawang Ciliwung Jakarta Timur.

bus transjakarta
Kondisi bus TransJakarta yang mengalami kecelakaan di Cawang, Jakarta, Senin (25/10/2021). ANTARA/HO-Satlantas Polres Metro Jaktim

"Transjakarta harus benar-benar mengutamakan keselamatan daripada kecepatan, bagaimana manajemen operasional dan manajemen waktu," jelas dia.

Menurut Pandapotan, evaluasi yang dilakukan TransJakarta, selain terhadap armada dan operator yang menaungi bus, juga terhadap sumber daya manusia atau para awak bus Transjakarta.

Diketahui, kecelakaan itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia terdiri dari sopir dan penumpang. Sementara, sisanya mengalami luka-luka.

Baca Juga:

TransJakarta Tabrakan Beruntun, Anies Minta Evaluasi

Usai kejadian, polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan bahwa bus yang menabrak bus yang sedang berhenti menurunkan dan menaikkan penumpang, memiliki kecepatan 55,4 kilometer per jam.

Akibat tabrakan itu, bus yang berada di depan dan ditabrak terdorong hingga 17 meter. Hingga kini, polisi belum bisa memastikan apakah kecelakaan tersebut disebabkan oleh kesalahan manusia atau kesalahan teknis, karena proses penyelidikan yang masih berjalan. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Direktur Waru Kaltim Plantation Terseret Kasus Suap Bupati PPU
Indonesia
Direktur Waru Kaltim Plantation Terseret Kasus Suap Bupati PPU

KPK menetapkan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur sebagai tersangka

Jokowi Serahkan Bansos ke Warga Pasar Sukamandi Subang
Indonesia
Jokowi Serahkan Bansos ke Warga Pasar Sukamandi Subang

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Pasar Sukamandi, Subang, Jawa Barat, Selasa (12/7).

Di Gunung Kidul, Dari 30 Unit Sistem Peringatan Dini Cuma 10 Yang Berfungsi
Indonesia
Di Gunung Kidul, Dari 30 Unit Sistem Peringatan Dini Cuma 10 Yang Berfungsi

Kerusakan EWS disebabkan sejumlah faktor karena sudah lama, kurangnya perawatan jadi pemicu. Namun BPBD tidak memiliki wewenang apalagi anggaran untuk melakukan perawatan.

Pengamat LIPI: Pencalonan Panglima TNI Terpolitisasi Secara Eksternal
Indonesia
Pengamat LIPI: Pencalonan Panglima TNI Terpolitisasi Secara Eksternal

"Hanya saja seringkali pencalonan panglima TNI terpolitisasi secara eksternal," kata Wasisto.

Ramai Kritik Formula E, Pimpinan DPRD Sebut Stabilitas Politik DKI Tidak Wajar
Indonesia
Ramai Kritik Formula E, Pimpinan DPRD Sebut Stabilitas Politik DKI Tidak Wajar

Penyelenggaraan Formula E di Jakarta terus menjadi perhatian masyarakat dan DPRD.

Azyumardi Azra Sangat Berjasa dalam Upaya Pencegahan Terorisme di Tanah Air
Indonesia
Azyumardi Azra Sangat Berjasa dalam Upaya Pencegahan Terorisme di Tanah Air

Prof Azyumardi Azra (almarhum) merupakan sosok yang berjasa besar dalam upaya pencegahan terorisme di tanah air.

KPK Tagih Duit Korupsi Proyek Fiktif Waskita Karya
Indonesia
KPK Tagih Duit Korupsi Proyek Fiktif Waskita Karya

Jaksa KPK menagih uang pengganti mantan Kepala Bagian Pengendalian Divisi II dan Wakadiv Sipil PT Waskita Karya, Fakih Usman senilai Rp 5,9 miliar.

Jokowi Resmi Lantik Azwar Anas Jadi Menpan RB
Indonesia
Jokowi Resmi Lantik Azwar Anas Jadi Menpan RB

Secara resmi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Abdullah Azwar Anas sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) di Istana Negara Jakarta, Rabu.

Megawati Dukung BRICS Bikin Bank Pembangunan
Indonesia
Megawati Dukung BRICS Bikin Bank Pembangunan

Konsepsi tata dunia baru yang berkeadilan harus terus diperjuangkan.

Erick Berharap PON Papua Memupuk Rasa Kebersamaan
Indonesia
Erick Berharap PON Papua Memupuk Rasa Kebersamaan

PON Papua resmi dibuka Sabtu (2/10) di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dan akan ditutup 15 Oktober mendatang.