Audiensi ke Asops Polri, Pengurus INTI Bahas Persoalan Kebangsaan Pengurus Pusat INTI beraudiensi dengan Asisten Operasional Polri Irjen Polisi Martuani Sormin (Humas INTI)

MerahPutih.Com - Pengurus Pusat Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bertemu Asisten Operasional Polri Irjen Polisi Martuani Sormin. Kegiatan ini merupakan rangkaian Silaturahmi Kebangsaan INTI.

Jajaran pengurus INTI hadir mengikuti pertemuan dengan Martuani seperti Ketua Umum INTI Teddy Sugianto, Wakil Ketua Umum Budi S Tanuwibowo, Sekjen Ulung Rusman, Ketua Bidang Sosial & CSR Serihana, Wakil Ketua Bidang Sosial & CSR dr. Metta, Anggota Bidang Sosial & CSR Neky, Sekretaris 3 Pusanti, Wakil Ketua Bidang Koperasi & UKM Isra Mirani, Anggota Bidang Seni, Budaya & Pariwisata Sopyan Wijaya, Bagian Kartu Anggota Niki M, Dari Marga Huang; Djohan Nurdin, Tantro Sugio, Robert Kasmen Siregar, Johnny Buntoro dan Juru Bicara INTI Lexyndo Hakim.

Pertemuan diruangan Irjen Martuani berlangsung santai dan penuh kekeluargaan.

Martuani bercerita banyak mengenai kesehariannya di Asops Polri. Seperti pengalamannya bertugas saat Pemilu 2019.

Pengurus INTI menyerahkan buku kepada Asops Kapolri Martuani Sormin
Ketua Umum INTI Teddy Sugianto menyerahkan buku sejarah INTI kepada Asops Polri Irjen Pol Martuani Sormin (Humas INTI)

"Selama di Mahkamah Konstitusi momen paling krusial. Ada 32 ribu pasukan TNI dan Polri. Saya ikut mengendalikan mereka dalam menyiapkan semua rencana operasi," kata Martuani di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/7).

Martuani mengapresiasi anggota Polri dan TNI yang bertugas selama pengamanan sidang MK.

"Ini pengamanan yang paling krusial selama saya bertugas," sebut Martuani.

Dalam pertemuan ini, Martuani lantas mengajak pengurus INTI untuk hadir dalam Perayaan HUT Bhayangkara di Monas, Rabu (10/7).

"Kami akan menunjukkan bagaimana wujud ke Indonesiaan yang sebenarnya. Dimana semua suku, agama dan bahasa bersatu untuk membangun Indonesia yang sebenarnya," imbuh Martuani.

Secara khusus, ia juga meminta INTI untuk ikut membangun dan melakukan pelayanan kesehatan pendidikan di Papua.

"Saya rasa di wilayah Papua harus mendapatkan perhatian dari semua kalangan. Bagaimana kita bisa berkontribusi terhadap masyarakat disana," jelas mantan Kapolda Papua dan Papua Barat ini.

Sementara itu, Budi S Tanuwibowo mengapresiasi adanya pertemuan ini.

Budi bercerita kepada Martuani soal fungsi dan tugas INTI selama 20 tahun berdiri.

"Kami menyelesaikan persoalan tionghoa di Indonesia. Kami sadar diskriminasi anak bangsa bakal mejadi persoalan seumur hidup. Karena ada persoalan politik dan lainnya," kata Budi.

Para pengurus INTI berbincang-bincang dengan Asops Polri Martuani Sormin
Para pengurus INTI berbincang penuh kekeluargaan dengan Asops Polri Irjen Pol Martuani Sormin (Humas INTI)

Ia menjelaskan, INTI bertugas menyirami dan memberikan pesan persaudaraan kepada bangsa Indonesia.

"Kami tak bosan menyirami Indonesia. Kalau berhenti nanti akan jadi rumput kering yang terbakar. Apalagi kita negara middle income yang bisa berdiri menjadi lebih baik," jelas Budi.

Kepada Martuani, Budi juga menerangkan bahwa mereka juga menyiapkan kader pemimpin bangsa.

"Kami ikut menyiapkan kader pemimpin bangsa untuk memimpin negara ini. Kami kirim kader itu ke Asia Timur dan Tengah agar kelak jadi pemimpin bangsa menjadi lebih baik," imbuh Budi.

BACA JUGA: HUT ke-20, INTI Bertekad Majukan Bangsa Indonesia

Tokoh-Tokoh Nasional Ucapkan Selamat HUT ke-20 INTI

INTI dan Martuani pun sepakat, persoalan bangsa harus diselesaikan dengan cara yang sesuai dengan dasar-dasar nilai ke Indonesiaan.

"Musyawarah mufakat untuk menyelesaikan maslah perlu dikembalikan," jelas Budi.

Sementara itu, Jubir INTI, Lexy, berharap agar pertemuan ini mampu merekatkan sinergitas INTI dengan unsur Polri dan menjaga keamanan dan kedamaian di NKRI.(Knu)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH